Dinkes Mamuju Ungkap Kunjungan Ortu Bawa Balita ke Posyandu Kurang, Harap Peran Aktif Pemdes

- Jurnalis

Rabu, 29 Mei 2024 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Kabid Kesmas Dinkes Mamuju Dewi Sundari, foto: dok.ist)

(Kabid Kesmas Dinkes Mamuju Dewi Sundari, foto: dok.ist)

SULBARPEDIA.COM,- Mamuju, Angka prevalensi stunting di Kabupaten Mamuju telah menurun di tahun 2023 lalu menjadi 32,78 persen. Kendati begitu capaian tersebut dirasakan belum begitu optimal.

Berdasarkan data Studi Kasus Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 angka prevalensi stunting di Kabupaten Mamuju tercatat 33,85 persen. Kemudian turun di tahun 2023 menjadi 32,78 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menyikapi hal tersebut, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mamuju Dewi Sundari, mengatakan bahwa sesungguhnya upaya penanganan stunting telah dioptimalkan.

Hal itu kata dia, melalui pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang melibatkan hampir semua komponen yang terkait dengan penanganan stunting dari hulu ke hilir.

“Namun tantangannya, sejumlah kompoenen dalam TPPS dimaksud, belum begitu maksimal dalam mendorong upaya terintegrasi, sehingga masih terdapat ruang yang membuat penanganan stunting jadi kurang maksimal,” kata Dewi kepada wartawan, Selasa (28/5/2024).

Ia mencontohkan, kunjungan masyarakat yang membawa balita ke Posyandu masih terbilang kurang, sehingga jumlah balita yang ditimbang dan diukur juga tidak dapat menjadi acuan menyeluruh terhadap jumlah anak yang sehat ataupun mengalami potensi stunting.

“Hal ini salah satunya membutuhkan peran dari aparat pemerintahan di tingkat desa, yang merupakan tingkatan pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” sebut Dewi.

Baca Juga: Dinkes Mamuju Gelar Rakor dan Evaluasi 12 Indikator SPM Bidang Kesehatan

Dewi menuturkan seyogyanya aparat desa dapat lebih aktif dan mengajak masyarakat untuk datang ke Posyandu sehingga persentase balita diukur maupun ditimbang dapat lebih valid dan mencapai persentase maksimal.

“Jika hal tersebut dapat dilakukan maka kondisi real tentang data stunting dapat lebih objektif dan memenuhi persentase maksimal, sehingga intervensi secara dini bisa dilakukan atau menekan munculnya stunting baru,” imbuhnya.

(adv/adm)

Berita Terkait

Ketua DPRD Sulbar Pimpin Paripurna Penyerahan LHP BPK atas LKPD Tahun Anggaran 2025
Sekda Sulbar Junda Maulana Terima Audiensi BPS, Bahas Sensus Ekonomi dan Data Sektoral
Terima Audiensi Kominfo Majene, Ridwan Sarankan Pelayanan Publik Berbasis Digital dan Terintegrasi
Sulbar Masuk Kelompok Provinsi dengan Tingkat Input Epdeskel Tinggi, Lampaui Rata-rata Nasional
Tingkatkan Kualitas Layanan: RSUD Sulbar Hadirkan Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Baru
Perdana, RSUD Sulbar Berhasil Laksanakan Operasi Rekonstruksi Kelopak Mata
Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal
Survei Terravox: 81,5% Masyarakat Sulbar Puas dengan Kinerja Gubernur Suhardi Duka

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:58 WIB

Sekda Sulbar Junda Maulana Terima Audiensi BPS, Bahas Sensus Ekonomi dan Data Sektoral

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:29 WIB

Sulbar Masuk Kelompok Provinsi dengan Tingkat Input Epdeskel Tinggi, Lampaui Rata-rata Nasional

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:37 WIB

Menang Gugatan Lawan BRI, Polisi di Mamuju Ancang-ancang Lanjut Proses Pidana

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:12 WIB

Kapolresta Pimpin Langsung Penangkapan Pelaku Pemukulan Anggota Polisi Saat Demo BWS

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:49 WIB

Resmi Nahkodai Hanura Sulbar 2025-2030, Andi Dodi Hermawan Tegaskan Komitmen Pro Rakyat

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:47 WIB

Balang Nipa – Passokkorang: Sejarah dan Konflik Kerajaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:01 WIB

Calon Mitra Tambahan Sensus Ekonomi 2026 Kecewa, Sistem Pendaftaran BPS Diduga Bermasalah 

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:43 WIB

Peringati Hari Perawat Internasional, RSUD Sulbar Edukasi Pencegahan Campak dan Budaya Cuci Tangan

Berita Terbaru

x