Warga Sondoang Terluka Diduga Akibat Peluru Senapan Angin, Polisi Lakukan Penyelidikan

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, – Seorang petani asal Desa Sondoang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, bernama Handriadi (41), mengalami luka serius yang diduga akibat terkena proyektil senapan angin saat sedang berada di kebun pada Minggu pagi (11/5/2025).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WITA. Saat itu, korban tengah menuju kebun untuk mencari buah kemiri. Sekitar pukul 09.00 WITA, korban merasa seolah tertimpa benda keras dan mengalami rasa sakit. Awalnya ia mengira terkena kayu atau dilempar seseorang.

Karena nyeri yang terus dirasakan, sekitar pukul 10.00 WITA korban mencari bantuan dan akhirnya tiba di rumah sekitar pukul 11.00 WITA. Handriadi kemudian dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapat pertolongan pertama, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Mamuju.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak RSUD, melalui petugas jaga bernama Hikmah menyampaikan pasien sudah sempat dioperasi

“Pasien Handriadi masuk ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada hari yang sama dan langsung mendapatkan penanganan medis, Tim dokter pun melakukan operasi dan pasien sempat dirawat di ruang ICU sebelum dipindahkan ke ruang perawatan Melati” ungkap Hikmah

Menariknya, pada 18 Mei 2025 pihak RSUD melakukan pemeriksaan lanjutan berupa rontgen, yang hasilnya menunjukkan adanya benda asing menyerupai proyektil peluru di dekat paru-paru sebelah kiri korban.

Sampai saat ini, identitas pelaku masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dugaan sementara, peluru tersebut berasal dari senapan angin, mengingat di Desa Sondoang terdapat beberapa warga yang diketahui memiliki senapan jenis tersebut.

Pihak kepolisian saat ini terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik insiden tersebut. Masyarakat diimbau agar berhati-hati dalam penggunaan senapan angin dan tidak sembarangan menembakkan senjata di area publik.

 

Berita Terkait

Ketua DPRD Sulbar Temui Mahasiswa IKAMA di Yogyakarta, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah
RSUD Sulbar Luncurkan Edukasi Digital IGD Lewat QR Code, Permudah Akses Informasi Pendampingan Pasien
RSUD Sulbar Edukasi Masyarakat tentang Fungsi dan Layanan IGD melalui PKRS Bersama dr. Satriani
BPK Sulbar Terima LKPD 2025 Seluruh Pemda Sesulbar
Polresta Mamuju Ringkus Otak Sindikat Curanmor Lintas Provinsi Setelah Diburu 15 Hari
Polsek Kalukku Polresta Mamuju Selidiki Penemuan Mayat Bayi di Bebanga
Polresta Mamuju Berhasil Ungkap 15 TKP Curanmor
3 Tahun Kasus Penembakan Sekjen JMSI Rahimandani di Bengkulu Belum Terungkap

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:49 WIB

Sekrateriat Wapres RI Tim Percepatan Penurunan Stunting Kunjungan Ke Mateng, Wabub Askary: Penurunan Stunting Lebih Cepat

Senin, 20 April 2026 - 10:52 WIB

54 Desa di Mateng Terima Bantuan Pangan Tergabung Dalam PBP

Kamis, 16 April 2026 - 06:27 WIB

Polres Mateng Siap Kawal SPMB Agar Berjalan Sesuai Regulasi

Rabu, 15 April 2026 - 15:04 WIB

Disdikbud Mateng Gandeng BPMP Sulbar Sosialiasi SPMB Tahun Ajaran 2026-2027

Selasa, 14 April 2026 - 20:02 WIB

Pemda Mateng Dorong Transformasi Digital Perpajakan

Sabtu, 11 April 2026 - 20:25 WIB

Sekda Mateng Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 - 13:52 WIB

Rapat UU AKPD dengan Pemprov, Arsal Sepakat tidak Mengurangi PPPK

Kamis, 9 April 2026 - 08:15 WIB

10 Ribu BPJS PBI di Mateng Kembali Diaktifkan, KOHATI Berikan Apresiasi 

Berita Terbaru

Oplus_131072

Mamuju Tengah

54 Desa di Mateng Terima Bantuan Pangan Tergabung Dalam PBP

Senin, 20 Apr 2026 - 10:52 WIB

x