Sulbar Masuk Kelompok Provinsi dengan Tingkat Input Epdeskel Tinggi, Lampaui Rata-rata Nasional

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, Mamuju – Kabar membanggakan datang dari Sulawesi Barat, yang berhasil mencatatkan tingkat penginputan data Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan (Epdeskel) yang melampaui rata-rata nasional. Bahkan, capaian ini menempatkan Sulbar dalam kelompok provinsi dengan tingkat input tertinggi di Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) per 31 Maret 2026, tingkat penginputan data Epdeskel di Sulawesi Barat mencapai 62,19 persen. Angka ini jauh di atas rata-rata nasional yang hanya 34,50 persen. Dengan capaian ini, Sulbar masuk dalam daftar 10 provinsi terbaik secara nasional, mengungguli provinsi-provinsi besar seperti Jawa Tengah (61,73%), Jawa Timur (55,87%), dan Jawa Barat (50,31%).

Secara rinci jika dikhususkan untuk evaluasi Perkembangan Desa, Provinsi Sulawesi Barat berada di urutan delapan secara nasional, dan jika digabungkan Desa dan Kelurahan Provinsi Sulawesi Barat berada di urutan sembilam secara nasional, diatas rata-rata nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemendagri melalui Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa telah menetapkan kategori tingkat perkembangan desa dan kelurahan tahun 2026 dalam Surat Nomor 100.3.3.9/3059/BPD tertanggal 3 Juni 2026. Evaluasi ini bertujuan memetakan keberhasilan pembangunan di bidang pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan.

Hasilnya, dari total desa dan kelurahan di Sulawesi Barat yang sudah menginput data, tercatat: Cepat Berkembang: 186 desa/kelurahan (32,35%), Berkembang: 190 desa/kelurahan (33,04%), Kurang Berkembang: 27 desa/kelurahan (4,70%). Artinya, hampir dua pertiga (65,39%) desa dan kelurahan di Sulbar masuk dalam kategori berkembang dan cepat berkembang. Ini menunjukkan bahwa pembangunan di wilayah pedesaan Sulbar bergerak positif.

Kepala Dinas Dinsos P3APMD Provinsi Sulbar, Darmawati, mengungkapkan bahwa prestasi ini tidak lepas dari program unggulan Gubernur Sulbar Suhardi Duka.

“Salah satu indikator penyaluran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk tambahan penghasilan kepala desa, sekretaris desa, kaur, dan kasi desa adalah desa harus melakukan input data. Ini menjadi pemicu semangat desa-desa di Sulbar untuk segera memperbarui datanya,” jelas Darmawati.

Ia menambahkan, desa dengan kategori Cepat Berkembang dan Berkembang juga berkesempatan mengikuti penjaringan Desa dan Kelurahan Berprestasi tingkat nasional tahun 2026.

Meski capaiannya menggembirakan, masih ada pekerjaan rumah. Masih terdapat 27 desa/kelurahan (4,70%) yang masuk kategori Kurang Berkembang. Selain itu, data Epdeskel untuk kelurahan di Sulbar tercatat 0 persen, artinya belum ada satu pun kelurahan yang menginput data.

“Kita perlu meningkatkan partisipasi dalam pengisian data Epdeskel, terutama untuk kelurahan dan desa-desa yang masih kurang berkembang. Data yang akurat dan mutakhir menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembinaan yang tepat sasaran,” pungkasnya.

Secara umum, capaian ini menjadi modal besar bagi Sulawesi Barat untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa, memperkuat pelayanan publik, serta mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa, imbuhnya.

10 Provinsi dengan Input Data Epdeskel Tertinggi:

1. DKI Jakarta – 100%

2. Kepulauan Bangka Belitung – 97,71%

3. DI Yogyakarta – 92,47%

4. Banten – 91,17%

5. Bali – 90,78%

6. Sulawesi Tengah – 83,99%

7. Sumatera Barat – 83,64%

8. Kalimantan Selatan – 78,82%

9. Sulawesi Barat – 62,19%

10. Jawa Tengah – 61,73%

(11. Jawa Timur – 55,87%, 12. Jawa Barat – 50,31%)

(Rls)

Berita Terkait

Tingkatkan Kualitas Layanan: RSUD Sulbar Hadirkan Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Baru
Perdana, RSUD Sulbar Berhasil Laksanakan Operasi Rekonstruksi Kelopak Mata
Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal
Menang Gugatan Lawan BRI, Polisi di Mamuju Ancang-ancang Lanjut Proses Pidana
Survei Terravox: 81,5% Masyarakat Sulbar Puas dengan Kinerja Gubernur Suhardi Duka
Gubernur SDK Terima Laporan Perkembangan Organisasi Ikatan Jurnalis Sulbar 
Kapolresta Pimpin Langsung Penangkapan Pelaku Pemukulan Anggota Polisi Saat Demo BWS
Gubernur SDK Ultimatum Perusahaan Sawit: Kalau Ada Perintah Pusat, Saya Cabut Izinnya, Harga TBS Tak Wajar

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:29 WIB

Sulbar Masuk Kelompok Provinsi dengan Tingkat Input Epdeskel Tinggi, Lampaui Rata-rata Nasional

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:12 WIB

Kapolresta Pimpin Langsung Penangkapan Pelaku Pemukulan Anggota Polisi Saat Demo BWS

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:38 WIB

BNI Kokohkan Komitmen ESG, Perkuat Pembiayaan Hijau dan Transisi Energi Nasional

Senin, 1 Juni 2026 - 11:58 WIB

SMSI Mamuju Tengah: Kerja Jurnalistik Berlandaskan Pancasila dan Berintegritas

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:30 WIB

RSUD Sulbar Ajak Masyarakat Nikmati Hidangan Kurban dengan Bijak, Kesehatan Tetap Terjaga di Hari Raya Idul Adha

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:49 WIB

Resmi Nahkodai Hanura Sulbar 2025-2030, Andi Dodi Hermawan Tegaskan Komitmen Pro Rakyat

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:31 WIB

MUSDA IV Hanura Sulbar Digelar, Andi Dodi Hermawan Calon Tunggal Ketua DPD

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:03 WIB

Pemuda Paraili Soroti Jalan Berlumpur di Desanya: “Akses Warga Terganggu”

Berita Terbaru

x