MATENG,Sulbarpedia – Tergabung dalam Aliansi Petani Sawit menggugat Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), kembali lagi menggelar demonstrasi. Hal ini dilakukan Massa untuk mendesak stabilitas Harga Tandan Buah Segar (TBS) sesuai yang telah di tetapkan oleh tim penetapan indeks’k dan pemerintah Provinsi melalui Dinas Perkebunan Sulbar. Rabu (08/06/22)
Aliansi Petani Sawit Mateng, mendatangi Kantor DPRD Mamuju Tengah dengan membawa atribut spanduk bertuliskan, “Kantor DPRD Mateng di Segel”.
Aksi hari ini, Aliansi petani sawit Mateng menduga ada persekongkolan jahat antara pemerintah Kabupaten, DPRD Mateng, bersama para pihak perusahaan sehingga sampai hari ini, harga TBS tak kunjung membaik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami menduga ada persekongkolan yang dilakukan pihak pemerintah Kabupaten dan Perusahan Sawit,” ujar Korlap Sahdan Pakkambak
Massa aksi membawak dua tuntutan yaitu :
1. Normalkan Harga Sawit di Kabupaten Mamuju Tengah.
2. Stop Tindakan Refrensif Aparat Terhadap Petani Sawit (**)











