BEM Nusantara Sulbar Gelar Aksi di Mamasa: Desak APH Usut Pelanggaran BBM dan Tuntut Pencopotan Pejabat Pertamina

- Jurnalis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, Mamasa — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Sulawesi Barat menggelar aksi unjuk rasa di Kabupaten Mamasa, Selasa (14/10/2025).

Aksi ini menyoroti dugaan pelanggaran dalam pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang dinilai merugikan masyarakat dan memperparah kelangkaan di lapangan.

Unjuk rasa yang dipimpin Jenderal Lapangan Hendra, selaku Koordinator Wilayah BEM Nusantara Mamasa, berlangsung tertib di pusat kota Mamasa dengan pengawalan aparat kepolisian setempat. Para mahasiswa menyampaikan tiga tuntutan utama kepada pihak berwenang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasinya, Hendra menyebutkan sejumlah poin penting yang menjadi dasar aksi tersebut, antara lain:

1. Mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut tuntas dugaan pelanggaran pendistribusian BBM di wilayah kerja Pertamina Kabupaten Mamasa yang menyebabkan kerugian bagi masyarakat.

2. Menuntut pencopotan jabatan terhadap SBM Pertamina Sulbar dan Ketua Hiswana Migas Sulbar atas dugaan kelalaian dan lemahnya pengawasan terhadap praktik penyimpangan di lapangan.

3. Meminta pencabutan izin operasional atau Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) terhadap empat SPBU yang diduga melakukan pelanggaran, yakni SPBU Lambanan, Mambi, Mala’bo, dan Sumarorong, karena diduga melakukan penimbunan serta melayani pengisian jeriken tanpa izin resmi.

Aksi mahasiswa tersebut direspons langsung oleh Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Mamasa, Dedi, yang menemui massa aksi dan menyampaikan komitmen kepolisian untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut.

“Polres Mamasa menyatakan akan segera menindaklanjuti dugaan kelalaian yang dilakukan oleh SBM Pertamina dan Ketua Hiswana Migas Sulbar sebagaimana yang dituntut oleh mahasiswa,” ungkap Hendra, mengutip pernyataan Kabag Ops.

Selain itu, Polres Mamasa juga berencana melakukan evaluasi terhadap Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) bagi para pedagang pengecer yang dikeluarkan oleh dinas terkait. Langkah ini diambil untuk menutup celah penyalahgunaan BBM bersubsidi dan memastikan penyalurannya tepat sasaran.

Menanggapi respon tersebut, Hendra mengapresiasi langkah Polres Mamasa yang terbuka terhadap aspirasi mahasiswa. Namun, ia juga memberikan peringatan keras agar komitmen tersebut tidak berhenti pada janji.

“Kami akan mengawal proses ini. Jika dalam waktu dekat tuntutan kami diabaikan atau ditindaklanjuti secara setengah hati, maka kami pastikan BEM Nusantara akan kembali turun ke jalan dengan aksi jilid II dan massa yang lebih besar,” tegasnya.

Aksi BEM Nusantara Sulbar di Mamasa menjadi bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap pengawasan distribusi BBM bersubsidi agar benar-benar tepat sasaran.

BEM Nusantara menegaskan akan terus mengawal kebijakan publik dan menolak segala bentuk penyimpangan yang merugikan masyarakat kecil.

“BBM bersubsidi harus dinikmati rakyat, bukan dikuasai oleh oknum tertentu. Kami tidak akan diam melihat ketidakadilan ini,” pungkas Hendra di akhir aksinya.

Aksi yang berlangsung damai tersebut berakhir dengan pembacaan pernyataan sikap dan penegasan komitmen mahasiswa untuk tetap menjadi garda terdepan dalam mengawal kepentingan masyarakat Mamasa dan Sulawesi Barat secara umum.

(Adm)

Berita Terkait

Patroli Tak Pernah Surut Sat Polairud Polres Mamuju Tengah Perkuat Pengamanan Perairan Demi Keselamatan Masyarakat
Polsek Pangale Kunjungan Ke SMA Negari 1 Pangale Himbau Jauhi Narkoba,Judol dan Disiplin Berlalu Lintas
Respons Cepat BKTM Saloadak Pastikan Evakuasi Kendaraan Laka Tunggal Berjalan Aman di Saloadak
Sat Resnarkoba Polres Mateng Bongkar Peredaran Sabu di Topoyo
Kapolres Mateng Sebut Selama Triwulan ll Angka Kasus Narkoba Menurun
Polres Mateng Ungkap 10 Kasus Narkoba dan Amankan 16,42 gram Sabu
Sat Resnarkoba Polres Mateng Berhasil Amankan 17 Tersangka Kasus Narkoba
BKTM Desa Lumu Hadirkan Rasa Aman dan Perkuat Kerukunan dengan Sambang Humanis

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:01 WIB

Patroli Tak Pernah Surut Sat Polairud Polres Mamuju Tengah Perkuat Pengamanan Perairan Demi Keselamatan Masyarakat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:57 WIB

Polsek Pangale Kunjungan Ke SMA Negari 1 Pangale Himbau Jauhi Narkoba,Judol dan Disiplin Berlalu Lintas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:42 WIB

Respons Cepat BKTM Saloadak Pastikan Evakuasi Kendaraan Laka Tunggal Berjalan Aman di Saloadak

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:35 WIB

Sat Resnarkoba Polres Mateng Bongkar Peredaran Sabu di Topoyo

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:23 WIB

Polres Mateng Ungkap 10 Kasus Narkoba dan Amankan 16,42 gram Sabu

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:54 WIB

Sat Resnarkoba Polres Mateng Berhasil Amankan 17 Tersangka Kasus Narkoba

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:25 WIB

BKTM Desa Lumu Hadirkan Rasa Aman dan Perkuat Kerukunan dengan Sambang Humanis

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:20 WIB

Dor Tudor Menjaga Kepercayaan, Bhabinkamtibmas Barakkang Perkuat Kedekatan Polisi dan Masyarakat

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Sat Resnarkoba Polres Mateng Bongkar Peredaran Sabu di Topoyo

Sabtu, 18 Jul 2026 - 08:35 WIB

Opini

Konsep Kafir Dalam Konteks Keislaman dan Kebangsaan

Sabtu, 18 Jul 2026 - 07:05 WIB

x