Sekda Mateng Lantik 153 Kepala UPTD

- Jurnalis

Rabu, 10 April 2019 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATENG – Pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat pengawas,administrasi,Kepala UPTD RSUD,UPTD Puskesmas,UPTD SD dan UPTD SMP, lingkup pemerintahan Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng). Rabu (10/4/2019) di Aulan Kantor Bupati  Mateng.

Sekarataris daerah (Sekda) Kabupaten Mamuju Tengah Askary melantik secara resmi 153 kepala UPTD lingkup pemerintah Kabupaten Mateng, yang terdiri dari : Kepala UPTD SD 98 orang, Kepala UPTD SMP 29 orang, Kepala UPTD Puskesmas 9 , Kepala UPTD RSUD 1 orang, pejabat Pengawas dan Administerasi 16 orang.

Askary mengatakan,proses kegiatan kita hari ini adalah pelantikan. Selain itu, pelantikan yang dilaksanakan hari ini adalah esensinya perubahan munikelatur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dilantik ulang karena muningkelaturnya berubah,orang-orangnya tetep itu. Seperti misalnya dulu kepala bagian bina program sekarang namanya lain kepala puka PBBD kepala bagian ekonomi pembangunan dan seluruh pejabat eselon V harus disesuaikan dengan muningkelatur,” ungkap Askary saat sambutan.

Kenapa ini terjadi,kata Ashary, karena ini dasarnya undang-undang (UU) No 23 tentang pemerintah daerah dan peraturan pemerintah No 18 tahun 2016.

“Kemudian dibrekdong lagi kedalam peraturan Bupati No 32 tahun 2018,maka berubahlah namanya kepala sekolah menjadi UPTD,berubahlah kepala Puskesmas menjadi UPTD. Tadi saya bincang-bincang sama kepala Dinas Pendidikan rupanya yang baru melakukan pelantikan di Sulbar ini baru Mamuju Tengah,” sambungnya.

Dia juga menambahkan,ini berarti bahwa proses-proses yang  lain dapat berjalan termasuk pembayaran tunjangan dan yang lainnya. Asiensi dari pelantikan ini sangat besar,impeknya besar,impelentasinya besar,mulai dari tanggung jawab kewenangan maupun yang lain-lainnya.

“Kalau dulu kita kepala sekolah ada perubahan parakdikma,jadi bukan stekmen. Kalau stekmen itu biasanya diisi oleh issu-issu, jadi kalau isu itu pernyataan itu sudah berubah dan punya kajian ilmiah, bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah,maka itu namanya parakdikma kepala sekolah berubah menjadi UPTD.” Tutupnya.

(Zul)

Berita Terkait

Dinilai Represif Kawal Unras, HMI Mateng Desak Kapolri Copot Kapolda Sulbar dan 2 Kapolres
Nurdiansyah Terpilih Jadi Ketua KAMMI Mamuju Raya Periode 2024-2026
KAMMI Mamuju Raya Gelar Musda ll
Rumah Qur’an Birrul Walidain Salurkan 28 Hewan Kurban, Tobadak 8 dan Saluandeang 4 Target Penyaluran
CJH Geruduk Kantor Travel di Mamuju gegara Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Polisi Datangi TKP
Komitmen Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BCA Gelar Operasi Katarak di Indonesia Timur dan Barat
Guru Honorer di Tapalang Mamuju Diterkam Buaya Saat Pasang Jaring Ikan
Arsal Aras Hadiri Milad ke-10 HPPM Mateng Palu

Berita Terkait

Selasa, 16 Juli 2024 - 12:16 WIB

DBD di Sulbar Tembus 1.313 Kasus Hingga Juni, Dinkes Ingatkan Pentingnya Langkah Pencegahan

Senin, 15 Juli 2024 - 21:54 WIB

Dinkes Sulbar Gelar Advokasi dan Sosialisasi PIN Polio Serentak 23 Juli

Senin, 15 Juli 2024 - 18:44 WIB

Pembebasan Lahan Lapas Kelas II A Mamuju Diduga Diintervensi Komisi III DPRD Sulbar

Minggu, 14 Juli 2024 - 13:57 WIB

RSUD Sulbar Ucapkan Selamat HUT Mamuju ke-484

Minggu, 14 Juli 2024 - 08:34 WIB

Yayasan Karampuang Kerjasama Dinkes Mamuju Fasilitasi Pertemuan Tim Terpadu Penanganan Stunting

Sabtu, 13 Juli 2024 - 17:57 WIB

Pj Gubernur Sulbar Perkenalkan Objek Wisata Baru di Mamuju, Diberi Nama Puncak Sukun

Sabtu, 13 Juli 2024 - 17:39 WIB

Dinas PPKB Sediakan Layanan KB Gratis di HUT ke-484 Mamuju

Sabtu, 13 Juli 2024 - 09:44 WIB

Pembukaan Manakarra Fair 2024, Ribuan Warga Padati Anjungan Manakarra

Berita Terbaru