SULBARPEDIA.COM, Mamuju — Sejumlah fasilitas toilet di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat dikeluhkan pasien dan keluarga pasien karena tidak berfungsi. Banyak toilet dari lantai 1 hingga 3 tidak bisa digunakan dan tidak layak pakai, hal ini menimbulkan banyak keluhan Masyarakat termasuk keluarga Pasien dan keluarga pasien.
Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Provinsi Sulbar, dr. Musadri Amir Abdullah, memberikan penjelasan terkait penyebab kerusakan tersebut.
Menurut dr. Musadri, masalah utama terletak pada kondisi septic tank yang sudah tidak memadai sehingga memaksa pihak rumah sakit menutup sejumlah toilet untuk menghindari kerusakan yang lebih parah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penyebabnya itu karena septic tank-nya sudah tidak memadai. Akhirnya beberapa toilet harus ditutup karena septic tank-nya meledak,” jelas dr. Musadri, Rabu, (03/12/2025).
Ia juga menyampaikan bahwa saat ini pihak konsultan dari Dinas Pekerjaan Umum akan turun melakukan perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) terkait perbaikan fasilitas tersebut. Perhitungan ini mencakup total anggaran yang diperlukan untuk memperbaiki sistem sanitasi dan toilet di seluruh area rumah sakit.
Lebih lanjut, dr. Musadri memastikan bahwa proses penanganan kerusakan tersebut akan segera dilakukan dan ditargetkan mulai dikerjakan paling lambat pada Januari 2026.
“Ini akan dikerjakan paling lambat Januari 2026. Kami berharap perbaikan ini bisa segera tuntas agar pelayanan kepada masyarakat kembali optimal,” ujarnya.
(Adm)












