SULBARPEDIA.COM, – Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan penguatan kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) bagi komunitas, yang dilaksanakan di Hotel Aflah, Mamuju pada Sabtu, (19/7/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai HAM secara menyeluruh. 
Kepala Kantor Wilayah Kemenham Sulbar, I Gde Sandi Gunasta, secara resmi membuka kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat terhadap hak-haknya sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan yang menjunjung tinggi martabat manusia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penguatan kapasitas HAM di tingkat komunitas adalah langkah strategis untuk menjangkau masyarakat hingga ke akar rumput. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam mewujudkan amanat konstitusi dan nilai-nilai Pancasila,” tegasnya.
Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, seperti organisasi masyarakat sipil, kelompok pemuda, hingga perwakilan akademisi. Ketua panitia pelaksana menyampaikan bahwa kehadiran peserta dari latar belakang yang beragam menunjukkan besarnya antusiasme dan kepedulian terhadap isu-isu HAM di daerah.
Dua narasumber utama turut memberikan pemaparan mendalam dalam kegiatan ini:
Dr. Hidayat Yasin, S.H., M.H., membawakan materi “Pemahaman Dasar HAM serta Tantangan dalam Pemenuhannya”. Ia menyoroti pentingnya edukasi HAM sejak dini dan perlunya keterlibatan masyarakat dalam mendorong pemenuhan hak-hak sipil, politik, ekonomi, sosial, dan budaya.
Dr. Rahmat Idrus, S.H., M.H. menyampaikan materi “HAM dan Lingkungan Hidup yang Sehat”. Ia menekankan bahwa hak atas lingkungan yang bersih dan sehat merupakan bagian integral dari HAM dan menyerukan kepedulian bersama terhadap persoalan degradasi lingkungan.
Diskusi berlangsung interaktif, dengan peserta menyampaikan pertanyaan dan pandangan kritis terkait isu-isu lokal, mulai dari persoalan hak atas tanah, akses pendidikan, hingga tantangan lingkungan hidup di Sulawesi Barat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda berkelanjutan Kanwil Kemenkumham Sulbar dalam membangun sinergi bersama masyarakat untuk menciptakan ekosistem sosial yang menghormati, melindungi, dan memenuhi HAM secara inklusif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan semacam ini, diharapkan masyarakat dapat menjadi agen perubahan dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan mendorong terwujudnya Indonesia yang adil, setara, dan bermartabat.
(Wdy)











