Lewat Aplikasi e-PPGBM, Dinkes Sulbar Dukung Satu Data Kesehatan Anak

- Jurnalis

Sabtu, 18 Februari 2023 - 04:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Kadis Kesehatan Sulbar drg. Asran Masdy menjadi narasumber dalam kegiatan Pojok Statistik, foto: dok.ist)

(Kadis Kesehatan Sulbar drg. Asran Masdy menjadi narasumber dalam kegiatan Pojok Statistik, foto: dok.ist)

SULBARPEDIA.COM,- MAMUJU–Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) drg. Asran Masdy menjadi narasumber dalam kegiatan Pojok Statistik yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Barat via zoom meeting, Jumat, (17/2/2023).

Kegiatan yang mengangkat Tema ‘Memahami Satu Data Kesehatan Anak di Sulawesi Barat’ itu, juga turut di ikuti oleh Wakil Bupati Mamuju, Ado Mas’ud, dan Kepala BPS Provinsi Sulawesi Barat, Tina Wahyufitri, dan sejumlah perwakilan sekolah dan mahasiswa.

Dalam kesempatan itu, Asran Masdy mengungkapkan, data di masing-masing instansi saat ini belum kolaboratif. Penyajian data yang berbeda-beda di masing-masing instansi atau opd belum satu portal atau disatukan menjadi satu rujukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya apresiasi BPS lewat edukasi statistik satu data ini, karena saya anggap ini merupakan keinginan kita untuk satu data, artinya data terkait keluarga miskin, penderita stunting, anak balita, itu nantinya bisa di BPS saja, karena sudah satu pintu, karena kita sudah satu portal, jadi bisa dianggap BPS sebagai leader dalam hal penyajian data,”ungkap Asran di awal sambutannya.

(Kadis Kesehatan Sulbar drg. Asran Masdy menjadi narasumber dalam kegiatan Pojok Statistik, foto: dok.ist)

Asran menambahkan, Dinkes Sulbar sendiri mempunyai program penanggulangan balita stunting yang berbasis data lewat aplikasi Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM).

Dengan adanya aplikasi tersebut kata Asran, penetuan status gizi dapat lebih cepat dan akurat. Selain itu, balita yang pertunbuhannya bermasalah juga bisa teridentifikasi dengan cepat, sehingga intervensi dapat dilakukan dengan mudah.

“Ini data yang bersumber dari penginputan seluruh posyandu, pustu dan puskesmas yang pelaporannya langsung ke Kemenkes. Jadi servernya ada di kementrian, dan kami yakini data ini validitasnya bagus karena by name by adress, datanya lengkap dan mudah di akses,”tambahnya.

(Kadis Kesehatan Sulbar drg. Asran Masdy menjadi narasumber dalam kegiatan Pojok Statistik, foto: dok.ist)

Asran menguraikan, data di e-PPGBM mencatat balita stunting di Sulbar berada di angka 24,43 persen. Data itu diambil dari 112.265 jiwa atau 85,89 persen balita di enam kabupate se-Sulbar.

Balita stunting per kabupaten berdasarkan pelaporan e-PPGBM juga diurai Asran, diantaranya Pasangkayu 14,58 persen, Mamuju Tengah 22,48 persen, Mamuju 27,45 persen, Majene 31,07 persen, Polewali Mandar 22,55 persen, dan Mamasa 27,81 persen.

“Ini penginputan dari 98 puskesmas, jadi datanya memang berbeda dengan SSGI. Saya harap melalui kesempatan ini, kalau e-PPGBM disandingkan dengan data yang lain akan lebih valid, data BKKBN juga ada, Dinsos, dan BPS, saya kira kita akan mendapatkan satu data yang lebih akurat dan mampu untuk dipakai menentukan intervensi pencegahan stunting,”kuncinya.

(adv/adm)

Berita Terkait

Bocah Tenggelam di Sekitar Pantai Jalan Arteri Mamuju, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Polda Sulbar Bongkar Penyelundupan 3,5 Ton BBM Subsidi Hendak Dibawa ke Sulsel-Sulteng
RSUD Sulbar Resmikan Layanan MRI, Patologi Anatomi dan Ortodonti
Hanura Sulbar Siap All Out di Pemilu 2029, DPP Turun Langsung Perkuat Konsolidasi
Perayaan Hari Santri 2026 di Pasangkayu Jadi Paling Meriah di Sulbar
Keren! Polda Sulbar Sabet Juara Umum Karate Piala Panglima TNI 2026
DPRD Mamuju Gelar Paripurna Perubahan APBD 2026, Tiga Agenda Utama
IPB Training Latih Petani Sawit Sulbar, Fokus Pupuk Organik dan Pemetaan Kebun

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Bocah Tenggelam di Sekitar Pantai Jalan Arteri Mamuju, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Polda Sulbar Bongkar Penyelundupan 3,5 Ton BBM Subsidi Hendak Dibawa ke Sulsel-Sulteng

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:57 WIB

RSUD Sulbar Resmikan Layanan MRI, Patologi Anatomi dan Ortodonti

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Bikin Resah Warga, Polisi Amankan 21 Motor Knalpot Brong di Mamuju

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Perayaan Hari Santri 2026 di Pasangkayu Jadi Paling Meriah di Sulbar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Keren! Polda Sulbar Sabet Juara Umum Karate Piala Panglima TNI 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:19 WIB

DPRD Mamuju Gelar Paripurna Perubahan APBD 2026, Tiga Agenda Utama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:50 WIB

IPB Training Latih Petani Sawit Sulbar, Fokus Pupuk Organik dan Pemetaan Kebun

Berita Terbaru

Dok.istimewa

Hukum dan Kriminal

Eks Kepala Unit dan Area PNM Mekaar Polman Tersangka Kredit Fiktif Rp 1,2 M

Senin, 26 Okt 2026 - 20:55 WIB

Advertorial

RSUD Sulbar Resmikan Layanan MRI, Patologi Anatomi dan Ortodonti

Senin, 26 Okt 2026 - 15:57 WIB

x