Kelompok Tani Sambangi DPRD Mateng, Arsal Aras : Kami akan Privikasi Semua Kelompok Tani

- Jurnalis

Rabu, 2 Februari 2022 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATENG,Sulbarpedia – Puluhan massa yang tergabung dalam ketua kelompok tani , dari PT. Wahana Karya Sejahtera Mandiri (WKSM), Mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Mamuju Tengah (Mateng).

Kedatangan para kelompok tani ini mencari keadilan, serta menuntut lahan yang dikelolah perusahaan PT.WKSM untuk dikelolah masing-masing kelompok. Sebab kelompok tani tersebut , menilai ada kejanggalan pada saat pembayaran (gaji) tidak sesuai dengan jumlah luwasan tanahnya yang diberikan oleh pihak prusahaan.

Hal itu di ungkapkan salah satu ketua kelompok tani sekaligus koordinator Nurdin,
Ia menyebutkan bahwa pembayaran yang diberikan prusahaan tidak sesuai dengan luasan tanah garapan miliknya. Sehingga pihaknya (kelompok tani) menilai prusahaan sewenang-wenangnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini kami datang di Polres untuk pamit dan seterusnya menuju kantor dprd menemui pak ketua”, Ujar Nurdin

Nurdin menambahkan, jikalau hal ini tidak di selesaikan pihaknya akan mengambil alih lahan untuk dikelolah masing-masing kelompok,sehingga kelompok mengetahui jumlah yang sebenarnya.

Saat menerima para kelompok tani diruanganya, Ketua DPRD Mateng Arsal Aras didampingi Wakil Ketua DPRD Mateng Herman,Anggota Komisi ll DRPD Mateng Sahril,Ketua Komisi ll DPRD Mateng Fatahuddin. Menjelaskan bahwa dirinya telah masuk dalam persoalan ini, dimana keluh kesah dari kelompok tani selama ini ia telah ketahui ,mulai dari sebagian besar kelompok tidak dibayarkan.

“Saya minta kepada koprasi hentikan semua karena saya mau privikasi,mulai saya privikasi saya panggil orangnya. Contoh : bapak (ketua kelompok tani), bapak dapat tanah dari mana, dari uwe mana bukti dari uwe,” ungkap Arsal,rabu (2/2/22)

Dalam perjanjian kata Arsal,dua dan satu yang artinya dua kekelompok satu masuk keprusahaan sebagai kebun inti.hal itulah yang kami privikasi sehingga mendapatkan hasil dengan jumlah kelompok sebenarnya 32 kelompok tani menjadi 57 kelompok tani.

“Sekarang ini hampir setiap hari kami ketemu denga kelompok,karena itu sekarang ini banyak saya pending dananya bukan kami tahan. Kami tunda saja sambil proses privikasi berjalan,” sambungnya

Arsal menyatakan,tujuan dari proses privikasi ini adalah karena didalam pelasma terdapat 945 yang dibayarkan, namun koprasi membayar sekitar seribu lebih sehingga selisihnya 160 hektar. Sehingga, kelompok menerima pembayaran sekitar 400,000 yang seharusnya menerima 1000,000 karena terbagi-bagi.

“Masalah ini sudah kita tau,kami sudah merampungkan data dan kami akan privikasi terus. Kalau kelompoknya hanya mengatasnamakan oramgtuanya dan sebagainya mohon maff kita kasi keluar karena tidak ada hak didalamnya.” Tutup Arsal (Zul/Lal)

Berita Terkait

Kasat Reskrim Polres Mateng, Imbau Masyarakat Berhati Hati saat Memperkerjakan Warga dari Luar Daerah
Pria Culik Anak 13 Tahun di Mateng Hendak Dibawa ke Palopo Sulsel
Bupati Arsal Sebut, ASN Dilarang Rangkap Jabatan BPD
Kasus Penculikan Gadis Dibawah Umur Viral di Medsos, Pelaku Diamankan di Polres Mateng
Komisi l DPRD Mateng RDP Terkait Regulasi Rangkap Jabatan ASN dan BPD
Bupati Arsal Aras Serahkan Beasiswa Kuaat Sebanyak 162 Penerima di Kec.Pangale
Memda Mateng Salurkan Beasiswa Kuaat Ke 1.143 Penerima SD dan SMP
Usai RDP dengan Dinkes, Komisi lll DPRD Mateng Minta Pemda Perhatikan Kusus PKM Salupangkang

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:13 WIB

ASN Pemprov Sulbar-Oknum Polisi Ditangkap Kasus Narkoba, 22 Gram Sabu Disita

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Polisi Ungkap Oknum PNS dan Polri Terlibat Kasus Narkoba di Sulbar

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Pria Culik Anak 13 Tahun di Mateng Hendak Dibawa ke Palopo Sulsel

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:35 WIB

4 Bulan Sembunyi di Hutan, DPO Pengeroyokan SPBU Tapalang Berhasil Dibekuk Resmob Polresta Mamuju

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:35 WIB

Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Mamuju Tega Aniaya Ayah Kandung

Jumat, 24 April 2026 - 17:55 WIB

Resmob Polresta Mamuju Amankan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Anak Tiri

Kamis, 9 April 2026 - 20:28 WIB

Bejat! Pria di Mamuju Perkosa Anak Kandung 6 Kali, Korban Diancam Dibunuh

Kamis, 9 April 2026 - 09:38 WIB

Wanita Tipu Warga di Majene Modus Penukaran Uang Baru, Pelaku Ditangkap

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Polisi Ungkap Oknum PNS dan Polri Terlibat Kasus Narkoba di Sulbar

Senin, 12 Okt 2026 - 16:31 WIB

x