Pemda Mateng Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi RAD,KLA

- Jurnalis

Senin, 21 Februari 2022 - 06:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATENG,Sulbarpedia – Pemerintah daerah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keleluarga Berencana serta Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menggelar Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Aksi Daerah (RAD),Kabupaten Layak Anak (KLA). Senin (21/2/22) bertemapat di Aula Kantor Bupati Mateng.

Sekartaris daerah (Sekda) Kab.Mateng Askary mengatakan,pengembangan Kabupaten layak anak (KLA) adalah sebuah sistem kerja yang harus terkelaborasi,harus tersenergi dan semua elemen terlibat. Sebab, hal ini merupakan sebuah kalaborasi governmen maunpun non governmen.

“Karena itu tadi saya bertanya kepada ketua tim,untuk mencanangkan Kab.Layak Anak SKPD apa yang diundang rupayanya tidak semua OPD diundang” ujar Askary saat sambutan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut,Askary menyebut dalam proses mencanangkan KLA ini seharusnya semua OPD harus diundang. Sebab, program Kabupaten Layak Anak (KLA) merupakan kewajiban kita bersama, termasuk masyaralat sebagi stekholder.

Sekartaris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah Askary saat Menghadiri Kegiatan Monitoring dan Evaluasi RAD dan KLA

“Kita harus mampu mendorong lembaga pranmasyarakat,pemerintah,instansi vertikal maupun instansi pemerintah daerah,Camat dan pemerintah Desa untuk bersama-sama bersenergi menciptakan pengembangan KLA” sambungnya

Ia juga menambahkan, angka KLA kita masih berkisaran 390 sementara angka yang menjadi standar untuk mendapatkan penilaian yang bagus sekitar 600. Tentu, dengan angka saat ini KLA kita masih deviasi sekitar 200 lebih.

“Tentu pran dan tugas kita masih banyak,anak ini adalah hal yang sangat penting. Karena itu kita harus siapkan kebijakannya,keutuhannya,karena tidak ada program yang disebutkan Kabupaten layak bapak atau Kabupaten layak ibu. Yang ada itu Kabupaten layak anak” pungkas Askary

Askary juga menambahkan,untuk mengujudkan sumber daya manusia (SDM) kita yang berkuwalitas tentunya kita harus mempersiapkan SDM kita,membangun karakteristik masyarakat kita, karena membangun negara ini dimulai dari anak.

“Jika pengembangan SDM anak kita sekarang ini tidak maksimal, maka generasi kita kedepannya tidak akan maksimal,tidak akan mampu memberikan kontribusi dalam pembangunan,lebih lebih berguna untuk masyarakat dan bangsa.karena itu sekalilagi saya tegaskan bahwa kita semua harus punya pran,semua sektor,semua stekholder, semua OPD” terangnya

Kalau kita ingin mengujudkan Kabupaten kita menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA),kata Askary, maka semua stekholder itu harus bergerak,baik tataran kebijakan hingga implementasi. Melalui itu, pemerintah dapat mengevaluasi rencana aksi kita,sesuai dengan rapat koordinasi hari ini.

Tamu Undangan Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi RAD dan KLA

“Organisasinya sudah ada,ketua tim gugusnya sudah ada,programnya mungkin sudah ada,apakah implementasi dari program ini sudah berjalan sesuai dengan target yang telah ditenntukan atau belum, itu yang kita harus evaluasi.” tutupnya

Dikesemapatan itu juga,Sekda Mateng Askary membuka secara resmi kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Aksi Daerah (RAD),Kabupaten Layak Anak (KLA).

Perlu diketahui hadir pada kegiatan tersebut : Sekda Mateng,Kepala Bappeda Mateng,Sekartaris Dinas PPKB Mateng dan para undangan lainnya. (zul/lal)

Berita Terkait

Gerakan Kembali Bersekolah di Sulbar Selamatkan 550 Anak dari Putus Sekolah
Arsal Aras Melepas 229 Calon Jamaah Haji Mamuju Tengah
Pemda Mateng Gelar Upacara Hardiknas 2026 Berjalan Khidmat
Hardiknas 2026 di Sulbar: Gubernur Suhardi Duka Tekankan Digitalisasi dan Kesejahteraan Guru
RSUD Sulbar Matangkan Perizinan Berbasis Risiko, Percepat Layanan Berbasis Kompetensi
Pemprov Sulbar Bangun Kerjasama dengan Politeknik Negeri Ujung Pandang 
Ketua DPRD Sulbar Temui Gubernur SDK, Perkuat Sinergi Sukseskan Program Asta Cita
Di STAIN Majene, Sekda Sulbar Tekankan Peran Akademisi Jawab Tantangan Daerah

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:53 WIB

Gerakan Kembali Bersekolah di Sulbar Selamatkan 550 Anak dari Putus Sekolah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:29 WIB

Hardiknas 2026 di Sulbar: Gubernur Suhardi Duka Tekankan Digitalisasi dan Kesejahteraan Guru

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:49 WIB

RSUD Sulbar Matangkan Perizinan Berbasis Risiko, Percepat Layanan Berbasis Kompetensi

Rabu, 29 April 2026 - 20:04 WIB

Ketua DPRD Sulbar Temui Gubernur SDK, Perkuat Sinergi Sukseskan Program Asta Cita

Rabu, 29 April 2026 - 19:56 WIB

Di STAIN Majene, Sekda Sulbar Tekankan Peran Akademisi Jawab Tantangan Daerah

Rabu, 29 April 2026 - 11:05 WIB

Gubernur Suhardi Duka: Presiden Tak Mau Anak Kelaparan, Koperasi Merah Putih Hadir untuk Rakyat

Selasa, 28 April 2026 - 15:17 WIB

Deklarasi Bersama di Sulbar, Semua Pihak Sepakat Dorong Pemenuhan HAM

Senin, 27 April 2026 - 17:14 WIB

Peringati Hari Malaria Sedunia 2026, RSUD Sulbar Edukasi Masyarakat tentang Bahaya dan Pencegahan Malaria

Berita Terbaru

Mamuju Tengah

Arsal Aras Melepas 229 Calon Jamaah Haji Mamuju Tengah

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:59 WIB

Mamuju Tengah

Pemda Mateng Gelar Upacara Hardiknas 2026 Berjalan Khidmat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:46 WIB

x