SULBARPEDIA.COM, – Menjelang peringatan Hari Jadi Mamuju ke-485 yang jatuh pada Senin, 14 Juli 2025, Pemerintah Kabupaten Mamuju menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (9/7/2025).
Rapat yang berlangsung di Lantai I Kantor Bupati Mamuju ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju, Suaib, dan dihadiri Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Abdul Rasyid, Kepala Bidang Seni dan Budaya Disparbud Mamuju, Marwan Haruna, serta sejumlah kepala OPD dan perwakilan instansi teknis lainnya.
Dalam rapat tersebut, Suaib menekankan pentingnya sinergi antar-OPD untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan HUT berjalan sukses dan memberikan kesan mendalam bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Peringatan hari jadi ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan berbagai program strategis yang menunjukkan wajah baru Mamuju,” ujar Suaib.
Peringatan HUT tahun ini mengusung tema “Mamuju Keren untuk Semua”, yang mencerminkan semangat inklusif, kolaboratif, dan berkemajuan.
Rangkaian kegiatan akan diawali dengan Rapat Paripurna DPRD pada pagi hari. Malam harinya, dilanjutkan dengan acara ramah tamah yang akan dirangkaikan dengan peluncuran delapan program inovatif pemkab Mamuju, yaitu:
Sigap– Aplikasi sistem informasi gempa dan bencana, Makarama – Program pemberdayaan disabilitas, Pasar – Akselerasi pembangunan sawit rakyat, Seal – Inovasi layanan jalan, Rindu Mamuju – Promosi dan kemudahan investasi, Penduduk Mamuju Terkini – Pembaruan data kependudukan, Macanga– Gerakan literasi masyarakat, dan Pengembangan Wisata Pulau Karampuang
Puncak perayaan akan ditutup dengan grand final pemilihan Keke Muane dan Keke Baine, yang diikuti oleh 18 finalis putra-putri terbaik perwakilan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Mamuju. Para finalis akan menampilkan pengetahuan budaya lokal dan kemampuan public speaking di hadapan dewan juri.
Melalui perayaan ini, Pemkab Mamuju berharap masyarakat dapat merasakan langsung hasil pembangunan dan turut serta mendukung arah kebijakan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
(Adm)











