Wabup Mateng Launching KIA

- Jurnalis

Selasa, 2 Juli 2019 - 01:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATENG – Wakil Bupati Mamuju Tengah, H. Muh. Amin Jasa. secara Resmi Launching Kartu Identitas Anak (KIA) melalui Inovasi Pelayanan Terpadu Dokumen Anak “Lahir Bersama Daftar 1 dapat 3 (KK, Akte Kelahiran dan KIA)” dihalaman Kantor Bupati Mamuju Tengah, Jum’at, (28/6/2019).

Saat di Konfirmasi, Wakil Bupati Mamuju Tengah, H. Muh. Amin Jasa, katakan Launching yang kita laksanakan pada hari ini adalah suatu bentuk perhatian pemerintah terhadap anak di daerah kab. Mamuju tegah, sehingga begitu anak sudah lahir itu sudah punya identitas tidak seperti dahulu nanti ada yang mau diurus itu baru semuanya di urus,

Na sekarang ini anak baru lahir sudah mendapatkan Kartu Identitas Anak (KIA) atau kartu identitas anak, ini menandakan bahwa data kependudukan kita itu semakin hari semakin baik karna setiap anak lahir sudah punya identitas, jadi data kependudukan kita tidak semberaut tidak asal ada dan kita dapat mengetahui berapa anak lahir setiap tahunnya dan berapa jumlah penduduk kita bertambah,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jadi dalam rangka untuk memastikan bahwa tidaka ada anak yang lahir tidak terdata,

Saya yakin betul ini akan terus berjalan karna ini merupakan suatu terobosan yang harus ditindak lanjuti dan ini merupakan suatu hal yang posistif, karna aturannya sudah seperti itu anak lahir sudah punya Kartu Identitas Anak (KIA), hanya dikembangkan di daerah kita ini melalui Inovasi pelayanan terpadu Daftar 1 Dapat 3 yaitu Kartu Keluarga (KK), Akte Kelahiran dan Kartu identitas Anak (KIA).

Sementara itu, Kadis Capil Mateng, Hasanuddin, sampaikan Kita berharap Anak-anak yang berusia 0 sampai 17 tahun kurang 1 hari, itu mendapatkan semua Kartu Identitas Anak (KIA) sebelum mereka memiliki KTP-eL ketika sudah berumur 17 tahun, karna KIA ini sama dengan KTP-eL kegunaannya selain mereka juga harus memiliki Akte Kelahiran,

Ini akan berlanjut terus karna ini merupakan kebutuhan masyarakat dan kepentingan kita untuk mewujudkan bahwa anak itu harus memiliki identitas sesuai dengan aturan yang ada,

Untuk kabupaten mamuju tengah baru tahun ini kita terbitkan kartu identitas anak, sehingga kita berharap program ini akan berlanjut terus dan program ini akan menyentuh masyarakat terutama anak-anak yang belum memiliki KTP-el,

Mudah-mudahan program ini tidak putus sampai disini, makanya program ini kita lauching sehingga masyarakat tau semua bahwa ada Kartu Identitas Anak (KIA) terutama para pengambil kebijakan, dan ini merupakan program secara nasional, tetapi untuk penyedian balngkonya itu bersumber dari APBD sehingga ketika ada suppor dari atas kita yang dibawah ini dapat lebih lues lagi bekerja.

Ditambahkannya, ini sudah sesuai dengan Permendagri No 2 tahun 2016 tentang kartu identitas anak.

Kasi Kelahiran, Utia Nur M. S.Ip, menuturkan saat ini kita melakukan kerjasama dengan RSUD Satelit Mamuju Tengah, Puskesmas Salupangkan, Puskesmas Topoyo, Klinik Harti Bunda dan Pustu

Untuk saat ini kita fokuskan jangka pendeknya di lima desa sementara untuk jangka panjangnya In Shaa Allah, registrasi menggunakan online,

Ini kita akan terus melaksanakan kegiatan ini bersama Tim, dan ini merupakan suatu tanggung jawab kami di Kasi Kelahiran bahwa semua anak yang lahir itu sudah memiliki, KK, Akte Kelahiran dan KIA,

Untuk itu, kita butuhkan kerjama sama semua stachorder baik itu di Dinas Capil itu sendiri maupun RSUD Satelit, Puskesmas, Pustu srta Klinik, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik sesuai apa yang kita harapkan, sehingga semua anak yang lahir itu harus punya Identitas.

(Hms Yasin)

Berita Terkait

Polsek Kalukku Polresta Mamuju Selidiki Penemuan Mayat Bayi di Bebanga
Polresta Mamuju Berhasil Ungkap 15 TKP Curanmor
3 Tahun Kasus Penembakan Sekjen JMSI Rahimandani di Bengkulu Belum Terungkap
Meriahnya Malam Puncak HUT JMSI ke-6 di Banten, Dihadiri Menkop-Wamenhaj
PTKP HMI Cabang Majene Desak Evaluasi AMDAL Lalin JENS Cafe, Dinilai Ganggu Keselamatan Publik
Tak Ditemukan hingga Hari Ketujuh, Nelayan Majene Dinyatakan Hilang
Hari Keenam Pencarian Nelayan Jatuh di Perairan Majene, Area Disisir hingga 86 Mil Laut
Pusdalops BPBD Sulbar Terima Laporan Prakiraan Cuaca Pelabuhan dari BMKG, Masyarakat Pesisir Diminta Waspada

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:50 WIB

RSUD Sulbar Perkuat Pengelolaan Limbah Medis, Terima Kunjungan Biro Ekbang Setda Sulbar

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:22 WIB

Safari Ramadan di Mambi, Mamasa: Suhardi Duka Serahkan 500 Paket Sembako

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:55 WIB

Gubernur Sulbar Dorong Pembangunan Jaringan Ekonomi Baru: Akses Jalan Diperluas, Konektivitas Dibuka

Senin, 2 Maret 2026 - 22:32 WIB

Ketua DPRD Sulbar Tekankan Sinkronisasi Program Pusat-Daerah di Tengah Tantangan Fiskal

Senin, 2 Maret 2026 - 20:58 WIB

Jangan Lewatkan! Pendaftaran Beasiswa Pemprov Sulbar 2026 Dibuka Dua Bulan Penuh

Senin, 2 Maret 2026 - 20:49 WIB

Sekretaris DPRD Sulbar Hadiri Rakor Lintas Sektoral Persiapan Operasi Ketupat 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 15:44 WIB

Ketua DPRD Sulbar Terima Kunjungan TVRI Sulbar, Bahas Hak Siar Piala Dunia 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 12:50 WIB

Evaluasi SPBE, Kadis KominfoSS Sulbar Apresiasi OPD Aktif Kelola Web dan Medsos

Berita Terbaru

Mamuju Tengah

Safari Ramadhan Pemkab Mateng, Bantu Dua Masjid Setiap Kecamatan

Rabu, 4 Mar 2026 - 07:54 WIB

x