20 Tekon di Setwan DPRD Mamuju Tak Dapat Formasi PPPK, Legislator Siap Perjuangkan

- Jurnalis

Rabu, 9 Oktober 2024 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anggota DPRD mamuju Marvie Parasan dan Alfais Muhammad, dok.ist

anggota DPRD mamuju Marvie Parasan dan Alfais Muhammad, dok.ist

SULBARPEDIA.COM,- Mamuju, Polemik tidak adanya alokasi kuota PPPK bagi 20 tenaga kontrak (tekon) di Setwan DPRD Kabupaten Mamuju, membuat anggota DPRD mamuju Marvie Parasan dan Alfais Muhammad juga ikut angkat bicara.

Kedua legislator itu menyayangkan Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kabupaten Mamuju tidak mengusulkan alokasi PPPK di setwan DPRD Mamuju, padahal tenaga kontrak dinilai sangat dibutuhkan untuk membantu pelayanan di sekretariat DPRD Mamuju.

“Kalau masalah tenaga kontrak, ada imbauan bahwa akhir tahun ini tidak ada lagi tenaga kontrak, dan beberapa tahun yang lalu juga ada imbauan seperti itu, maka dari itu saya dan Alfais siap jika tenaga kontrak tidak terangkat jadi tenaga PPPK atau PNS akan kita perjuangkan apapun statusnya mereka harus bekerja dan harus dibiayai Pemda,” ujar Marvie Parasan kepada wartawan, Selasa (8/10/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Marvie, dalam Undang-Undang Dasar telah mengamanatkan bahwa setiap warga negara berhak mendapat penghidupan yang layak dan hal itu harus ditanggung negara dalam hal tersebut adalah pemerintah.

“Kita tidak boleh menelantarkan warga negara kita,” tegasnya.

Marvie juga berpendapat tidak adanya kuota PPPK untuk Sekertariat DPRD Mamuju bukan kesalahan dari Pemkab Mamuju. Melainkan kata dia, terjadi miskomunikasi dari BKPP dengan setwan DPRD Mamuju dalam penyusunan kebutuhan tenaga atau pegawai di DPRD Mamuju.

“Ini ada miskomunikasi antara BKPP dengan Setwan dalam penyusunan. Inikan penyusunan tidak dilakukan dalam baru-baru ini tetapi dilakukan tiga tahun yang lalu. Itu makanya kami di DPRD akan memperjuangkan adanya formasi yang dibuka untuk tenaga-tenaga yang ada di sekertariat dewan,” jelasnya.

Marvie parasan melihat tenaga PNS dan Kontrak di Setwan DPRD Mamuju memiliki peranan penting, memiliki kualifikasi, kompetensi yang baik serta lincah dalam mengurus administrasi, persiapan persidangan dan segala sesuatu yang dibutuhkan Anggota Dewan.

“Tenaga kontrak di setwan DPRD Mamuju berjumlah 20 orang memiki kualitas dan kapasitas serta lincah dalam mengurus administrasi dan perisapan persidangan,” tambahnya.

Sementara anggota DPRD Mamuju Alfais Muhammad juga mengatakan hal yang sama, dia mengaku akan memperjuangkan nasib tenaga kontrak di Setwan DPRD Mamuju selama kemampuan daerah bisa mengcover.

“Kami akan tetap memperjuangkan tenaga kontrak, dan pemerintah pusat harus melakukan kolaborasi dengan pemerintah daerah, karena setiap daerah itu memiliki kekuatan dan kemampuan anggaran daerah masing-masing yang berbeda,” kata Alfais.

Alfais menambahkan Pengangkatan PPPK tahun 2024 dinilai akan menggerogoti anggaran Pemkab Mamuju yang berjumlah sekira Rp 1,2 triliun, sehingga akan berdampak pada program pemerintah ke depan.

“Penambahan PPPK tahun ini berjumlah 700 lebih, sebenarnya akan mempengaruhi anggaran kita, dan akan mempengaruhi program kerja Bupati kedepan, ini menjadi poin kita juga bahwa tenaga kontrak yang akan dihapus, kami juga akan melakukan kebijakan tepat dan adil kepada tenaga kontrak yang tidak masuk kedalam formasi PPPK apakah akan tetap dipertahankan, nanti kita akan lakukan kolaborasi dan rapat dengar pendapat dengan Dinas dan Pemerintah Daerah,” imbuhnya.

(adv/adm)

Berita Terkait

RSUD Sulbar dan Kemenag Mamuju Teken PKS Tingkatkan Pelayanan Keagamaan
RSUD Sulbar Perkuat Kompetensi Nakes melalui Seminar Sterilitas dan Pengendalian Infeksi
DPRD Sulbar Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Terima KUA-PPAS 2027 dan Bentuk Panitia Pemilihan Calon Wakil Gubernur
HUT Mamuju ke-486, Bupati Sutinah Dorong Pelestarian Bahasa Daerah Mamuju
Genjot Kinerja Sekretariat DPRD Sulbar, Ridwan Djafar Dorong Pemanfaatan AI yang Beretika
Bupati Mamuju Buka Aksi Transplantasi 213 Fragmen Terumbu Karang
Sekprov Buka Manakarra Fair, Memberikan Dampak Kepada Sektor Perekonomian
Bupati Mamuju Buka Manakarra Fair 2026, Targetkan Perputaran Ekonomi Lampaui Rp4 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:31 WIB

Hadiri Mateng Fun Run 2026, Kapolres AKBP.Ari Prayitno : Ribuan Peserta Meriahkan Lari 5K

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:45 WIB

Polres Mamuju Tengah Terjunkan 60 Personil  Kawal Fun Run Mateng 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:03 WIB

Saat Ombak Mengganas, Polairud Polres Mamuju Tengah Menjadi Garda Terdepan Jaga Keselamatan Nelayan dan Pesisir

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:35 WIB

Sidokkes Polres Mamuju Tengah Perketat Pengawasan Keamanan Pangan Program MBG

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:32 WIB

Ketukan Pintu Demi Masa Depan Generasi: BKTM Desa Budong Budong Ajak Orang Tua Bentengi Anak dari Kenakalan Remaja

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:27 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Tangkau Sambang Warga Perkuat Kehadiran Polri di Tengah Masyarkat

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:23 WIB

Bhabinkamtibmas Topoyo Tetap Mengetuk Pintu Kepedulian Demi Keselamatan Warga saat Sebagian Terleap

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:12 WIB

Apel Bersama Pengamanan Fun Run Mateng 2026 Wujud Komitmen Hadirkan Kegiatan yang Aman dan Berkesan

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Polres Mamuju Tengah Terjunkan 60 Personil  Kawal Fun Run Mateng 2026

Minggu, 26 Jul 2026 - 10:45 WIB

Politik

Musda IV DPD Golkar Mamuju Tengah Ditetapkan 1 Agustus 2026

Minggu, 26 Jul 2026 - 06:51 WIB

x