Tambang Galian C Resahkan Warga, Jalan Poros Kelapa Tujuh Dipenuhi Material

- Jurnalis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, – Aktivitas penambangan galian C yang dilakukan oleh CV. APRILIA di kawasan Jalan Poros Kelapa Tujuh, jalur Stadion Manakarra, menuai keresahan warga sekitar. Penambangan tanah dan batu gunung ini dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan serta merusak lingkungan.

Material tanah dan batu yang diangkut dari lokasi tambang kerap berceceran di sepanjang jalan, mulai dari Perumahan Anjoro Pitu Hills hingga perempatan Stadion Manakarra. Kondisi ini diperparah saat hujan deras, karena material tanah dan batu diduga ikut menyumbat saluran drainase di bawah jalan provinsi, khususnya di sekitar perempatan Masjid yang mengarah ke UNIMAJU.

Akibatnya, jalanan menjadi licin ketika hujan, sementara saat cuaca panas, debu beterbangan dan mengganggu kenyamanan warga. Bahkan, sudah ada beberapa pengendara motor yang menjadi korban akibat tergelincir di jalan yang licin oleh material tambang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau hujan licin, drainase tertutup tanah dan batu tambang. Saat kering, debunya luar biasa,” ungkap Alam, salah satu warga yang mengeluhkan dampak buruk aktivitas tersebut.

Warga mengaku sudah merasakan dampak negatif penambangan ini sejak beberapa bulan terakhir. Mereka berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil tindakan tegas agar tidak menimbulkan korban jiwa lebih banyak dan kerusakan lingkungan yang lebih parah.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV. APRILIA belum dapat dihubungi untuk memberikan klarifikasi terkait keluhan warga dan dampak aktivitas tambang yang mereka lakukan.

(Adm)

Berita Terkait

PTKP HMI Cabang Majene Desak Evaluasi AMDAL Lalin JENS Cafe, Dinilai Ganggu Keselamatan Publik
Tak Ditemukan hingga Hari Ketujuh, Nelayan Majene Dinyatakan Hilang
Hari Keenam Pencarian Nelayan Jatuh di Perairan Majene, Area Disisir hingga 86 Mil Laut
Pusdalops BPBD Sulbar Terima Laporan Prakiraan Cuaca Pelabuhan dari BMKG, Masyarakat Pesisir Diminta Waspada
Ketua DPRD Sulbar Hadiri Rakor Nasional 2026, Perkuat Sinergi Pusat–Daerah
Sosok Teladan Itu Telah Pergi: Wakil Gubernur Sulbar, Salim S. Mengga, Meninggal Dunia
Ribuan Botol Miras Ilegal Disita Polresta Mamuju dalam Operasi Pekat Marano
Pantai Barane Diduga Jadi Lokasi Mesum, Titik Merah Majene Soroti Lemahnya Pengawasan Satpol PP

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 21:13 WIB

Penonaktifan BPJS PBI Sesuai DTSEN, Dinsos Fokus Verifikasi Faktual di Lapangan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:26 WIB

Asisten l Pemda Mateng Mahyuddin Buka Bimbingan Manasik Haji Kab.Mateng 2026

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:23 WIB

Mahyuddin Minta Jamaah Haji Mateng Mengikuti Manasik dengan Baik dan Jagakesehatan

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:31 WIB

Ketua DPRD Mateng Nirmalasari Ajak Petani Menjadi Agro Pioneer Mengenal Teknologi dan lnovatif

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:46 WIB

Buka Musrenbang Kec.Karossa, Lita Febriani : Pembangunan Tahunan yang Diintegrasikan

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:42 WIB

Musrenbang Kecamatan Karossa, Sekda Mateng Lita Febriani Tekankan Skala Prioritas dan Hilirisasi Pertanian

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:18 WIB

Kominfo Mateng Tanda Tangan Kerjasama 33 Media untuk Publikasi Pimpinan

Minggu, 1 Februari 2026 - 06:01 WIB

Sekda Mateng  Lita Febriani Terima Kunjungan Pimpinan Keuskupan Katolik Sulsel,Sulbar dan Sultra

Berita Terbaru

x