Pemprov. Sulbar Akan Santuni 690 Orang Miskin Terdampak Covid-19

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2020 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA. COM, – Akibat wabah Covid-19, kondisi sosial ekonomi masyarakat mulai memprihatikan. Hal ini diamini oleh Gubernur Sulawesi Barat,Ali Baal Masdar, sehari sebelum mengikuti rapat koordinasi Bansos Tunai dalam penanganan Covid 19 dengan Menteri Sosial RI melalui Video Conference (15/4).

Ali yang juga adalah Ketua Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid 19 di Sulawesi Barat ini menguraikan sejumlah program yang dipersiapkan dalam penanganan dampak sosial ekonomi wabah Covid 19.

“wabah ini sungguh memberi dampak kepada masyarakat kita. Khususnya mereka yang bergerak di sektor jasa, kuliner atau UMKM. Contohnya Warkop dan Café sudah banyak yang tutup. Bahkan karyawan yang di PHK dan dirumahkan juga ada. Aktivitas ekonomi berkurang. Oleh karena itu Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat sementara melakukan refoccusing kegiatan dan realokasi anggaran yang diarahkan pada penanggulangan wabah ini dengan tiga sektor yakni kesehatan, dampak ekonomi dan penyediaan jaringan pengamanan social”, jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikesempatan itu, Ali juga menambahkan bahwa dalam mengantisipasi dampak ekonomi dan penyediaan jaringan pengamanan sosial Pemerintah telah menyusun rencana pembagian sembako yang merupakan donasi dari pejabat lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Selain itu, melalui Dinas Koperindag, terdapat juga bantuan dana stimulan untuk UMKM yang terdampak wabah Covid 19, dan untuk menanggulangi keresahan warga yang kehilangan pekerjaan maka pemerintah menyiapkan program Padat Karya Produktif serta pelatihan kompetensi yang akan langsung dieksekusi oleh Dinas Ketenagakerjaan. Selanjutnya melalui program MARASA, juga akan diarahkan 30 % pada program padat karya melalui Dinas PMD. Selain itu, juga telah dipersiapkan sejumlah bantuan sosial melalui Dinas Sosial.

“InsyaAllah semua ini akan tersalurkan dalam waktu dekat. Kita bersabar dulu. Pemerintah ada untuk Masyarakat”, ungkapnya.

Setelah diterbitkannya Instruksi Presiden Nomor 4 tahun 2020 tentang Refoccusing kegiatan, realokasi anggaran serta pengadaan barang dan Jasa dalam rangka percepatan penangaan Covid 19, kemudian disusul dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 tahun 2020 tentang Pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan Covid 19 di lingkungan Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat segera melakukan koordinasi internal untuk menjawab beberapa kondisi masyarakat yang terdampak akibat wabah covid 19.
Jauh sebelum Kementerian Sosial menganjurkan kepada pemerintah Daerah untuk mempersiapkan dan menyediakan Jaringan Pengamanan Sosial sebagai bentuk pencegahan dampak wabah Covid 19, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Sosial telah mempersiapkan dan merencanakan program Bansos Sembako dan Bansos Tunai untuk masyarakat dan telah melakukan koordinasi dengan 6 kabupaten se-Sulawesi Barat.

“koordinasi dengan Kabupaten ini sebagai langkah untuk memverifikasi data dari kantong-kantong kemiskinan yang dimulai dari level Pemerintahan di bawah kami. Program Bansos Sembako dan Tunai yang digunakan melalui APBD Sulawesi Barat ini adalah untuk masyarakat pra sejahtera kita yang belum dicover oleh APBN ataupun APBD kabupaten”, jelas Kadis Sosial Provinsi Sulawesi Barat,Bau Akram Dai.

Berdasarkan data BPS Sulawesi Barat dalam angka 2020, dari jumlah penduduk Sulawesi Barat sekita 1. 380. 256 Jiwa terdapat sekitar 151,87 ribu jiwa yang masuk dalam kategori miskin. Dari jumlah ini, Kementerian Sosial RI telah mengintervensi masyarakat miskin di Sulawesi Barat melalui Program Kesejahteraan Sosial berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang ditetapkan melalui Kepmensos 8/HUK/2019 dengan sasaran 140.760 Rumah Tangga, atau 617,753 Jiwa atau 152.282 Keluarga.

Kemudian, sebagaimana yang terdapat dalam Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (Siks-NG) melalui Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 032/HUK/2020 bahwa Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan tahun 2020 tahap 1 di Sulawesi Barat adalah 636,309 Jiwa. Selain itu, masih melalui APBN dengan Bantuan Sosial Sembako untuk Sulawesi Barat, Kemensos menyasar 76.556 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) serta PKH tahap II 2020 sebanyak 58.966 KPM.

Melalui rapat Koordinasi yang langsung dipimpin oleh Menteri Sosial RI, Jualiari P Batubara, menyebutkan bahwa sebagai bentuk pencegahan dampak covid 19 maka Kemensos mempersiapkan Bantuan Sosial Tunai untuk masyarakat selama 3(tiga) bulan yang terhitung mulai April hingga Juni. Sementara itu, kepada Sulawesi Barat akan diberikan quota sebanyak 75.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk Bansos Tunai tersebut.

“Alhamdulillah Kementerian Sosial sedang mempersiapkan Bansos Tunai dan nanti juga Pemprov Sulawesi Barat akan menyalurkan Bansos Sembako dan Bansos Tunai untuk masyarakat kita. Kita masih menunggu data dari kabupaten. Pastinya untuk Bansos dari APBD Sulbar ini, quota yang dipersiapkan adalah 690 KPM. Dengan Bansos ini kita berharap masyarakat kita bisa bertahan di tengah terpaan wabah Covid 19”, tutup Kadis Sosial Sulawesi Barat.

 

(adv/lal)

 

Berita Terkait

Operasi Sendi di RSUD Sulbar Berhasil, Lansia Kembali Berjalan
Ironi di Tanah Subur Mamasa: Potensi Emas yang Terpasung Akses dan Keengganan Regenerasi
Sekda Sulbar Junda Maulana Terima Audiensi BPS, Bahas Sensus Ekonomi dan Data Sektoral
Sulbar Masuk Kelompok Provinsi dengan Tingkat Input Epdeskel Tinggi, Lampaui Rata-rata Nasional
Menang Gugatan Lawan BRI, Polisi di Mamuju Ancang-ancang Lanjut Proses Pidana
Kapolresta Pimpin Langsung Penangkapan Pelaku Pemukulan Anggota Polisi Saat Demo BWS
Resmi Nahkodai Hanura Sulbar 2025-2030, Andi Dodi Hermawan Tegaskan Komitmen Pro Rakyat
Calon Mitra Tambahan Sensus Ekonomi 2026 Kecewa, Sistem Pendaftaran BPS Diduga Bermasalah 

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:56 WIB

Wakil Ketua DPRD Mateng Hamka:  Kehadiran SMSI untuk Penguatan Media Lokal

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:10 WIB

Wabup Mateng Askary Anwar: SMSI Mitra Strategis Pemerintah Daerah dalam Menyebarluaskan lnformasi

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:18 WIB

Tabur Bunga di Dermaga Pantai Babana, Polres Mamuju Tengah Kenang Jasa Pahlawan dalam Rangka HUT Bhayangkari ke-80

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:03 WIB

Sambang Malam Bhabinkamtibmas Desa Topoyo, Wujud Nyata Kehadiran Polri Menjaga Keamanan dan Kedekatan dengan Warga

Senin, 29 Juni 2026 - 17:03 WIB

Patroli Dialogis Malam Hari, Bhabinkamtibmas Desa Topoyo Sambangi Warga dan Sampaikan Pesan Kamtibmas

Senin, 29 Juni 2026 - 16:49 WIB

Hadiri Konfercab Ke 1 GMNI Mateng, Askary: Dapat Melahirkan Gagasan-Gagasan Konstruktif  

Senin, 29 Juni 2026 - 16:34 WIB

Hadiri Konfercab Ke 1 GMNI , SMSI Mateng Dorong Berkolaborasi dengan Insan Pers

Senin, 29 Juni 2026 - 10:49 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Topoyo Hadiri Pembinaan Posyandu dan Penyuluhan Pencegahan Stunting Bersama TP PKK Mamuju Tengah

Berita Terbaru

x