“Himpak Anna Himanang” Prinsip Kepemimpinan Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat PUS

- Jurnalis

Selasa, 30 Desember 2025 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Muhammad Sarjan Pajalai

Dalam tradisi kearifan lokal masyarakat Pitu Ulunna Salu (PUS), terdapat sebuah asas moral kepemimpinan yang diwariskan secara turun-temurun, yakni ungkapan “himpak anna himanang.”

Secara sederhana, ungkapan ini dapat diterjemahkan sebagai “penjaga dan pemelihara,” sebuah prinsip yang menegaskan bahwa seorang pemimpin tidak hanya berperan sebagai figur otoritatif, tetapi juga sebagai pengayom yang bertanggung jawab atas keberlangsungan hidup masyarakatnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam konteks ini, “himpak” menggambarkan kemampuan dan kesiapsiagaan seorang pemimpin dalam menjaga masyarakatnya, baik menjaga keamanan, ketertiban, keseimbangan sosial, maupun integritas nilai-nilai budaya.

Seorang pemimpin yang menjalankan peran sebagai “penjaga” harus mampu memastikan bahwa setiap individu berada dalam kondisi yang aman, terlindungi dari ancaman, serta mendapatkan akses terhadap hak dan kesempatan yang sama.

Tindakan menjaga ini bukan hanya bersifat reaktif, tetapi juga proaktif, melalui kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan kolektif.

Sementara itu, “himanang” menekankan tugas seorang pemimpin sebagai pemelihara, yakni figur yang merawat, membina, dan mengembangkan kehidupan masyarakat dalam jangka panjang.

Memelihara berarti menjaga kesinambungan, baik kesinambungan sosial, budaya, ekonomi, maupun lingkungan. Seorang pemimpin yang memegang prinsip “himanang” tidak hanya berfokus pada penyelesaian persoalan sesaat, tetapi juga memikirkan generasi mendatang. Ia memastikan bahwa nilai-nilai luhur tetap hidup, bahwa hubungan antarwarga tetap harmonis, dan bahwa pembangunan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan keberlanjutan.

Dengan demikian, ungkapan “himpak anna himanang” mengandung pesan yang sangat mendalam: bahwa kepemimpinan sejati lahir dari perpaduan antara kekuatan untuk menjaga dan kepekaan untuk memelihara.

Kearifan lokal masysrakat PUS menempatkan pemimpin bukan semata-mata sebagai penguasa, tetapi sebagai penjaga harmoni dan pemelihara kehidupan bersama. Pandangan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan yang ideal tidak hanya berdiri di atas kewenangan administratif, melainkan juga bertumpu pada integritas moral, empati, dan dedikasi terhadap kesejahteraan masyarakat.

Di tengah dinamika sosial dan perubahan zaman yang begitu cepat, prinsip ini menurut hemat penulis masih tetap relevan sebagai rujukan etis bagi setiap pemimpin.

“Himpak anna himanang” menjadi pengingat bahwa tugas memimpin pada hakikatnya adalah merawat kehidupan: menjaga apa yang telah diwariskan, memelihara apa yang sedang dijalani, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik bagi seluruh anggota masyarakatnya. Wallahu A’lam Bishawab.

Berita Terkait

Memilah Fakta, Merawat Kedewasaan Publik
Konsep Kafir Dalam Konteks Keislaman dan Kebangsaan
Moderasi Hukum Keluarga Islam Dalam Filsafat Hukum Islam
KAMMI Mamuju Raya Soroti Peredaran Miras di Mamuju
Ironi di Tanah Subur Mamasa: Potensi Emas yang Terpasung Akses dan Keengganan Regenerasi
Balang Nipa – Passokkorang: Sejarah dan Konflik Kerajaan
Peran DSN-MUI Dalam Meningkatkan Literasi Keuangan Syariah di Masyarakat
Rukun dan Syarat Nikah: Antara Kepatuhan Syariat dan Tradisi Sosial

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Sambut Kapolda Baru, Gubernur Suhardi Duka Harap Sinergi Pemprov dan Polda Makin Kuat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Proyek Tanggul Tandassura Polman Disorot, Diduga Pakai Material Tambang Ilegal dan BBM Subsidi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Pemuda Alu Soroti Pengambilan Batu untuk Tanggul Tandasura, Diduga Tanpa Izin Galian C

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:00 WIB

Bupati Mamuju Buka Aksi Transplantasi 213 Fragmen Terumbu Karang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:03 WIB

Sekprov Buka Manakarra Fair, Memberikan Dampak Kepada Sektor Perekonomian

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:48 WIB

Bupati Mamuju Buka Manakarra Fair 2026, Targetkan Perputaran Ekonomi Lampaui Rp4 Miliar

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:21 WIB

Ortu Bripda Azril Pastikan Kasus dengan Kapolres Pasangkayu Berakhir Damai

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:22 WIB

Bayi Kembar Empat Lahir Selamat di RSUD Sulbar

Berita Terbaru

x