MATENG,SULBARPEDIA.Com – Hamparan Pantai Baru Mianak, Desa Tumbu, Kecamatan Topoyo, menjadi saksi semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang berlangsung meriah dan penuh makna. Minggu (7/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Mamuju Tengah AKBP Hengky Kristanto Abadi, S.H., S.I.K., bersama Ketua DPRD Kabupaten Mamuju Tengah, unsur pemerintah daerah, dinas terkait, pemerintah desa, personel TNI-Polri, serta ratusan pelajar mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA.
Mengusung semangat menjaga bumi dari pesisir, kegiatan diawali dengan pelaksanaan upacara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang berlangsung khidmat. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata untuk kelestarian lingkungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Usai upacara, Kapolres bersama seluruh peserta turun langsung menyusuri garis pantai untuk melaksanakan aksi bersih-bersih sampah. Berbagai jenis sampah yang berpotensi mencemari laut dan merusak ekosistem pesisir dikumpulkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Semangat gotong royong semakin terasa saat kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di kawasan pesisir. Aksi penghijauan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga keseimbangan alam, mencegah abrasi pantai, serta menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia kemudian ditutup dengan mengikuti Zoom Meeting secara virtual yang terhubung dengan kegiatan nasional, sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan bersama menjaga bumi dan mengatasi berbagai tantangan lingkungan yang dihadapi saat ini.
Di sela kegiatan, Kapolres Mamuju Tengah AKBP Hengky Kristanto Abadi, S.H., S.I.K., menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau instansi tertentu, melainkan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini, kami berharap tumbuh kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan pantai, mengurangi sampah, dan melestarikan alam demi masa depan generasi penerus,” ungkap Kapolres.
Kehadiran para pelajar dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa edukasi dan kepedulian lingkungan harus ditanamkan sejak dini. Dengan melibatkan generasi muda, diharapkan semangat mencintai alam terus tumbuh dan menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Pantai Baru Mianak bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan panggilan moral untuk bergerak bersama menjaga bumi. Dari pesisir Mianak, pesan tentang pentingnya merawat lingkungan kembali digaungkan: bahwa masa depan yang hijau dimulai dari langkah kecil yang dilakukan hari ini. (Hms)











