MATENG,SULBARPEDI.Com – Tim Dokkes Polres Mamuju Tengah melaksanakan pemeriksaan food security (keamanan pangan), terhadap menu makanan bergizi yang dikelola oleh SPPG (Satuan Pelayanan Penyediaan Gizi) di Desa Mahahe, Kecamatan Tobadak.
Langkah ini dilakukan guna menjamin kelayakan, higienitas, dan keamanan makanan sebelum didistribusikan dan disalurkan kepada masyarakat.
Berikut adalah draft narasi selengkapnya yang dapat disesuaikan untuk laporan maupun publikasi:Pastikan Kelayakan Konsumsi, Dokkes Polres Mamuju Tengah Periksa SPPG Desa Mahahe Mamuju Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sebagai bentuk nyata kepolisian dalam memastikan kualitas dan keamanan pangan bagi seluruh personel maupun masyarakat” ungkap Kasi Humas Polres Mateng lpda Edward Hamsah. Sabtu (30/5/2026)
Lebih lanjut, lpda Edward Hamsah membeberkan hal ini dilaksanakan dalam rangka memastikan pemenuhan gizi masyarakat yang aman dan sehat, Seksi Dokkes (Dokter dan Kesehatan) Polres Mamuju Tengah melaksanakan pemeriksaan ketat terhadap fasilitas dan menu makanan di Satuan Pelayanan Penyediaan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Desa Mahahe, Kecamatan Tobadak.

Pemeriksaan ini ditujukan sebagai langkah preventif food security untuk menjamin standar kelayakan pangan sebelum disalurkan. Tim Dokkes Polres Mamuju Tengah didampingi oleh pengawas internal melakukan pengecekan menyeluruh, mulai dari kebersihan area dapur, kelayakan bahan baku, hingga pengujian sampel makanan.
Hal ini dilakukan petugas untuk memastikan bahwa, seluruh proses pengolahan makanan telah memenuhi standar kesehatan dan gizi yang ditetapkan. Langkah ini diambil sebagai komitmen kepolisian untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan bahwa makanan yang diterima oleh masyarakat benar-benar higienis, aman dikonsumsi, dan bebas dari kontaminasi zat berbahaya.
Dengan adanya pengawasan dan pemeriksaan rutin dari Dokkes Polres Mamuju Tengah, diharapkan program penyediaan gizi di wilayah Kecamatan Tobadak dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat yang optimal bagi kesehatan masyarakat penerima bantuan.Anda dapat menyesuaikan nama pejabat atau menambahkan dokumentasi foto kegiatan pada narasi tersebut agar terlihat lebih komprehensif. (Iis)











