SULBARPEDIA.COM,- Personel Polresta Mamuju yang dipimpin oleh Kapolsek Kalumpang Ipda I Kadek Suwindra bersama Ipda Muh. Alfare selaku Padal pengamanan, melakukan tindakan pengamanan di tempat kejadian perkara (TKP) dugaan praktik money politics atau politik uang di Dusun Tararang, Desa Tumonga, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Selasa 26 November 2024.
Ipda I Kadek Suwindra mengatakan tindakan pengamanan ini dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya tiga orang terduga pelaku yang diduga terlibat dalam kegiatan money politic jelang hari pencoblosan.
Adapun ketiga terduga pelaku yang diamankan yakni pria inisial DD (19), YY (30) dan YM (34). ketiganya mengaku akan membagikan uang setiap orang yang ada didaftar sebesar Rp. 100.000,
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tim segera menuju lokasi guna melakukan pendampingan dan pengamanan di TKP untuk antisipasi adanya gangguan Kmtibmas sebelum tim Gakkumdu tiba di TKP,” ujar Ipda I Kadek.
Dia memastikan bahwa situasi di lokasi aman kondusif hingga tim Gakkumdu Mamuju yang sementara dalam perjalanan menuju TKP untuk menangani kasus ini lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.
“Hingga saat ini, ketiga terduga pelaku telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh tim Gakkumdu. Aparat kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan melaporkan jika terdapat tindakan serupa demi menciptakan iklim pemilihan yang kondusif,” terangnya.
Ia menambahkan pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan Pilkada serentak di wilayah Kecamatan Kalumpang dan sekitarnya dengan mengedepankan prinsip netralitas serta menjamin keamanan bagi seluruh pihak.
Diberitakan sebelumnya, heboh di media sosial (medsos) tiga pria kepergok warga saat membagi-bagikan uang sehari jelang pencoblosan. Bawaslu Mamuju langsung memerintahkan panwascam menelusuri video tersebut.
“Kita sudah minta Panwascam mengkroscek datanya, memvalidasi data itu. Jadi ini Panwascam sudah di TKP, sementara membuat laporan resminya,” kata Ketua Bawaslu Mamuju Rusdin kepada wartawan, Selasa (26/11).
(rls/adm)











