Menuju Hari Demam Berdarah, RSUD Sulbar Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Lewat Edukasi dan Penyuluhan

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, Mamuju – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Demam Berdarah yang diperingati setiap 22 April, RSUD Provinsi Sulawesi Barat menggelar edukasi dan penyuluhan kepada pasien dan keluarga pasien di lingkungan rumah sakit. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, (20/04/ 2026).

Edukasi dan penyuluhan ini dilakukan oleh Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD) serta langkah-langkah pencegahannya. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Tim PKRS, Nurwati, dan berlangsung dengan partisipasi aktif dari pasien serta keluarga pasien. Adapun dokumentasi kegiatan dilakukan oleh Jessie sebagai bagian dari publikasi dan pelaporan kegiatan.

Kegiatan ini juga sejalan dengan visi pembangunan daerah melalui Panca Daya Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya dalam upaya membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter. Melalui edukasi kesehatan yang berkelanjutan, diharapkan masyarakat memiliki kesadaran dan kepedulian yang lebih tinggi terhadap pentingnya menjaga kesehatan lingkungan dan diri sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Materi edukasi dalam kegiatan ini disampaikan oleh dr. Tezya Devanagari yang menjelaskan bahwa DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

“Penyakit ini masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu diwaspadai, terutama di daerah tropis seperti Indonesia,” kata dr. Tezya.

Lanjut dijelaskan, gejala DBD biasanya muncul 4 hingga 10 hari setelah seseorang digigit nyamuk yang terinfeksi. Gejala yang umum terjadi antara lain demam tinggi secara mendadak yang dapat mencapai suhu 39–40°C, sakit kepala hebat, nyeri di belakang mata, nyeri otot dan sendi, mual dan muntah, serta munculnya ruam atau bintik merah pada kulit.

“Dalam beberapa kasus, penderita juga dapat mengalami mimisan atau gusi berdarah yang menjadi tanda kondisi lebih serius,” ungkapnya.

Tanda bahaya (perlu segera ke rumah sakit), yaitu nyeri perut hebat, muntah terus-menerus, perdarahan (mimisan, muntah darah, BAB hitam) dan lemas, gelisah, atau penurunan kesadaran. Adapun pencegahan DBD, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, mengubur barang bekas yang bisa menampung air dan menggunakan lotion anti-nyamuk atau kelambu.

Pengobatan perawatan di rumah bisa dilakukan dengan pemantauan ketat, seperti istirahat cukup, banyak minum (air putih, oralit, jus, sup) untuk mencegah dehidrasi, obat penurun demam, gunakan paracetamol, hindari aspirin, ibuprofen, atau asam mefenamat (bisa meningkatkan risiko perdarahan), kompres hangat untuk membantu menurunkan demam, pantau kondisi harian (demam, muntah, tanda perdarahan).

Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan peran promotif dan preventif di tengah masyarakat.

“Melalui momentum peringatan Hari Demam Berdarah ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan kesehatan diri,” ucap dr. Musadri Amir.

“Pencegahan DBD dapat dimulai dari hal sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan dan memberantas sarang nyamuk,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, RSUD Provinsi Sulawesi Barat mengajak seluruh masyarakat untuk lebih waspada terhadap penyebaran DBD dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan sekitar.

RSUD Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang optimal sekaligus aktif dalam upaya promotif dan preventif guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Sulawesi Barat.

(Adm)

Berita Terkait

Gubernur Suhardi Duka Dorong Pengelolaan LTJ Sulbar Berpihak pada Kesejahteraan Masyarakat
Badan Penghubung Bersama Komisi I DPRD Sulbar Bahas Optimalisasi PAD dan Pemanfaatan Aset Daerah di Jakarta
Ketua DPRD Sulbar Terima Silaturahmi SMSI, Perkuat Sinergi dengan Media
Peringati Hari Perawat Internasional, RSUD Sulbar Edukasi Pencegahan Campak dan Budaya Cuci Tangan
Pesan Gubernur Suhardi Duka untuk Wisudawan UT Majene: Jaga Integritas, Jadilah Penjaga Kepercayaan
Gubernur Sulbar Gelar Dzikir dan Doa Bersama, SDK: Jadilah Lebih Bermanfaat
Pembinaan dan Pengawasan Harga TBS Berlanjut, Disbun Sulbar Kunjungi Lima Perusahaan Kelapa Sawit
Sekprov Junda Maulana Hadiri Peringatan Hari Konstitusi RI

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:46 WIB

SMSI Mamuju Tengah Resmi Terbentuk, Pengurus Rapat Perdana Target Pelantikan Juli 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 06:56 WIB

Kadis Sosial Mateng Koordinasi Langsung dengan Wamen Sosial RI Percepat Program Sekolah Rakayat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:56 WIB

Buka Jambore Cabang ll, Arsal Aras Pramuka pembentukan karakter generasi muda

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:46 WIB

368 PPPK Nakes Kab.Mateng Resmi Diperpanjang

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:25 WIB

Sambut HKBN 2026 Tingkat Sulbar, BPBD Mateng Juara Satu Lomba Renkon

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:52 WIB

Wabup Mateng Askary Buka Sosialisasi Pupuk Subsidi Sektor Perikanan

Senin, 4 Mei 2026 - 15:47 WIB

Bupati Maros Kunjungan Ke-Mateng, Wabub Askary: lni Awal yang Baik Membangun Kerjasama

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:59 WIB

Arsal Aras Melepas 229 Calon Jamaah Haji Mamuju Tengah

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Korban Hilang di Hutan Kalittarung Polman Ditemukan Selamat

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:17 WIB

x