Disparbud Mamuju Dorong Reputasi Kain Tenun Sekomandi Lewat UMKM untuk Perkuat Branding

- Jurnalis

Kamis, 20 Maret 2025 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM,- Dinas Pariwisatan dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju terus melakukan langkah konkret untuk membangun reputasi kain tenun sekomandi sebagai aset budaya kekayaan intelektual untuk para UMKM yang sedang merintis usahanya.

Kain tenun sekomadi telah mendapat pengakuan objek kekayaan intelektual atau KI dan telah terdaftar sebagai indikator geografis (IG) melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

(Kabid Seni Budaya Disparbud Mamuju Marwan Haruna, foto: dok.ist)

Kepala Bidang Seni dan Budaya Dinas Pariswisata dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju, Marwan Haruna mengatakan, Pemkab Mamuju melalui Disparbud tengah mengupayakan melakukan koordinasi terkait packaging branding ke Kemenkumham.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Inilah nanti kami rencakan nanti untuk berkoordinasi di Kemenkumham terkait packaging branding ini untuk membawa materi terkait ketika ada pelanggaran pelanggaran bila ada yang membuat motif motif mirip kain sekomandi tetapi bukan tenunan, nah hal ini kita ingin menggali lebih dalam soal cara pengawasannya,” tuturnya kepada wartawan, di Kantornya, Rabu (5/2/2025).

Marwan menjelaskan, indikasi geografis suatu tanda menunjukkan bahwa sebuah daerah asal suatu barang produk yang karena faktor lingkungan geografis termasuk faktor alam, faktor manusia, atau kombinasi dari kedua faktor tersebut memberikan reputasi, kualitas, dan karakteristik tertentu pada barang atau produk yang dihasilkan.

“Hak komunal untuk Masyarakat Kalumpang salahsatunya tenun Sekomandi, tinggal bagaimana masyarakat paham terkait proses penjualannya nanti termasuk produksinya harus punya packaging dan mesti yang ditampilkan di kain itu ada logo indikator geografis,” terangnya.

Ia menambahkan, Kain tenun Sekomandi pembuatannya memakan waktu cukup lama karena proses yang membutuhkan keterampilan, ketelitian, dan kesabaran.

keistimewaan tenun sekomandi Kalumpang terdapat di pola dan motifnya yang bernilai simbolis serta dipenuhi filosofi dan budaya dari masyarakat Kecamatan Kalumpang dan Bonehau. Hal lainnya, ciri khas tenun tersebut, mulai dari cara pembuatan, motif, tata cara pelaksanaan, hingga sejarahnya, sehingga dibentuklah sebuah komunitas atau asosiasi.

“Selanjutnya, kalau kami di Disparbud ini terkait masalah UMKM yang memang fokus untuk produksinya karena di lingkup khusus memang untuk penenun ada beberapa kelompok yang tergabung di asosiasi ini di dua daerah, Kalumoang dan Bonehau,” tutupnya.

(adv/adm)

Berita Terkait

DPRD Sulbar Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Terima KUA-PPAS 2027 dan Bentuk Panitia Pemilihan Calon Wakil Gubernur
HUT Mamuju ke-486, Bupati Sutinah Dorong Pelestarian Bahasa Daerah Mamuju
Genjot Kinerja Sekretariat DPRD Sulbar, Ridwan Djafar Dorong Pemanfaatan AI yang Beretika
Bupati Mamuju Buka Aksi Transplantasi 213 Fragmen Terumbu Karang
Sekprov Buka Manakarra Fair, Memberikan Dampak Kepada Sektor Perekonomian
Suhardi Duka Kenang Perjuangan RS Mitra Manakarra Bangkit dari Gempa, Siapkan Ekspansi pada 2027
Bayi Kembar Empat Lahir Selamat di RSUD Sulbar
Peringati HANI 2026, RSUD Sulbar Edukasi Bahaya Narkoba untuk Wujudkan Generasi Sehat dan SDM Unggul

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:03 WIB

Saat Ombak Mengganas, Polairud Polres Mamuju Tengah Menjadi Garda Terdepan Jaga Keselamatan Nelayan dan Pesisir

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:47 WIB

Tak Ada Ruang bagi Knalpot Brong, Satlantas Tindak 11 Kendaraan Demi Ketenangan

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:35 WIB

Sidokkes Polres Mamuju Tengah Perketat Pengawasan Keamanan Pangan Program MBG

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:32 WIB

Ketukan Pintu Demi Masa Depan Generasi: BKTM Desa Budong Budong Ajak Orang Tua Bentengi Anak dari Kenakalan Remaja

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:23 WIB

Bhabinkamtibmas Topoyo Tetap Mengetuk Pintu Kepedulian Demi Keselamatan Warga saat Sebagian Terleap

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:12 WIB

Apel Bersama Pengamanan Fun Run Mateng 2026 Wujud Komitmen Hadirkan Kegiatan yang Aman dan Berkesan

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:19 WIB

BKTM Kayu Calla Hadir Kenalkan Polisi Sebagai Sahabat Anak

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:14 WIB

Semangat Kemerdekaan Mulai Disatukan, BKTM Karossa Hadir Kawal Persiapan Perayaan HUT RI ke-81 Demi Kebersamaan Warga

Berita Terbaru

x