Hoaks Kian Tak Terbendung, Diskominfo Sulbar Galakkan Literasi Digital

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, Mamuju–Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menaruh perhatian serius pada derasnya arus informasi di ruang digital. Lewat Diskominfo, masyarakat diajak memperkuat literasi digital agar tak mudah terjebak hoaks yang kian masif di media sosial.

Langkah ini menjadi tindak lanjut atas arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Salim S Mengga yang menempatkan literasi digital sebagai salah satu pilar penting pembangunan sumber daya manusia. Di tengah transformasi digital yang tak terbendung, kemampuan memilah informasi dinilai krusial.

Kepala Diskominfo Sulbar, Ridwan Djafar, menggambarkan kondisi ruang digital saat ini bukan hanya dipenuhi informasi menyesatkan, tetapi juga penipuan, ujaran kebencian, hingga berbagai bentuk kejahatan siber yang bergerak
cepat dan luas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Olehnya itu Ridwan menekankan, masyarakat perlu membangun kebiasaan baru dalam mengonsumsi informasi. Setiap kabar yang diterima seharusnya diverifikasi lebih dulu, memastikan sumbernya jelas dan kredibel, sebelum dibagikan kembali ke ruang publik digital.

Menurutnya, kekuatan media sosial begitu besar sehingga mustahil sepenuhnya dibendung. Karena itu, pendekatan yang paling realistis adalah mencerdaskan pengguna.

“Literasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan agar masyarakat mampu menyaring informasi secara mandiri,” kata Ridwan, Rabu 21 Januari.

Ia juga menyinggung keterbatasan kewenangan daerah dalam memblokir situs bermasalah, termasuk judi online, yang menjadi ranah pemerintah pusat. Di tengah keterbatasan tersebut, upaya kolaboratif dengan pemerintah kabupaten menjadi penting untuk memperluas edukasi digital hingga ke akar rumput.

“Melawan hoaks adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, komunitas, hingga individu perlu mengambil peran agar ruang digital tidak terus diracuni informasi palsu. Olehnya itu penting agar informasi yang diperoleh itu saring sebelum sharing,” pungkasnya.

(Rls)

Berita Terkait

RSUD Sulbar Raih Nilai Kematangan Inovasi 97,00 pada IID 2025, Perkuat Pelayanan melalui Inovasi MALABBI
Sulbar Raih WTP ke-12 Kalinya, Gubernur Suhardi Duka Tegaskan Komitmen Penuh Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK RI
Ketua DPRD Sulbar Pimpin Paripurna Penyerahan LHP BPK atas LKPD Tahun Anggaran 2025
Sekda Sulbar Junda Maulana Terima Audiensi BPS, Bahas Sensus Ekonomi dan Data Sektoral
Terima Audiensi Kominfo Majene, Ridwan Sarankan Pelayanan Publik Berbasis Digital dan Terintegrasi
Sulbar Masuk Kelompok Provinsi dengan Tingkat Input Epdeskel Tinggi, Lampaui Rata-rata Nasional
Tingkatkan Kualitas Layanan: RSUD Sulbar Hadirkan Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Baru
Perdana, RSUD Sulbar Berhasil Laksanakan Operasi Rekonstruksi Kelopak Mata

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:13 WIB

Pemda Mateng Gelar Asessment Akhir Training Center Calon Peserta MTQ Ke-XI Tingkat Provinsi Sulawesi Barat

Senin, 8 Juni 2026 - 19:13 WIB

Dorong Penyelesaian Sengketa Secara Kekeluargaan, Bhabinkamtibmas Tasokko Dampingi Pengukuran Lahan

Senin, 8 Juni 2026 - 09:35 WIB

Solusi Cepat: Layanan 110 Polres Mamuju Tengah Selalu Siap

Senin, 8 Juni 2026 - 09:29 WIB

SIM Keliling Polres Mamuju Tengah Mudahkan Pelayanan Masyarakat

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:06 WIB

Kapolres Mamuju Tengah Bersama Ratusan Peserta Gaungkan Aksi Nyata Peduli Lingkungan

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gandeng BBLSDM Komdigi Makassar, Pemkab Mateng Siap Cetak ASN dan Masyarakat Cakap Digital

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:36 WIB

Polres Mamuju Tengah Gelar Binrohtal untuk Tingkatkan Keimanan Personel

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:07 WIB

Dewan Pengurus KORPRI Mamuju Tengah Masa Bakti 2026-2031 Resmi di Kukuhkan

Berita Terbaru

x