Ini 7 Poin Rekomendasi Dialog KAMI Sulbar

- Jurnalis

Kamis, 27 Februari 2020 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA. COM, – Pengurus Wilayah Komunitas Aktivis Muda Indonesia (KAMI) Sulawesi Barat, menggelar dialog publik, Kamis (27/02/2020) di warkop 89, Karema, Mamuju.

Kegiatan bertema “Membangun Kepercayaan Publik Terhadap Penyelenggara Pemilu Dalam Rangka Menyukseskan Pilkada Serentak 2020 di Provinsi Sulawesi Barat” ini menghadirkan narasumber, masing-masing Dir Binmas Polda Sulbar AKBP Andarias, Anggota KPU Sulbar Farhan Ali Afsar, perwakilan Bawaslu Sulbar Wardin, Anggota KPU Mamuju Ahmad Amran Nur.

Ketua Pengurus Wilayah KAMI Sulbar, Ashari Rauf, mengatakan tujuan kegiatan ini untuk membangun persepsi dan pandangan semua elemen terkait pentingnya optimalisasi kerja penyelenggara Pemilu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebab, kata Ashari, berbagai rentetan dan persoalan kepemiluan yang menguji dan menghantam penyelenggara pemilu.

“Sebutlah kasus komisioner KPU RI Wahyu Setiawan. Begitupun di daerah. Makanya, kita perlu membangun kerjasama yang baik dalam membangun kepercayaan publik terhadap penyelenggara pemilu ini,” sebut Ashari.

Olehnya, mantan Sekretaris Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabuoaten Mamuju ini meminta semua pihak ikut bersama-sama mengawal dan mengawasi jalannya seluruh tahapan Pilkada serentak 2020.

“Kita harapkan pemilihan 2020 ini berjalan sukses, lancar, damai dan kondusif. Itu semua bisa terwujud kalau semua berperan dengan baik. Apalagi baru-baru ini jiga Bawaslu mengeluarkan hasil indeks kerawanan pemilu. Beberapa kabupaten di Sulbar masuk kategori rawan. Olehnya mari bersama-sama membangun dan menyukseskan pemilihan 2020 ini,” harap Ashari.

Di akhir kegiatan, terdapat 7 poin hasil rekomendasi dan kesimpulan dialog publik yang dibacakan langsung oleh Ketua KAMI Sulbar, Ashari Rauf, masing-masing adalah:

1. Semua elemen dan stakeholder harus terlibat menyukseskan Pemilihan serentak 2020, termasuk mengawal dan mengawasi jalannya seluruh tahapan Pemilihan tersebut.

2. Penyelenggara Pemilu dan pihak keamanan, TNI dan Polri harus benar-benar menjalankan seluruh tugas dengan baik dalam menjamin seluruh rangkaian dan tahapan Pemilihan 2020 berjalan sesuai aturan, dan memastikan tidak terjadi pelanggaran, penyelewengan tugas serta kerawanan konflik di masyarakat.

3. Penyelenggara Pemilu diharapkan transparan, terbuka dan menjaga integritasnya, agar hasil demokrasi di Sulawesi Barat semakin baik dan berkualitas.

4. Penyelenggara Pemilu harus intens dan aktiv mensosialisasikan seluruh tahapan Pilkada, kemudian meningkatkan partisipasi pemilu, serta memberikan edukasi kepada publik agar dapat mencegah seluruh potensi pelanggaran-pelanggaran pemilu yang bisa saja terjadi.

5. Seluruh stakeholder harus ikut aktif melaporkan jika kemungkinan ada tindakan-tindakan pelanggaran dan kecurangan dari peserta Pemilu.

6. Diharapkan adanya kerjasama yang baik dari semua stakeholder dalam menjalankan aturan dan regulasi. Ketika itu terjadi dipastikan dapat menjawab seluruh tantangan dan ancaman kerawanan pemilu yang akan berlangsung.

7. Kepolisian Republik Indonesia sesuai UU nomor 2 tahun 2002 Kepolisian Negara RI, maka harus melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat dengan baik. Sehingga, kepolisian akan tetap komitmen untuk menjalankan tugas dengan baik, bersikap netral dan akan memastikan berjalannya Pemilihan 2020 dengan aman, sukses, lancar, damai dan kondusif sesuai perintah Kapolri dan aturan perundang-undangan yang ada.

 

(Lal)

 

 

Berita Terkait

Sekrateriat Wapres RI Tim Percepatan Penurunan Stunting Kunjungan Ke Mateng, Wabub Askary: Penurunan Stunting Lebih Cepat
54 Desa di Mateng Terima Bantuan Pangan Tergabung Dalam PBP
DPRD Mamuju Tengah Bahas LKPJ 2025, Sembilan OPD Hadiri Rapat Pansus
Polres Mateng Siap Kawal SPMB Agar Berjalan Sesuai Regulasi
Disdikbud Mateng Gandeng BPMP Sulbar Sosialiasi SPMB Tahun Ajaran 2026-2027
Dugaan Suap Rp50 Juta Guncang DPRD Sulbar, Legislator Diduga “Main Mata” Demi Percepat Dapur MBG
Pemda Mateng Dorong Transformasi Digital Perpajakan
Sekda Mateng Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:40 WIB

RSUD Sulbar Gelar Monev Pelayanan BPJS, Fokus Tingkatkan Kualitas Layanan dan Waktu Tunggu Pasien

Kamis, 16 April 2026 - 20:48 WIB

Hadiri Paripurna DPRD Sulbar, Sekprov: Kita Terima Rekomendasi untuk Ditindaklanjuti

Rabu, 15 April 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Sulbar Perkuat Kerja Sama dengan KPK, Dorong Penanganan Pengaduan Lebih Efektif

Rabu, 15 April 2026 - 19:49 WIB

Ketua DPRD Sulbar Ikuti Retret Nasional di Akmil Magelang

Rabu, 15 April 2026 - 18:16 WIB

RSUD Sulbar Perkuat Kewaspadaan Penularan Campak Lewat Edukasi di Apel Pagi

Rabu, 15 April 2026 - 07:03 WIB

Ketua DPRD Sulbar Temui Mahasiswa IKAMA di Yogyakarta, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 21:01 WIB

RSUD Sulbar Perkuat Mutu Layanan, Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik Mandiri 2026

Selasa, 14 April 2026 - 13:26 WIB

Percepat Penanganan Kemiskinan di Sulbar, Gubernur Suhardi Duka Dorong Dukungan Kemensos

Berita Terbaru

Oplus_131072

Mamuju Tengah

54 Desa di Mateng Terima Bantuan Pangan Tergabung Dalam PBP

Senin, 20 Apr 2026 - 10:52 WIB

Mamuju Tengah

DPRD Mamuju Tengah Bahas LKPJ 2025, Sembilan OPD Hadiri Rapat Pansus

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:04 WIB

x