SULBARPEDIA.COM, — Manakarra Fair 2025 resmi dibuka di Mall Manakarra Town Square, Mamuju. Event tahunan yang telah masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI ini kembali digelar dengan semangat kolaborasi dan optimisme tinggi Pada, (11/7/2025).
Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, menyampaikan apresiasi atas konsistensi pelaksanaan Manakarra Fair yang telah berlangsung selama 10 tahun berturut-turut. Ia menyebut, Manakarra Fair bukan sekadar sarana hiburan dan rekreasi, melainkan telah menjadi “treasure” atau harta berharga bagi masyarakat Mamuju dan Sulawesi Barat.
“Setiap pelaksanaan Manakarra Fair selalu membawa dampak positif bagi sektor pembangunan, mulai dari ekonomi, pariwisata, hingga UMKM lokal. Event ini harus terus dijaga dan diperkuat,” ujar Sutinah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga meminta dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi dan Kementerian Pariwisata agar Manakarra Fair semakin berkembang dan berdampak luas.
Sementara itu, Asisten Deputi Kementerian Pariwisata, Pransiskus Handoko, mengungkapkan bahwa terpilihnya sebuah event masuk dalam KEN tidaklah mudah. Kurasi ketat dilakukan untuk memilih event-event yang memiliki potensi mendatangkan wisatawan dan mendorong promosi daerah.
“Manakarra Fair adalah event yang layak dipertahankan karena terbukti mampu menarik perhatian publik dan membawa manfaat bagi daerah,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Gubernur Sulawesi Barat, Dr. H. Suhardi Duka, yang turut hadir dalam pembukaan. Ia menyatakan komitmen untuk menjadikan Manakarra Fair sebagai agenda resmi tahunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, tidak hanya sebagai milik Kabupaten Mamuju.
“Kami siap mendukung penuh pelaksanaan Manakarra Fair ke depan. Ini harus menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten,” tegasnya.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen dari berbagai pihak, Manakarra Fair diyakini akan terus menjadi ikon kebanggaan masyarakat Sulbar dan menguatkan posisi Mamuju sebagai pusat pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif di kawasan timur Indonesia.
(Adm)











