RSUD Sulbar Perkuat Kompetensi Nakes melalui Seminar Sterilitas dan Pengendalian Infeksi

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, Mamuju – Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan memperkuat budaya keselamatan pasien, RSUD Provinsi Sulawesi Barat melalui Unit Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) menyelenggarakan Seminar Kesehatan Internal bertema “Konsep Sterilitas dan Upaya Pengendalian Infeksi” pada Selasa (21/7/2026) di Ruang Rapat Perencanaan RSUD Provinsi Sulawesi Barat.

Kegiatan ini sejalan dengan Panca Daya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, khususnya pada aspek membangun SDM yang unggul dan berkarakter. Melalui seminar ini, RSUD Provinsi Sulbar terus berkomitmen meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan guna menghadirkan pelayanan yang lebih aman, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Seminar diikuti oleh 102 peserta, terdiri dari 61 peserta luring dan 41 peserta daring melalui Zoom. Peserta berasal dari tenaga kesehatan dan pegawai RSUD Provinsi Sulawesi Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Hadir sebagai narasumber dr. Riko Febrian Kunta Adjie, Sp.OT dengan moderator Syaharuddin. Materi yang disampaikan membahas konsep sterilitas, penerapan standar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), serta upaya mencegah Healthcare Associated Infections (HAIs) sebagai bagian dari peningkatan mutu pelayanan rumah sakit.

Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, mengajak seluruh peserta mengikuti seminar dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di unit kerja masing-masing. Menurutnya, penerapan sterilitas dan pengendalian infeksi merupakan tanggung jawab bersama seluruh tenaga kesehatan dalam mewujudkan pelayanan yang berkualitas dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Selain itu dr. Musadri juga mengatakan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kesehatan harus dilakukan secara berkelanjutan agar kualitas pelayanan rumah sakit terus meningkat. Menurutnya, pemahaman terhadap konsep sterilitas dan penerapan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) merupakan bagian penting dalam menciptakan pelayanan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

“Keselamatan pasien dimulai dari kedisiplinan seluruh tenaga kesehatan dalam menerapkan prinsip-prinsip sterilitas dan pengendalian infeksi. Karena itu, saya berharap ilmu yang diperoleh melalui seminar ini tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi benar-benar diterapkan dalam pelayanan sehari-hari sehingga mampu meningkatkan mutu layanan RSUD Provinsi Sulawesi Barat,” ujar dr. Musadri.

Ia juga berharap, seminar kesehatan internal dapat diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai sarana pengembangan kompetensi SDM. Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat melibatkan tenaga kesehatan dari rumah sakit lain di tingkat regional bahkan masyarakat sebagai bagian dari edukasi kesehatan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Provinsi Sulawesi Barat, Soleman Manggeng mengapresiasi penyelenggaraan seminar dan berharap kegiatan serupa menjadi agenda rutin dalam mendukung peningkatan kompetensi tenaga kesehatan serta mutu pelayanan rumah sakit.

Seminar berlangsung interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan pengalaman yang dibagikan, yang menjadi masukan berharga bagi manajemen RSUD Provinsi Sulawesi Barat untuk terus memperkuat implementasi PPI dan melakukan perbaikan berkelanjutan di setiap unit pelayanan.

Melalui kegiatan ini, RSUD Provinsi Sulawesi Barat kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi SDM, memperkuat budaya keselamatan pasien, serta menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih profesional, berkualitas, aman, dan sesuai standar.

(Adm)

Berita Terkait

Komisi l DPRD Mateng RDP Terkait Regulasi Rangkap Jabatan ASN dan BPD
Bupati Arsal Aras Serahkan Beasiswa Kuaat Sebanyak 162 Penerima di Kec.Pangale
Memda Mateng Salurkan Beasiswa Kuaat Ke 1.143 Penerima SD dan SMP
Usai RDP dengan Dinkes, Komisi lll DPRD Mateng Minta Pemda Perhatikan Kusus PKM Salupangkang
Usai kunjungan di PKM Salupangkang, Ketua Komisi lll DPRD Mateng Herman Sebut Bangunan tidak Layak Huni
HUT ke-34 Desa Bonda, Dua Aset Koperasi Merah Putih Diserahkan untuk Perkuat Ekonomi Warga
FKPP Pasangkayu Siapkan Kegiatan Meriahkan Hari Santri 2026: Ada Kemah Santri-Doa Bersama
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Memda Mateng Salurkan Beasiswa Kuaat Ke 1.143 Penerima SD dan SMP

Rabu, 23 September 2026 - 05:30 WIB

DPRD Mateng Rapat Paripurna Persetujuan Raperda APBD-P 2026

Selasa, 15 September 2026 - 05:36 WIB

Kunjungan Ke Pembangunan RS PHTC Kemenkes, Ketua DPRD Mateng Progres 22.6 Persen

Senin, 7 September 2026 - 18:07 WIB

HUT ke-34 Desa Bonda, Dua Aset Koperasi Merah Putih Diserahkan untuk Perkuat Ekonomi Warga

Senin, 7 September 2026 - 17:58 WIB

PT.Nur Makmur Benteng Bantu Salurkan Air Kewarga

Senin, 7 September 2026 - 10:40 WIB

Bhabinkamtibmas Mahahe Turun Tangan Redam Kesalahpahaman Agar Tetap Kondusif

Senin, 7 September 2026 - 10:33 WIB

Bhabinkamtibmas Sanjango Bergerak Bersama Cegah Kebakaran Lahan

Senin, 7 September 2026 - 10:28 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Pangale Sisir Jalur Rawan Cegah Pramanisme dan Gangguan Kamtibmas

Berita Terbaru

Oplus_131072

Berita Terbaru

Memda Mateng Salurkan Beasiswa Kuaat Ke 1.143 Penerima SD dan SMP

Senin, 5 Okt 2026 - 05:26 WIB

Oplus_131072

Berita Terbaru

DPRD Mateng Rapat Paripurna Persetujuan Raperda APBD-P 2026

Rabu, 23 Sep 2026 - 05:30 WIB

x