MAMUJU TENGAH – Ketua Pemuda Desa Tabolang, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Dirham, menyoroti kondisi jalan Trans Sulawesi di wilayah setempat dipenuhi lubang hasil patching aspal.
Lubang-lubang terlihat bertebaran mulai dari depan lapangan sepak bola Desa Tabolang hingga persimpangan jalan swakarsa, Desa Tangkau.
Dirham mengungkapkan, kondisi ini telah memicu sejumlah kecelakaan lalu lintas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baru-baru ini, seorang pengendara dilaporkan terjebak ke dalam lubang patching hingga menyebabkan kecelakaan.
Beruntung korban tidak mengalami luka serius.
“Dalam sepekan ini, ada sekitar lima kasus kecelakaan akibat lubang tersebut,” ungkap Dirham dikonfirmasi Tribunsulbar, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, lubang patching tersebar di sepanjang ruas jalan tersebut sudah lama dibiarkan tanpa perbaikan.
Kondisi ini tak hanya meresahkan warga Tabolang, tetapi juga pengendara dari berbagai provinsi yang melintas di jalur Trans Sulawesi.
“Lubang patching ini sudah sangat meresahkan. Kami melihat sudah ada beberapa korban akibat kelalaian dalam penanganan jalan ini,” tambahnya.
Dirham meminta pihak terkait, segera menindaklanjuti keluhan masyarakat.
Ia menekankan perlunya solusi agar keselamatan pengguna jalan tidak terus terancam.
“Kalau memang masih lama pengerjaannya, jangan dikasih lubang begini. Ini membahayakan,” pintanya tegas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait penanganan lubang patching di ruas Trans Sulawesi Desa Tabolang.(*)











