Inilah Jeddah, Pintu Gerbang Dua Tanah Haram

- Jurnalis

Selasa, 28 Mei 2024 - 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inilah Jeddah, Pintu Gerbang Dua Tanah Haram

Reportase Haji 2024 M |1445 H
Oleh : Usman Suhuriah
TPHD Sulbar melaporkan dari Jeddah

SULBARPEDIA.COM,- Jamaah haji Kloter 24 asal Sulawesi Barat berjumlah 441 jamaah, kloter gabungan asal kabupaten Polewali Mandar, Kabupaten Pasangkayu, tiba dengan selamat di kota Jeddah Arab Saudi tanggal 28/5/2024 |21 Zulqaidah 1445 H, tepatnya pukul 19.16 waktu setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maskapai Garuda yang mengangkut jamaah, pada papan penampil pesawat (estimeted arrival time) akan tiba pukul 19.05, namun lebih lambat ke pukul 19.16. Terjadi pengurangan laju pesawat sekitar kurang lebih 11 menit.

Keberangkatan jamaah baik dari Pasangkayu maupun dari Polewali mandar sejak masuk embarkasi makassar sehari sebelumnya (27/5/2024), berdasarkan catatan petugas haji daerah (PHD) dilaporkan berlangsung baik. Hampir semuanya berjalan seperti rencana. Alhamdulillah !, untuk layanan umum, bantuan kesehatan dan bimbingan pembimbing haji, berjalan sesuai yang direncanakan.

Jamaah kloter 24 berdasarkan data PHD, seluruhnya berjumlah 441 jamaah. Jumlah ini dibagi dalam dua Flight (penerbangan). Flight I berjumlah 245 jamaah, Flight II sebanyak 205 Jamaah.

Penerbangan dari Makassar menuju Jeddah mungkin bagi sebagian jamaah ada yang agak letih. Maklum ini penerbangan panjang, tidak kurang dari 11 jam waktu tempuh Makassar Jeddah. Tetapi sebagian yang lain mungkin tidak sama sekali merasa letih.

Menyaksikan raut muka jamaah, saat kami lakukan inspeksi keadaan penumpang, tampak semua bahagia, senang. Senang melewati perjalanan menaiki pesawat, dijamu para pramugari ramah-ramah. Mungkin saja karena tidak semua terbiasa menaiki pesawat, juga karena tidak selalu melihat kerahmah-tamahan (pelayanan). Dan naik pesawat ternyata enak ? juga enak dapat pelayanan yang ramah?

Jelang memasuki wilayah Arab Saudi, banyak informasi dari balik kamar kru pesawat mengenai keadaan pesawat, kondisi cuaca di luar pesawat dsb. Namun yang tak terbayangkan dan sungguh-sungguh tak terbayang, saat dari kejauhan lampu-lampu kota Jeddah mulai terlihat. Selaksa bola-bola bercahaya yang sengaja dipancarkan dari langit malam yang indah. Bola bola lampu suarga kah. Bukan ?. Tetapi ini memang para jamaah segera akan mendarat di Kota Jeddah. Kota nan indah.

Inilah Jeddah, yang dalam berbagai literatur disebutnya dengan beberapa nama atau julukan. Jeddah antara lain disebutnya sebagai “Pintu gerbang dua tanah haram”. Dua tanah haram ini tak lain adalah kota suci Makkatul mukarramah dan Madinatul munawwarah.

Kota Jeddah di antara keberadaan kota di Saudi Arabia, seperti Makkah, Madinah, Ryad, Thaif dst, maka khusus kota Jeddah memang telah sejak lama ditulis dalam pencatatan sejarah kota-kota di Timur Tengah. Karena itu Kota Jeddah selain yang disebut sebagai pintu gerbang dua tanah haram, kota ini juga memiliki julukan lain. Yakni, Jeddah “sang pengantin putri laut merah”. Dan Jeddah adalah kota bisnis atau “kota di tengah pasar”. Mungkinnya disebut begitu, berhubung letak kota ini berada di pinggir pesisir laut merah, hingga menjadikannya sebagai pusat perekonomian penting Arab Saudi. Jadi ingat, keberadaan kota selalu lebih banyak bertumbuh lebih ramai dengan ekonominya, karena berada di pesisir.

Perihal Kota Jeddah oleh para sejarawan percaya bahwa wilayahnya zaman lampau dihuni para Nelayan di laut merah yang menjadikan wilayah ini sebagai titik keberangkatan dan tempat istrihat. Namun Suku Qadla’alah datang dengan jumlah mayoritas yang mendiami Jeddah sejak 115 SM.

Untuk penamaan kota ini, masih menurut sejarahnya, menganggap nama Jeddah diambil dari bahasa Arab, yang berarti “leluhur ” atau “nenek”. Kisah ini merujuk pada sejarah Siti Hawa, istri nabi Adam AS. yang ternyata dimakamkan di wilayah ini. Meski makam ini menurut informasinya telah dibongkar oleh pemerintah Arab Saudi pada tahun 1928.

Inilah Jeddah. Tempat pertama yang didatangi para jamaah haji khususnya jamaah yang masuk gelombang kedua. Dimana para jamaah segera memasuki kota Mekkah, mengambil ibadah wajib umrah.

Suatu tempat yang tidak saja memiliki sejarah sebagaimana sejarah kota dunia yang ramai namun bersahaja. Tetapi juga merupakan tempat pertama untuk memulai peribadatan ibadah haji. Mengambil titik (miqat) memasuki perbatasan tanah haramain Makkatul mukaramah. Dari sini jamaah semakin banyak mendengar dan sekaligus melafaskan kalimah talbyah. “Kami datang ya Rabb memenuhi panggilanMu”.

(@#)

Berita Terkait

Ketua DPRD Sulbar Hadiri Rakor Nasional 2026, Perkuat Sinergi Pusat–Daerah
Penuh Haru, Gubernur Sulbar Suhardi Duka Jadi Inspektur Upacara Persemayaman Salim S Mengga
IPMA Sulbar-NTB Resmi Terbentuk, Siap Perkuat Solidaritas dan Datangkan SDK
Gubernur SDK Kunjungi Makam Pejuang Sulbar dan Maraqdia Tokape Arajang Balanipa
Pastikan Harga LPG 3 Kg Sesuai HET, Pertamina Sulawesi Bersama Pemerintah Tinjau Pangkalan LPG
Stok BBM dan Gas LPG 3 Kg di Sulbar Aman
KNPI Sulbar Kecam Aturan Larangan Berjilbab Bagi Paskibraka Nasional
Registrasi QR Pertalite di Sulawesi Capai 235 Ribu Pendaftar, Pertamina: Agar Subsidi Tepat Sasaran

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:26 WIB

Percepat Penanganan Kemiskinan di Sulbar, Gubernur Suhardi Duka Dorong Dukungan Kemensos

Selasa, 14 April 2026 - 10:22 WIB

BPBD Sulbar Rapat Kerja Bersama Komisi IV DPRD Bahas LKPJ Gubernur Sulawesi Barat

Senin, 13 April 2026 - 10:39 WIB

Wawancara Khusus dengan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka

Jumat, 10 April 2026 - 21:10 WIB

Resiko UU HKPD 2022, Gubernur Suhardi Duka Buka-bukaan: Belanja Pegawai Sulbar 38,40%, Semua Kabupaten Juga Melebihi 30%

Jumat, 10 April 2026 - 16:25 WIB

Di Musrenbang RKPD 2027, Ketua DPRD Tegaskan Pokok-Pokok Pikiran untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 10 April 2026 - 10:09 WIB

Kawal Proses Perencanaan Pembangunan Daerah, Ketua DPRD Sulbar Hadiri Persiapan Penyusunan RKPD 2027

Kamis, 9 April 2026 - 21:26 WIB

Perkuat Mutu Layanan, Deputi BPJS Kesehatan Lakukan Supervisi di RSUD Sulbar

Kamis, 9 April 2026 - 20:17 WIB

Peserta Pelatihan Selam Disparbud Mamuju Jajal Langsung Pulau Karampuang

Berita Terbaru

Mamuju Tengah

Pemda Mateng Dorong Transformasi Digital Perpajakan

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:02 WIB

Advertorial

Wawancara Khusus dengan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka

Senin, 13 Apr 2026 - 10:39 WIB

Oplus_131072

Mamuju Tengah

Sekda Mateng Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi

Sabtu, 11 Apr 2026 - 20:25 WIB

x