Bupati Mamuju Buka Aksi Transplantasi 213 Fragmen Terumbu Karang

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, Mamuju – Bupati Mamuju, Hj Sitti Sutinah Suhardi, membuka kegiatan Aksi Peduli Lingkungan melalui transplantasi terumbu karang di Pulau Karampuang, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-486 Kabupaten Mamuju Tahun 2026.

Turut hadir Wakil Bupati Mamuju Yuki Permana, unsur Forkopimda, perwakilan Bank Indonesia, Danlanal Mamuju, para asisten Setda Kabupaten Mamuju, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), komunitas lingkungan, hingga masyarakat Pulau Karampuang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Sutinah mengatakan peringatan Hari Jadi Mamuju tahun ini mengusung tema “Mamuju Marendeng” yang berarti Mamuju Keren, Adaptif, Efisien, dan Tangguh.

Menurutnya, makna “Marendeng” tidak hanya menggambarkan kemajuan pembangunan fisik maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mencerminkan komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

“Daerah yang tangguh dan berkelanjutan adalah daerah yang mampu menjaga, merawat, dan menyelaraskan kehidupannya dengan kelestarian alam sekitarnya,” kata Sutinah.

Ia menjelaskan, aksi transplantasi terumbu karang merupakan bentuk nyata implementasi semangat adaptif dan tangguh dalam menghadapi tantangan perubahan iklim serta kerusakan ekosistem laut akibat aktivitas manusia.

“Hari ini melalui aksi transplantasi karang, kita sedang mengimplementasikan semangat adaptif dan tangguh tersebut. Kita sadar ekosistem laut kita menghadapi tantangan perubahan iklim dan aktivitas manusia. Karena itu kita tidak boleh tinggal diam,” ujarnya.

Sutinah menegaskan, pemulihan terumbu karang merupakan investasi jangka panjang agar generasi mendatang tetap dapat menikmati keindahan dan kekayaan laut Mamuju.

Ia juga menilai upaya restorasi lingkungan tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak.

“Restorasi lingkungan tidak akan berhasil jika hanya dikerjakan pemerintah. Perlu kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, swasta, dan komunitas untuk bergerak bersama,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Mamuju memberikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, perangkat daerah terkait, komunitas pecinta alam, para penyelam, serta masyarakat Pulau Karampuang yang telah menginisiasi dan mendukung kegiatan tersebut.

Sutinah mengajak seluruh masyarakat menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai budaya hidup sehari-hari.

“Mari hentikan segala bentuk aktivitas yang merusak laut, tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan pesisir, serta terus mendukung program rehabilitasi ekosistem laut,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, H Hamzah Yunus, menjelaskan aksi peduli lingkungan tersebut menargetkan penanaman 213 fragmen terumbu karang menggunakan media spider web.

Penanaman dilakukan dalam dua tahap, yakni tahap pertama sebanyak 160 fragmen yang melibatkan masyarakat, sedangkan tahap kedua yang dilaksanakan pada Sabtu sebanyak 63 fragmen.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian ekosistem bawah laut Pulau Karampuang sekaligus mendukung sektor pariwisata bahari Kabupaten Mamuju.

(Adm)

Berita Terkait

Gubernur Suhardi Duka Motivasi 1.476 Patriot Muda Tim Ekspedisi Patriot 2026
DPRD Sulbar Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Terima KUA-PPAS 2027 dan Bentuk Panitia Pemilihan Calon Wakil Gubernur
HUT Mamuju ke-486, Bupati Sutinah Dorong Pelestarian Bahasa Daerah Mamuju
Genjot Kinerja Sekretariat DPRD Sulbar, Ridwan Djafar Dorong Pemanfaatan AI yang Beretika
Sekprov Buka Manakarra Fair, Memberikan Dampak Kepada Sektor Perekonomian
Bupati Mamuju Buka Manakarra Fair 2026, Targetkan Perputaran Ekonomi Lampaui Rp4 Miliar
Suhardi Duka Kenang Perjuangan RS Mitra Manakarra Bangkit dari Gempa, Siapkan Ekspansi pada 2027
Ortu Bripda Azril Pastikan Kasus dengan Kapolres Pasangkayu Berakhir Damai

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Sungai Budong-Budong Menghitam, Fungsionaris PB HMI Menduga Pembuangan Limbah Prusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Kapolres Mateng Perkuat Sinergi Bersama Satgas El Nino dan Karhutla Hadapi Kekeringan

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:24 WIB

BKTM Lembah Hopo lngatkan Warga Bahaya Kebakaran di Musim Kemarau

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Polri Rawat Harmoni, Jaga Pangale Tetap Damai

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Polri Hadir di Tengah Kemarau, Air Bersih Mengalir untuk Warga Kayu Calla

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Kemarau Melanda, Polri Hadir Kawal Air Bersih untuk Warga Paraili

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Bupati Mateng Jalan Santai di Kec.Karossa dalam Rangka Hut RI Ke-81

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Personil Polsek Karossa Pengamanan Jalan Santai dalam Rangka Hut RI Ke-81

Berita Terbaru

Berita Terbaru

BKTM Lembah Hopo lngatkan Warga Bahaya Kebakaran di Musim Kemarau

Senin, 10 Agu 2026 - 13:24 WIB

Berita Terbaru

Polri Rawat Harmoni, Jaga Pangale Tetap Damai

Senin, 10 Agu 2026 - 13:17 WIB

x