KMP Eksploitasi Sungai Salubiro, Jari Manis Teriakkan Pencabutan Izin

- Jurnalis

Sabtu, 20 Januari 2018 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATENGPEDIA – LSM Jaringan Masyarakat Non Partisan (Jari Manis) Provinsi Sulawesi Barat, mengaku geram setelah mendapat informasi bahwa PT Karya Mandala Putra (KMP) menguasai pengelolaan tambang galian C di Desa Salubiro, Kecamatan Karossa, Mamuju Tengah (Mateng).

“Saya baru mendapat laporan dari warga bahwa area sungai di Desa Salubiro itu dikuasai oleh PT Karya Mandala Putra. Warga dihalangi mengambil material di sungai, sehingga hal ini membuat kami geram,” kata ketua LSM Jari Manis Sulbar, Ashari Rauf, Sabtu (20/1/18) malam.

Menurut Ashari, warga setempat yang dihalangi oleh perusahaan mengambil material adalah hal yang kurang etis. Apalagi sampai menguasai area tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Warga yang mengambil material itu kan tidak mungkin dalam jumlah yang banyak. Paling, biasanya untuk kebutuhan bangunan rumah warga setempat. Nah, kalau sampai perusahaan menghalangi, tentu ini akan memicu gejolak dan protes di masyarakat. Makanya, hal ini harus segera diselesaikan,” ucapnya.

Ashari menambahkan, dalam waktu dekat LSM Jari Manis akan melakukan audiensi dengan Dinas Pertambangan dan Enegeri Sumberdaya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat. Tujuannya untuk mengetahui seperti apa kelengkapan izin tambang galian C di Desa tersebut.

“Kami minta kesediaan Dinas terkait untuk berdialog. Kami ingin lihat dan tinjau izin tambang galian C nya. Kalau perlu, kami desak izinnya segera dihentikan, karena kondisi di Desa tersebut juga memprihatinkan. Apalagi kalau musim hujan, gara-gara galian inilah yang memicu banjir,” jelasnya.

Tak hanya di Desa Salubiro, lanjut Ashari, pihaknya juga mendesak pemberhentian galian C yang ada di Desa Lara, Kecamatan Karossa, Mateng.

“Di Desa Lara juga demikian. Kami ingin meminta agar segera dihentikan galian C nya. Sudah berpuluh-puluh tahun sungai itu digali. Akibatnya, seringkali terjadi banjir di dua desa itu, Lara dan Salubiro,” tegasnya.

Jika tidak diperhatikan oleh pemerintah, mantan aktifis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini akan mengajak sejumlah organisasi kepemudaan (OKP), Mahasiswa dan LSM untuk demonstrasi.

“Tentu kami siapkan data lengkapnya. Dan kami pasti akan mendesak agar izin tambang galian C itu segera dihentikan. Kami juga berharap kepada pemerintah kabupaten Mamuju Tengah agar memperhatikan hal ini, termasuk DPRD Mamuju Tengah,” kuncinya. (**).

Berita Terkait

Warga Desa Beru-Beru Pasang Spanduk Tolak Tambang Pasir di Muara Sungai Kalukku
Dua Pemuda di Polman Ditangkap Polisi Terkait Narkoba, 1 Saset Sabu-HP Iphone Disita
Polisi Amankan 2 Remaja di Polman Usai Video Freestyle Motor di Jalan Raya Viral
Tuntutan Jaksa Dinilai Terlalu Ringan, Keluarga H.Asmar Demo Tuntut Keadilan
Kakak Adik Dibawah Umur, Jadi Pelampiasan Hasrat Bejat Ayah Kandung dan Paman
Pelaku Penikaman di Desa Babana, Berhasil Diamankan Beserta Barang Bukti Sebilah Badik
Tak Ditahan di Polres Mateng, Kuasa Hukum Korban Pengancaman Minta Kejari Mamuju Tahan Kades Lumu
Sat Narkoba Polres Mateng, Berhasil Bekuk JR Pengguna Sabu

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 17:40 WIB

Hati-hati! Ada Penipu Catut Nama Pj Gubernur Sulbar Zudan Arif di Facebook

Kamis, 11 April 2024 - 10:08 WIB

Masa Jabatan Sebagai Pj Gubernur Sulbar Berakhir Mei 2024, Ini Kata Zudan Arif

Selasa, 9 April 2024 - 13:51 WIB

BPBD Sulbar Pastikan Informasi Gempa Bumi di Majene Adalah Hoax

Senin, 8 April 2024 - 04:16 WIB

Tinjau Terminal Simbuang, Zudan Minta Sopir Bus Jaga Kesehatan dan Keselamatan Penumpang

Sabtu, 6 April 2024 - 12:11 WIB

Korpri Sulbar Beri Hadiah Dua Paket Umroh untuk Jemaah Masjid Baitul Anwar

Jumat, 5 April 2024 - 21:00 WIB

Dinkes Sulbar Siapkan 118 Faskes Saat Mudik Lebaran, Pastikan Nakes Bertugas

Jumat, 5 April 2024 - 13:48 WIB

Dirlantas Polda Sulbar Berbagi Tips Mudik Aman dan Lancar, Yuk Disimak

Jumat, 5 April 2024 - 12:24 WIB

Sulbar Satu-satunya Provinsi di Indonesia yang Konsisten Lakukan Simulasi Gempa Bumi

Berita Terbaru