MAKASSAR,SULBARPEDIA.COM– STIKes Bina Bangsa Majene dan STIE YAPMAN Majene, Sulawesi Barat, menunjukkan komitmennya dalam penguatan jejaring akademik internasional dengan berpartisipasi pada kegiatan Panelist Visiting Professor and Training (PANRITA) Batch 12 dan Malebbi Leaders Bilateral and Boundless Incorporation (MALEBBI) Batch 8 yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.

Kegiatan internasional yang berlangsung di Balai Sidang Muktamar Kampus Unismuh Makassar, Senin, 2 Februari 2026, tersebut dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi dari dalam dan luar negeri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
STIKes Bina Bangsa Majene dan STIE YAPMAN Majene hadir sebagai bagian dari 13 perguruan tinggi lokal mitra Unismuh Makassar, yang dihadiri langsung oleh Ketua Pengelola masing-masing, yakni Bapak Zulkifli selaku Ketua STIE YAPMAN Majene dan Ibu Yuliana Sulaiman selaku Ketua STIKes Bina Bangsa Majene.
Kedua perguruan tinggi di bawah naungan Yayasan HIKMAT Makassar yang berada di satu kawasan di Majene ini turut menandatangani perjanjian kerja sama dengan lima perguruan tinggi luar negeri di ASEAN, yaitu Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Taksin University (Thailand), Yala Rajabhat University (Thailand), Ateneo de Davao University (Filipina), dan Isabela State University (Filipina).

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi.
Kedua perguruan tinggi tersebut ke depan direncanakan akan menyatu dan berubah menjadi universitas, sebagai bagian dari pengembangan institusi yang berkelanjutan.
Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abd Rakhim Nanda, dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama internasional tidak cukup berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi harus diwujudkan melalui program yang berdampak nyata bagi peningkatan mutu perguruan tinggi.
Melalui keikutsertaan dalam PANRITA dan MALEBBI, STIKes Bina Bangsa Majene dan STIE YAPMAN Majene menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan dinamika global serta memperkuat posisi perguruan tinggi di Sulawesi Barat dalam jejaring pendidikan tinggi regional dan internasional. (Guf)











