Gubernur Sulbar Tegaskan Anak Putus Sekolah Tak Boleh Dibiarkan, Tim Khusus Siap Dibentuk

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, Mamuju — Persoalan anak putus sekolah (APS) di Sulawesi Barat kembali menjadi sorotan serius Pemerintah Provinsi. Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), menegaskan bahwa masalah pendidikan tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia dan capaian pembangunan daerah.

Meski pemerintah terus melakukan berbagai upaya perbaikan layanan pendidikan, SDK mengakui angka APS di Sulbar masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan secara tuntas.

Menurutnya, penanganan APS harus dimulai dari hulu dengan mengurai akar persoalan secara menyeluruh. Ia menilai selama ini penyebab anak putus sekolah belum dipetakan secara detail dan berbasis data lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertama kita harus cari akar masalahnya. Bisa saja karena sarana pendidikan, misalnya jumlah bangku SMP kelas tiga tidak sebanding dengan daya tampung SMA dan SMK. Kalau itu selisih, berarti persoalannya ada di sarana. Tapi kalau ternyata seimbang, maka harus ditelusuri apakah karena ekonomi, persoalan mental, atau bahkan karena anak sudah masuk dunia kerja,” ujar Suhardi Duka, Selasa (13/1/2026).

SDK menegaskan, pemetaan yang akurat akan menentukan efektivitas kebijakan dan program intervensi yang dijalankan pemerintah. Tanpa data yang jelas, intervensi berisiko tidak tepat sasaran.

“Kalau semua itu sudah kita ketahui, barulah di situ kita bisa mengambil kebijakan-kebijakan apa yang perlu diintervensi secara tepat,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa anak putus sekolah bukan persoalan kecil, melainkan isu strategis yang berpengaruh langsung terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Barat.

“APS ini adalah masalah serius dan tidak boleh dibiarkan terus-menerus. Kalau ini bisa kita atasi, upaya meningkatkan IPM Sulbar akan jauh lebih maksimal,” tegas SDK.

Diketahui, pada tahun 2025 IPM Sulbar mengalami kenaikan sekitar satu poin. Namun menurut SDK, capaian tersebut seharusnya bisa lebih tinggi apabila angka anak putus sekolah ditekan secara signifikan. Ia pun menargetkan IPM Sulbar ke depan dapat bergerak di kisaran 75 hingga 76.

Sebagai langkah konkret, dalam pertemuan bersama Komisi IV DPRD Sulbar dan Dinas Pendidikan, muncul usulan pembentukan tim khusus untuk mengusut secara mendalam penyebab utama anak putus sekolah di Sulbar.

Usulan tersebut disambut positif oleh Gubernur Suhardi Duka. Ia menilai pembentukan tim khusus akan mempercepat pengumpulan data faktual di lapangan, mulai dari kondisi sekolah, ekonomi keluarga, hingga faktor sosial yang menyebabkan anak tidak melanjutkan pendidikan.

“Boleh, kita bentuk tim itu. Bisa tim terpadu pemerintah, melibatkan kabupaten, bahkan lembaga sosial juga bisa. Saya sambut baik, yang penting kita bisa mendapatkan gambaran riil di lapangan,” pungkasnya.

(Rls/adm)

 

Berita Terkait

Polda Sulbar Gelar Bakti Kesehatan Gratis, DKPPKB Apresiasi Komitmen Polri Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat
Sekda Sulbar Apresiasi Inovasi GARATTA TBC untuk Mendukung Pembangunan Kesehatan
Pemprov Sulbar Gelar Dzikir dan Doa Bersama, Gubernur SDK: 1448 H Insyaallah Lebih Baik dan Longgar
Gubernur SDK Resmikan Kantor Taspen Mamuju, Pasca Gempa 2021 Kini Kembali Beroperasi
Peringati Hari Kesadaran Nasional, Pemprov Sulbar Tekankan Disiplin dan Percepatan Program
BPBD Sulbar Imbau Masyarakat Tetap Tenang Pascagempa M6,7 di Palu
Nonton Bareng Piala Dunia 2026, Kominfo Sulbar: Hati-Hati Aplikasi Palsu dan Jaga Ketertiban
RSUD Sulbar Raih Nilai Kematangan Inovasi 97,00 pada IID 2025, Perkuat Pelayanan melalui Inovasi MALABBI

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:36 WIB

Pembangunan RSUD Tipe C Mamuju Tengah Dimulai

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:07 WIB

Wujud Empati dan Kedekatan dengan Warga, Bhabinkamtibmas Desa Bambamanurung Sambangi Rumah Duka Korban Kecelakaan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:02 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Polongaan Patroli dan Sambang ke Lahan Perkebunan Warga

Senin, 22 Juni 2026 - 10:57 WIB

Cegah Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Desa Topoyo Sambangi Titik Kumpul Remaja di Dusun Lomba Deko

Senin, 22 Juni 2026 - 10:49 WIB

SE2026, Arsal Aras Sebut Keakuratan Data  Menentukan Meberhasilan Pemerintah

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:46 WIB

Polres Mateng Gelar Turnamen Mobile Legend Meriahkan Menyabut HUT Bhayangkara Ke 80 Tahun

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:45 WIB

Personel Polres Mateng Meriahkan Semarak HUT Bhayangkara dengan Lomba Tangkap Bebek dan Tarik Tambang Antar Satfung

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:06 WIB

Polres Mamuju Tengah Gelar Karya Bakti Bersihkan Pantai Babana Jelang HUT Bhayangkara Ke 80

Berita Terbaru

x