SULBARPEDIA.COM, Mamuju – Dalam rangka mendukung penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) serta menindaklanjuti Surat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Nomor 800.1.14.1/4/2026 tanggal 6 Januari 2026 tentang Penjelasan Teknis Pemutakhiran Data SIASN, RSUD Provinsi Sulawesi Barat mengikuti kegiatan Coaching Clinic Pendampingan Pemutakhiran Data SIASN dan MyASN bagi seluruh ASN di lingkungan RSUD Sulbar.
Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Pertemuan Lantai 3 RSUD Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (15/01/2026). Coaching clinic tersebut merupakan wujud komitmen RSUD Sulbar dalam mendukung Misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya poin ketiga, yaitu membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter melalui pengelolaan data kepegawaian yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Tata Usaha RSUD Provinsi Sulawesi Barat, Soleman Manggeng. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kesadaran serta peran aktif seluruh ASN dalam melakukan pemutakhiran data kepegawaian secara berkelanjutan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Data kepegawaian yang valid dan mutakhir bukan sekadar kebutuhan administrasi, tetapi menjadi fondasi utama dalam penerapan manajemen talenta ASN yang profesional dan objektif,” ujarnya.
Coaching clinic ini menghadirkan Tim Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Sulawesi Barat, yakni Sulfan Sulo, Hinrawati, dan Hernawati, sebagai narasumber. Para narasumber memberikan penjelasan teknis sekaligus pendampingan langsung kepada ASN terkait pengisian dan pemutakhiran data pada aplikasi SIASN dan MyASN, meliputi data riwayat pendidikan, jabatan, kompetensi, hingga kinerja.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh ASN RSUD Provinsi Sulawesi Barat semakin memahami pentingnya ketertiban administrasi kepegawaian serta mampu melakukan pemutakhiran data secara mandiri dan berkelanjutan. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya sistem manajemen talenta ASN yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis RSUD Provinsi Sulawesi Barat dalam memperkuat tata kelola sumber daya manusia guna menunjang peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
(Rls)











