Bupati Mamuju Sutinah Kunjungi Posyandu Sekaligus Sosialisasi Pelaksanaan PIN Polio

- Jurnalis

Senin, 22 Juli 2024 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM,- Bupati Kabupaten Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi melakukan kunjungan ke Posyandu. Sutinah juga mensosialisasikan pelaksanaan pekan imunisasi nasional (PIN) Polio serentak di seluruh Indonesia mulai 23 Juli 2024.

Kunjungan berlangsung di Posyandu Kaswari, Lingkungan Padangpanga Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju pada Senin (22/7/2024) pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksanaan imunisasi polio kata Sutinah, adalah cara paling sederhana dalam upaya memutus penyebaran virus polio yang saat ini dilaporkan telah terjadi di sejumlah wilayah di tanah air dan telah ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB).

Oleh karenanya, ia mengajak semua lapisan masyarakat untuk berbondong-bondong ke tempat pelayanan imunisasi, baik di Posyandu ataupun tempat layanan lainnnya yang telah ditentukan.

“Pemberian imunisasi ini gratis, untuk itu taki Ssola tau mambawa anak, saudara atau tetangga ke Posyandu, demi memutus penyebaran polio, untuk Mamuju yang lebih maju dan sehat,” tutur Sutinah.

Sementara Kepala Bidang Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mamuju, Firmawaty Sewang menjelaskan secara teknis pencanangan PIN Polio tahap dua yang akan dilaksanakan serentak pada Selasa, 23 Juli 2024 besok. Sasarannya adalah semua anak usia 0-7 tahun 11 bulan 29 hari, tanpa memandang status imunisasi sebelumnya.

“Sasarannya adalah adak usia 0-7 tahun,” kata Firma.

Baca Juga: Sutinah Minta TPPS Kerja Optimal, Target Angka Balita Ditimbang di Posyandu 100% Bulan Ini

Untuk diketahui, polio adalah penyakit yang disebabkan virus dan menyerang sistem saraf pusat, sehingga menyebabkan kerusakan pada sistem saraf motorik. Kondisi ini dapat mengakibatkan kelumpuhan pada otot, baik yang bersifat sementara maupun permanen.

Pada kasus yang lebih berat, polio dapat memengaruhi kemampuan bernapas dan menelan pada anak. Penyakit ini tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, namun dapat dicegah melalui vaksinasi.

(adv/adm)

Berita Terkait

Ketua DPRD Sulbar Dorong Sinergi Daerah Perkuat Kemandirian Pangan untuk Kendalikan Inflasi
Sekretariat DPRD Sulbar Dinobatkan sebagai OPD Pembayar Zakat Terbaik 2025 di Rakorda BAZNAS
Komisi IV DPRD Sulbar Bahas Program Kerja 2025 dan Tekankan Penanganan Stunting
Waka DPRD Pasangkayu Hadiri Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-97
Hari Sumpah Pemuda ke-97, Gubernur Sulbar Ajak Pemuda Bergerak Hadapi Perubahan Zaman
Polisi Amankan 3 Pikap Muat Pupuk Subsidi di Mamuju, Sopir-Kernet Diperiksa
Polisi Tetapkan 1 Orang Tersangka Kasus Penyelundupan 200 Karung Pupuk Subsidi 
DPRD Pasangkayu Gelar Rapat Paripurna Nota Kesepakatan KUA-PPAS 2026

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 17:39 WIB

Kesbangpol Sulbar Gelar  Sosialisasi Digitalisasi Layanan Ormas dan ASN

Minggu, 7 Desember 2025 - 09:33 WIB

Kades Tersangka Korupsi yang Sempat DPO, Resmi Ditangkap dan Ditahan Polresta Mamuju

Kamis, 4 Desember 2025 - 21:00 WIB

Mammesa Grow GLI Batch 5 Edukasi Warga di Polewali Mandar

Rabu, 3 Desember 2025 - 14:54 WIB

Toilet RSUD Sulbar Banyak Tak Berfungsi gegara Septic Tank Penuh, Baru Diperbaiki 2026

Rabu, 3 Desember 2025 - 13:03 WIB

Hampir Semua Toilet Rusak, RSUD Provinsi Sulbar Dikeluhkan Keluarga Pasien

Senin, 1 Desember 2025 - 19:50 WIB

Sengketa Lahan Berujung Maut, di Kalukku

Rabu, 26 November 2025 - 09:18 WIB

KOHATI Majene Dorong Gerakan Anti Kekerasan terhadap Perempuan Lewat Keteladanan Fatimah az-Zahra

Selasa, 25 November 2025 - 14:19 WIB

Kabur Usai Ditetapkan Tersangka, Kades di Mamuju Masuk Daftar Pencarian Orang 

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Mammesa Grow GLI Batch 5 Edukasi Warga di Polewali Mandar

Kamis, 4 Des 2025 - 21:00 WIB

x