MATENG,SULBARPEDIA.Com – Menjelang Pilkada serentak 2024, suhu politik di Mamuju Tengah semakin hangat. Salah satu momentum penting dalam dinamika politik daerah ini adalah dukungan relawan.
Tidak mau berdiam diri, Relawan Semart (Semeton Arsal – Askary) resmi terbentuk sebagai bukti dukungan secara penuh suku sasak lombok yang berada di wilayah Kab.Mamuju Tengah (Mateng).
Relawan Semart yang diketuai oleh Lalu Muslihan ini dengan tegas menyatakan komitmennya untuk mendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Dr. H. Arsal Aras, S.E., M.Si., dan Dr. H. Askary Anwar, S.Sos., M.Si.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pernyataannya, Lalu Muslihan menegaskan Relawan Semart telah terbentuk di sejumlah desa tempat suku lombok berdomisili di s wilayah Mamuju Tengah.
“Kami siap bekerja keras untuk memenangkan pasangan Arsal Aras dan Askary Anwar. Kami solid dan penuh semangat” ujar Muslihan, jum’at (27/9/2024)
Pasangan Arsal Aras dan Askary Anwar ini, kata Muslihan, adalah figur yang tepat untuk memimpin Mamuju Tengah. Kedua tokoh tersebut memiliki pengalaman dan visi yang sama sehingga diyakini dapat membawa perubahan positif, khususnya bagi generasi muda.
Lebih lanjut, Relawan Semart ini adalah simbol dukungan secara penuh dan juga merupakan bentuk kesiapan teman teman lombok dalam bergerak di lapangan. Selain itu, Relawan Semart akan melakukan berbagai kampanye, baik secara daring maupun luring, untuk menyosialisasikan program-program unggulan dari pasangan calon Arsal Aras – Askary Anwar.
“Kami akan mendekati masyarakat di tingkat akar rumput, memberikan pemahaman mengenai pentingnya memilih pemimpin yang memiliki visi jangka panjang untuk kesejahteraan bersama,” terangnya
Menurut Muslihan, Pasangan Arsal Aras dan Askary Anwar sendiri menyambut baik dukungan yang diberikan oleh Relawan Semart. Dengan keterlibatan Relawan Semart dalam proses politik merupakan tanda positif bagi perkembangan demokrasi di Mamuju Tengah.
“Dukungan dari anak-anak muda ini menjadi energi baru bagi kami. Kami berkomitmen untuk menghadirkan perubahan yang inklusif dan berkelanjutan di Mamuju Tengah.” Tutup Muslihan (zl/adm