Gerak Cepat Tangani Dugaan Keracunan MBG di Binuang, Pemprov Sulbar Pastikan Anak Aman

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, Polman – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bergerak cepat menangani dugaan kejadian luar biasa (KLB) keracunan pangan di wilayah Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, sebagai bentuk komitmen melindungi kesehatan masyarakat sekaligus mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi bagian dari Quick Wins Gubernur Sulbar Suhardi Duka yakni Sulbar Sehat.

Pada Sabtu, 14 Februari 2026 sekitar pukul 08.00 WITA, dilaporkan terjadi dugaan keracunan pangan di wilayah kerja Puskesmas Binuang, tepatnya di SDN 10 Paku, Kabupaten Polewali Mandar.

Berdasarkan laporan surveilans, sebanyak 21 orang mengalami gejala seperti sakit perut, mual, muntah, pusing, sakit kepala, dan demam sekitar 15 menit setelah mengonsumsi paket MBG.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari jumlah tersebut, lima orang menjalani perawatan inap, lima orang mengalami gejala ringan dan tidak dirawat, serta sebelas orang telah dinyatakan sembuh. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa jajaran kesehatan langsung melakukan penanganan cepat segera setelah laporan diterima.

Tim surveilans dan Tim Gerak Cepat (TGC) Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar bersama Puskesmas Binuang segera melakukan triase, pemberian terapi simtomatik, serta pemasangan infus bagi pasien yang membutuhkan.

Koordinasi lintas sektor juga dilakukan dengan Dinas Kesehatan kabupaten dan pihak penyelenggara distribusi makanan.

Petugas kesehatan lingkungan telah mengambil sampel makanan untuk pemeriksaan laboratorium, yang saat ini sedang dianalisis oleh Balai POM Mamuju guna memastikan sumber penyebab kejadian.

Hasil investigasi awal menunjukkan dugaan sementara sumber keracunan berasal dari makanan MBG yang didistribusikan pada kegiatan tersebut. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil uji laboratorium serta penyelidikan epidemiologi lanjutan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menegaskan bahwa kejadian ini menjadi perhatian serius sekaligus bahan evaluasi untuk memperkuat standar keamanan pangan dalam pelaksanaan program gizi masyarakat.

DKPPKB Sulbar memastikan program MBG tetap menjadi prioritas strategis daerah karena manfaatnya besar bagi peningkatan status gizi anak.

Pemerintah akan terus memperkuat pengawasan, standar keamanan pangan, serta koordinasi lintas sektor agar program berjalan aman, efektif, dan berkelanjutan.

“Keselamatan dan kesehatan anak adalah prioritas utama. Setiap kejadian akan ditangani secara cepat, transparan, dan profesional,” tegas Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Barat.

(Rls)

Berita Terkait

HUT Mamuju ke-486, Bupati Sutinah Dorong Pelestarian Bahasa Daerah Mamuju
Genjot Kinerja Sekretariat DPRD Sulbar, Ridwan Djafar Dorong Pemanfaatan AI yang Beretika
Bupati Mamuju Buka Aksi Transplantasi 213 Fragmen Terumbu Karang
Sekprov Buka Manakarra Fair, Memberikan Dampak Kepada Sektor Perekonomian
Suhardi Duka Kenang Perjuangan RS Mitra Manakarra Bangkit dari Gempa, Siapkan Ekspansi pada 2027
Bayi Kembar Empat Lahir Selamat di RSUD Sulbar
Peringati HANI 2026, RSUD Sulbar Edukasi Bahaya Narkoba untuk Wujudkan Generasi Sehat dan SDM Unggul
Car Free Day Mamuju Pecah Euforia Piala Dunia 2026, UMKM Ikut Kebagian Rezeki

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:08 WIB

Dirreskrimum Polda Sulbar Supervisi Polres Mamuju Tengah, Tegas Lawan Radikalisme dan Kekerasan Terhadap Anak

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:26 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Karossa Nonton Bareng Piala Dunia Bersama Warga Sekaligus Himbau Kamtibmas

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:54 WIB

Wujudkan Ketahanan Pangan, BKTM Polsek Tobadak Turun Langsung Menanam Jagung

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:41 WIB

Cegah Konflik Meluas, Bhabinkamtibmas Berhasil Damaikan Kasus Pengancaman dengan Problem Sulving Humanis

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:34 WIB

Saat Masyarakat Terlelap, Satlantas Polres Mateng Patrol Menjaga Jalan Tetap Aman dan Kondusif

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:36 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Kayu Calla Hadirkan Solusi Damai, Sengketa Lahan Berakhir Kekeluargaan

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:14 WIB

Satlantas Polres Mamuju Tengah, Edukasi Pelajar SMPN 5 Tobadak Tanamkan Tertib Berlalu Lintas

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:29 WIB

Kapolsek Topoyo Sampaikan Pesan Kamtibmas saat Goto School di SMA 1 Topoyo

Berita Terbaru

x