Peringati Hari Malaria Sedunia 2026, RSUD Sulbar Edukasi Masyarakat tentang Bahaya dan Pencegahan Malaria

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, Mamuju – Dalam rangka memperingati Hari Malaria Sedunia 25 April 2026,, RSUD melaksanakan kegiatan edukasi dan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesadaran terhadap bahaya penyakit malaria.

Edukasi dilaksanakan pada Senin, 27 April 2026, bertempat di ruang tunggu Rekam Medik RSUD. Kegiatan ini juga sejalan dengan arah pembangunan daerah melalui Panca Daya Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dengan menghadirkan dr. Muhammad Sulfiqram Syam sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa malaria merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme parasit Plasmodium yang menyerang sel darah merah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan, dari semua kelompok usia, mulai dari bayi hingga dewasa,” terangnya.

Lanjut dijelaskan, gejala malaria umumnya ditandai dengan keluhan utama berupa demam, menggigil, dan berkeringat. Selain itu, penderita juga dapat mengalami sakit kepala, mual, muntah, diare, serta nyeri otot atau pegal-pegal.

“Pada kasus malaria berat, gejala yang muncul dapat berupa kejang-kejang, penurunan kesadaran, warna kuning pada mata dan tubuh, demam tinggi, napas cepat, hingga muntah terus-menerus,” ungkap dr. Sulfiqram.

Adapun jenis-jenis malaria yang perlu diketahui antara lain malaria tropika, malaria tertiana, malaria kuartana, dan malaria ovale. Penyakit ini berbahaya karena parasit Plasmodium dapat merusak sel darah merah dan menyebabkan anemia, sehingga tubuh menjadi lemah dan tidak mampu beraktivitas secara normal.

“Jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, malaria dapat berujung pada kematian,” ucapnya.

“Penularan malaria secara alami terjadi melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang membawa parasit. Selain itu, malaria juga dapat ditularkan melalui plasenta dari ibu ke janin serta melalui transfusi darah yang terkontaminasi,” sambungnya.

Ia menambahkan, dalam upaya pencegahan, hingga saat ini belum tersedia vaksin yang efektif untuk mencegah malaria. Namun demikian, penyakit ini dapat dicegah dengan berbagai langkah, seperti penggunaan kelambu berinsektisida saat tidur serta menghindari gigitan nyamuk. Pencegahan utama adalah melindungi diri dari paparan nyamuk pembawa parasit malaria.

Sementara itu, Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.

“Melalui momentum Hari Malaria Sedunia, kami ingin mendorong masyarakat agar lebih memahami bahaya malaria serta pentingnya pencegahan sejak dini. Edukasi seperti ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pembangunan SDM yang sehat, unggul, dan berkarakter di Sulawesi Barat,” ujarnya.

Melalui kegiatan edukasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami bahaya malaria serta pentingnya upaya pencegahan sejak dini. RSUD berkomitmen untuk terus meningkatkan peran edukasi kesehatan sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

(Adm)

Berita Terkait

393 Jemaah Haji Mamuju Berangkat ke Tanah Suci, Gubernur Suhardi Duka Doakan Selamat dan Lancar
Serap Aspirasi Warga, Ketua DPRD Sulbar Amalia Aras Gelar Hearing Dialog Tahap II di Mamuju Tengah 
Gubernur Sulbar: Otonomi Daerah Bukan Sekadar Seremoni, Tapi Refleksi dan Harapan Masyarakat
PPID Jadi Kunci Transparansi, Kominfo Sulbar Dorong Layanan Informasi Lebih Terbuka
Dorong Ekonomi Pertanian, Gubernur Sulbar Ingatkan Pentingnya Jalur Hukum
Sekretariat DPRD Sulbar Hadiri Rakor Implementasi Budaya Kerja BerAKHLAK
Hari ke-9 Pelayanan Beasiswa, Semangat Tak Surut Biro Pemkesra Dukung Panca Daya SDK
Kominfo Sulbar Genjot Pemenuhan Data Sektoral, Perkuat Implementasi Satu Data Indonesia. 

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 12:44 WIB

393 Jemaah Haji Mamuju Berangkat ke Tanah Suci, Gubernur Suhardi Duka Doakan Selamat dan Lancar

Jumat, 24 April 2026 - 14:33 WIB

Parkir Liar dan Aksi Lompat Pagar Siswa SMK Rangas Resahkan Warga

Selasa, 21 April 2026 - 11:51 WIB

SPBU Tapalang Bantah Isu Distribusi BBM Subsidi Tak Sesuai Aturan: Informasi Hoaks

Selasa, 14 April 2026 - 21:08 WIB

Dugaan Suap Rp50 Juta Guncang DPRD Sulbar, Legislator Diduga “Main Mata” Demi Percepat Dapur MBG

Rabu, 8 April 2026 - 12:15 WIB

Disparbud Mamuju Lanjutkan Pelatihan Selam, Peserta Jalani Praktik di Kolam Renang Maleo

Selasa, 7 April 2026 - 17:22 WIB

Pemkab Mamuju Matangkan Penyusunan PPKD Sebagai Landasan Pengembangan Budaya Daerah

Minggu, 5 April 2026 - 14:12 WIB

RSUD Sulbar Luncurkan Edukasi Digital IGD Lewat QR Code, Permudah Akses Informasi Pendampingan Pasien

Kamis, 2 April 2026 - 21:08 WIB

RSUD Sulbar Perkuat Layanan Digital, Koordinasi ke DiskominfoSS Bahas Evaluasi Website Triwulan I 2026

Berita Terbaru

x