Sulbarpedia.com — Kobaran api melanda kawasan perkebunan kelapa sawit milik warga di Dusun Karomana, Desa Salulebbo, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 14.30 Wita.
Kebakaran tersebut diketahui setelah seorang warga, Pandi (30), melihat kobaran api di areal perkebunan sekitar pukul 14.00 Wita. Informasi itu kemudian disampaikan kepada warga sekitar yang langsung bergerak secara gotong royong untuk melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan seadanya, termasuk tangki semprot.
Berdasarkan laporan yang diterima, lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare. Hingga laporan dibuat, api masih belum sepenuhnya berhasil dipadamkan karena terdapat sejumlah titik api serta keterbatasan peralatan pemadaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menyikapi kejadian tersebut, Polri melalui Polsek Topoyo Polres Mamuju Tengah terus melakukan pemantauan situasi dan berkoordinasi dengan warga serta pihak terkait guna mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat di sekitar lokasi agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sengaja, mengingat kondisi lahan yang mudah terbakar dan berpotensi mempercepat penyebaran api.
Kapolres Mamuju Tengah AKBP Ari Prayitno, S.I.K., M.I.K., melalui Kepala Satuan Binmas Polres Mamuju Tengah, mengapresiasi kepedulian masyarakat yang dengan cepat melaporkan kejadian serta bergotong royong melakukan pemadaman.
“Respons cepat masyarakat sangat membantu dalam mencegah kebakaran semakin meluas. Kami mengimbau seluruh warga untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, termasuk membakar sampah sembarangan, karena dapat membahayakan lingkungan dan keselamatan masyarakat,” ujarnya.
Polres Mamuju Tengah juga mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Kewaspadaan dan kepedulian bersama menjadi kunci untuk mencegah kebakaran lahan meluas.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penelusuran. Kerugian material akibat kejadian tersebut juga masih dalam pendataan.
Polri hadir, bergerak cepat, dan bersama masyarakat menjaga Mamuju Tengah tetap aman dari ancaman kebakaran lahan.











