SULBARPEDIA.COM, Mamuju – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan dari Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan (Ekbang) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, khususnya Bagian BUMD dan BLUD, Kamis (5/3/2026).
Rombongan Biro Ekbang tersebut diterima langsung oleh Kepala Bidang Penunjang Medik RSUD Provinsi Sulbar, Bachtiar, bersama jajaran terkait. Pertemuan berlangsung di Ruang Bidang Penunjang RSUD Sulbar.
Kunjungan ini bertujuan untuk membahas pengelolaan limbah dan sanitasi di lingkungan rumah sakit sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Upaya tersebut juga sejalan dengan visi pembangunan daerah melalui program Panca Daya yang diusung Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas.
Kepala Bidang Penunjang Medik RSUD Sulbar, Bachtiar, menjelaskan sistem pengelolaan limbah dan sanitasi yang diterapkan di rumah sakit, terutama dalam menangani limbah medis yang dihasilkan dari berbagai layanan kesehatan.
“Pengelolaan ini dilakukan untuk memastikan bahwa limbah rumah sakit ditangani sesuai standar yang berlaku serta mendukung tata kelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang baik,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, menilai kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi antarperangkat daerah.
Menurutnya, sinergi tersebut sangat dibutuhkan guna meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan rumah sakit, khususnya dalam aspek limbah medis dan sanitasi.
“Melalui kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi serta memberikan masukan yang konstruktif bagi RSUD Sulbar dalam meningkatkan pengelolaan limbah dan sanitasi, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat terus berjalan dengan aman, berkualitas, dan sesuai standar,” ujarnya.
Ia berharap, dengan adanya koordinasi dan evaluasi bersama, pengelolaan limbah dan sanitasi di RSUD Sulbar dapat semakin optimal serta mendukung terciptanya pelayanan kesehatan yang profesional, aman, dan berorientasi pada keselamatan pasien serta kelestarian lingkungan.
(Adm/rls)











