Dzulkifli Ramly : 10 Desa di Mateng Dapat Program Marasa

- Jurnalis

Kamis, 25 April 2019 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATENG -Program Marasa yang digujurkan Pemerintah Provinsi Sulbar, Kapala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Dzulkifli Ramly menuturkan untuk Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) 10 Desa mendapatkan program Marasa. Syarat untuk mengakumodir program Marasa ini,tentu dari setatus Desa itu sendiri di antaranya adalah Desa sangat tertinggal dan Desa tertinggal.

“Untuk Mamuju Tengah ada 10 Desa,bagi 2 Desa perkecamatan,” ungkap Dzulkifli saat diwawancarai di Kantornya, kamis (25/4/2019)

Dzulkifli juga menyatakan,tujuan dari program Marasa ini adalah diharapkan dengan hadirnya anggaran Desa itu dapat terjadi perubahan setatus,tingkat kesetaraan masyarakat,pemberdayaan masyarak,pertumbuhan ekonomi dan sosial masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harapan kita ada perubahan setatus dari Desa tertinggal menjadi Desa maju, Desa berkembang, itu yang kami harapkan,” terangnya.

Hadirnya program Marasa dari pemerintah Provinsi Sulbar, kata Dzulkifli, telah di evaluasi semenjak tahun 2015 dana desa digucurkan terdapat beberapa Desa tingkat kesetaraannya,IDN-nya itu masih setatus stakman. Sehingga, lahirlah program Maras untuk mengimbangi kebijakan kebihakan pemerintah sehingga terkucurlah dana Desa.

“Seperti yang kita lihat sekarang,itu masih tatanan penggunaannya masih pada sektor infrastruktur saja. Belum ada kegiatan untuk meningkatkan ekonomi Desa itu sendri,” ujarnya.

“Bundes juga diharapkan untuk meningkatkan perekonomian Desa, tapi sayangnya Bundes juga belum maksimal dalam pengelolaannya. Lahirlah program Maras yang murni dari Provinsi,agar dapat merubah setatus-setatus Desa dan intervensinya hanya pada setatus Desa sangat tertinggal dan Desa tertinggal,” sambung Dzulkifli.

Ia juga menambahkan,untuk anggaran program Marasa satu Desa mendapatkan gucuran anggaran sebesar Rp. 300,000,000 dalam mengalokasikan program berdasar dari sektor pendidikan,kesehatan,sosial dan ekonomi Desa.

Adapun 10 Desa yang masuk dalam program Maras sebagi berikut:
-Kecamatan Tobadak : Desa Sejati dan Desa Saloadak.
-Kecamatan Topoyo : Desa Sinabatta dan Desa Salulekbo.
-Kecamatan Budong Budong : Desa Pasapa dan Desa Bojo.
Kecamatan Pengale : Desa Kombiling dan Desa Lemo Lemo.
Kecamatan Karossa : Desa Kambunong dan Desa Sengjango.

(Zul)

Berita Terkait

Dinilai Represif Kawal Unras, HMI Mateng Desak Kapolri Copot Kapolda Sulbar dan 2 Kapolres
Nurdiansyah Terpilih Jadi Ketua KAMMI Mamuju Raya Periode 2024-2026
KAMMI Mamuju Raya Gelar Musda ll
Rumah Qur’an Birrul Walidain Salurkan 28 Hewan Kurban, Tobadak 8 dan Saluandeang 4 Target Penyaluran
CJH Geruduk Kantor Travel di Mamuju gegara Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Polisi Datangi TKP
Komitmen Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BCA Gelar Operasi Katarak di Indonesia Timur dan Barat
Guru Honorer di Tapalang Mamuju Diterkam Buaya Saat Pasang Jaring Ikan
Arsal Aras Hadiri Milad ke-10 HPPM Mateng Palu

Berita Terkait

Selasa, 16 Juli 2024 - 12:16 WIB

DBD di Sulbar Tembus 1.313 Kasus Hingga Juni, Dinkes Ingatkan Pentingnya Langkah Pencegahan

Senin, 15 Juli 2024 - 21:54 WIB

Dinkes Sulbar Gelar Advokasi dan Sosialisasi PIN Polio Serentak 23 Juli

Senin, 15 Juli 2024 - 18:44 WIB

Pembebasan Lahan Lapas Kelas II A Mamuju Diduga Diintervensi Komisi III DPRD Sulbar

Minggu, 14 Juli 2024 - 13:57 WIB

RSUD Sulbar Ucapkan Selamat HUT Mamuju ke-484

Minggu, 14 Juli 2024 - 08:34 WIB

Yayasan Karampuang Kerjasama Dinkes Mamuju Fasilitasi Pertemuan Tim Terpadu Penanganan Stunting

Sabtu, 13 Juli 2024 - 17:57 WIB

Pj Gubernur Sulbar Perkenalkan Objek Wisata Baru di Mamuju, Diberi Nama Puncak Sukun

Sabtu, 13 Juli 2024 - 17:39 WIB

Dinas PPKB Sediakan Layanan KB Gratis di HUT ke-484 Mamuju

Sabtu, 13 Juli 2024 - 09:44 WIB

Pembukaan Manakarra Fair 2024, Ribuan Warga Padati Anjungan Manakarra

Berita Terbaru