SULBARPEDIA.COM, – Program inovatif Taki Asuh Stunting yang digagas Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, terus memberi dampak positif bagi warga. Salah satunya dirasakan Widyawati, warga Kecamatan Tapalang, yang mengaku terbantu dengan hadirnya orang tua asuh dalam mendampingi tumbuh kembang putranya yang kini berusia 1 tahun 1 bulan.
“Selain menerima bantuan pangan, saya merasa punya orang tua kedua yang selalu mengingatkan saya untuk memperhatikan pertumbuhan anak,” tutur Widyawati. Ia menyebut kunjungan bulanan dari orang tua asuh menjadi motivasi tersendiri agar ia semakin peduli terhadap kesehatan putranya. Ia pun berharap program ini terus ditingkatkan agar semakin banyak keluarga yang merasakan manfaatnya.
Lurah Galung, Kecamatan Tapalang, Rahmawati Nasaruddin, S.IP, yang juga menjadi salah satu orang tua asuh, mengaku senang bisa ikut berkontribusi. “Saya merasa bahagia bisa menyisihkan sebagian penghasilan setiap bulan untuk membantu anak-anak yang berisiko stunting. Program ini bukan hanya soal bantuan, tapi juga membangun kedekatan emosional dan silaturahmi dengan masyarakat,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai informasi, Taki Asuh Stunting merupakan inovasi Pemkab Mamuju dalam menekan angka stunting dengan melibatkan berbagai pihak, khususnya ASN, untuk menjadi orang tua asuh bagi anak-anak stunting dan berisiko stunting. Program ini dijalankan dengan metode jemput bola ke rumah warga dan terintegrasi dengan layanan kesehatan gratis hingga pasar pangan murah, sehingga memberikan kemudahan sekaligus dampak nyata bagi masyarakat.
(Adm)











