Di STAIN Majene, Sekda Sulbar Tekankan Peran Akademisi Jawab Tantangan Daerah

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, Majene – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka, menghadiri Sidang Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka pengukuhan Guru Besar Tetap di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene, Rabu (29/4/2026).

Dalam sambutannya, Junda menyampaikan harapan agar Sulawesi Barat terus tumbuh menjadi daerah yang maju dan sejahtera, terutama menjelang usia ke-22 tahun pada September mendatang. Namun, di balik capaian yang ada, ia mengingatkan masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan bersama.

Salah satu tantangan utama, kata dia, adalah kondisi geografis dan infrastruktur. Hingga kini, jalan provinsi yang tergolong layak baru sekitar 49 persen. Kondisi ini, menurutnya, masih menjadi kendala serius, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masih ada kejadian ibu melahirkan di jalan karena akses yang sulit. Ini menyangkut hak dasar masyarakat yang harus kita jawab bersama,” ujarnya.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi Sulbar yang berada di atas rata-rata nasional, sekitar 5,35 persen, dinilai belum sepenuhnya inklusif. Hal ini terlihat dari angka kemiskinan yang masih berada di kisaran 10,1 persen, lebih tinggi dari nasional.

Meski demikian, Junda menilai ada progres signifikan jika dibandingkan dengan kondisi sebelum Sulbar terbentuk, di mana angka kemiskinan saat itu mencapai 19 persen.

Di sektor lain, persoalan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga menjadi perhatian. Ia menyoroti masih tingginya angka kematian ibu dan bayi, kasus gizi buruk, serta prevalensi stunting yang saat ini berada di angka 35 persen.

“Artinya, dari 100 anak yang lahir, ada sekitar 35 yang berpotensi stunting. Ini tentu menjadi tantangan besar kita menuju Indonesia Emas,” jelasnya.

Ia juga menyinggung persoalan sosial dan budaya, termasuk potensi konflik horizontal serta dinamika politik yang perlu dikelola dengan baik agar tidak menghambat pembangunan.

Menurutnya, kompleksitas persoalan tersebut tidak bisa diselesaikan dengan cara instan. Dibutuhkan pendekatan yang komprehensif, berbasis data, dan didukung oleh kajian ilmiah.

Karena itu, Junda menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dan para akademisi dalam membantu pemerintah daerah merumuskan kebijakan yang tepat.

“Kami berharap para ilmuwan dan perguruan tinggi bisa aktif memberikan rekomendasi. Baik diminta maupun tidak, kontribusi keilmuan sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan daerah,” katanya.

Ia juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap capaian sumber daya manusia Sulbar. Saat ini, tercatat ada sekitar 82 profesor asal Sulbar yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

“Ini potensi besar. Kami membuka ruang kerja sama seluas-luasnya, khususnya dalam penelitian untuk mendorong kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

(Rls)

Berita Terkait

Gubernur Suhardi Duka Motivasi 1.476 Patriot Muda Tim Ekspedisi Patriot 2026
DPRD Sulbar Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Terima KUA-PPAS 2027 dan Bentuk Panitia Pemilihan Calon Wakil Gubernur
HUT Mamuju ke-486, Bupati Sutinah Dorong Pelestarian Bahasa Daerah Mamuju
Genjot Kinerja Sekretariat DPRD Sulbar, Ridwan Djafar Dorong Pemanfaatan AI yang Beretika
Bupati Mamuju Buka Aksi Transplantasi 213 Fragmen Terumbu Karang
Sekprov Buka Manakarra Fair, Memberikan Dampak Kepada Sektor Perekonomian
Suhardi Duka Kenang Perjuangan RS Mitra Manakarra Bangkit dari Gempa, Siapkan Ekspansi pada 2027
Bayi Kembar Empat Lahir Selamat di RSUD Sulbar

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Sungai Budong-Budong Menghitam, Fungsionaris PB HMI Menduga Pembuangan Limbah Prusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Kapolres Mateng Perkuat Sinergi Bersama Satgas El Nino dan Karhutla Hadapi Kekeringan

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:24 WIB

BKTM Lembah Hopo lngatkan Warga Bahaya Kebakaran di Musim Kemarau

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Polri Rawat Harmoni, Jaga Pangale Tetap Damai

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Polri Hadir di Tengah Kemarau, Air Bersih Mengalir untuk Warga Kayu Calla

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Kemarau Melanda, Polri Hadir Kawal Air Bersih untuk Warga Paraili

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Bupati Mateng Jalan Santai di Kec.Karossa dalam Rangka Hut RI Ke-81

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Personil Polsek Karossa Pengamanan Jalan Santai dalam Rangka Hut RI Ke-81

Berita Terbaru

Berita Terbaru

BKTM Lembah Hopo lngatkan Warga Bahaya Kebakaran di Musim Kemarau

Senin, 10 Agu 2026 - 13:24 WIB

Berita Terbaru

Polri Rawat Harmoni, Jaga Pangale Tetap Damai

Senin, 10 Agu 2026 - 13:17 WIB

x