Pemuda Paraili Soroti Jalan Berlumpur di Desanya: “Akses Warga Terganggu”

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, Mamuju Tengah — Kondisi jalan di Dusun Lombok Permai, Desa Paraili, Kecamatan Topoyo, terlihat sangat memprihatinkan dan dikeluhkan banyak warga karena dinilai sangat mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari. Jalan yang sebelumnya dilakukan penimbunan menggunakan material tanah merah kini berubah menjadi licin dan becek setelah diguyur hujan.

Pantauan di lokasi menunjukkan jalan dipenuhi lumpur tanah merah dengan bekas roda kendaraan yang cukup dalam. Kondisi tersebut membuat pejalan kaki, kendaraan roda dua maupun roda empat kesulitan melintas akibat tanah yang lembek dan berlumpur.

Jalan di dusun lombok permai desa paraili
Jalan di dusun lombok permai desa paraili

Pemuda Desa Paraili, sekaligus Aktivis dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lalu Wiranata, menyoroti kondisi jalan tersebut karena dianggap meresahkan warga yang setiap hari harus keluar masuk desa untuk bekerja maupun beraktivitas lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah dilakukan penimbunan menggunakan tanah merah tok ini jalan di tambah lagi hujan jadi kondisi jalan menjadi sangat licin dan becek. Ban kendaraan hampir tenggelam di tanah merah ini sehingga sangat mengganggu aktivitas warga,” ujarnya.

Menurut warga, kondisi jalan semakin parah ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Selain licin, jalan juga sulit dilewati karena lumpur yang tebal dari timbunan tanah merah membuat kendaraan mudah tergelincir.

Masyarakat berharap pemerintah terkait segera mengambil langkah penanganan agar akses jalan di wilayah tersebut dapat kembali normal dan aman dilalui. Warga meminta perbaikan dilakukan menggunakan material yang lebih layak sehingga tidak menimbulkan persoalan baru saat musim hujan tiba.

Kondisi jalan yang memprihatinkan ini dinilai perlu mendapat perhatian serius mengingat akses tersebut menjadi jalur utama masyarakat Desa Paraili khususnya warga dusun Lombok dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

(Wdy)

(Visited 435 times, 435 visits today)

Berita Terkait

Korban Hilang di Hutan Kalittarung Polman Ditemukan Selamat
Pemda Mateng Galar GPM di Kantor Camat Topoyo
Calon Mitra Tambahan Sensus Ekonomi 2026 Kecewa, Sistem Pendaftaran BPS Diduga Bermasalah 
SMSI Mamuju Tengah Resmi Terbentuk, Pengurus Rapat Perdana Target Pelantikan Juli 2026
Disparbud Mamuju Gelar Audisi Gita Bahana Nusantara 2026, Siapkan Talenta Terbaik ke Tingkat Nasional
Kadis Sosial Mateng Koordinasi Langsung dengan Wamen Sosial RI Percepat Program Sekolah Rakayat
Buka Jambore Cabang ll, Arsal Aras Pramuka pembentukan karakter generasi muda
368 PPPK Nakes Kab.Mateng Resmi Diperpanjang

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:34 WIB

Ketua DPRD Sulbar Terima Silaturahmi SMSI, Perkuat Sinergi dengan Media

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:04 WIB

Disparbud Mamuju Gelar Audisi Gita Bahana Nusantara 2026, Siapkan Talenta Terbaik ke Tingkat Nasional

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:22 WIB

Menu MBG SD Buahati Dikeluhkan Ortu Siswa, Sajian Kering dan Minim Bumbu Picu Kekhawatiran

Jumat, 24 April 2026 - 20:53 WIB

Kisah Warga Kopeang Melahirkan di Jalan, Indikasi Pentingnya Integrasi dan Sinergitas Layanan Kedokteran Kepolisian bagi Warga Marginal

Jumat, 24 April 2026 - 14:33 WIB

Parkir Liar dan Aksi Lompat Pagar Siswa SMK Rangas Resahkan Warga

Selasa, 21 April 2026 - 11:51 WIB

SPBU Tapalang Bantah Isu Distribusi BBM Subsidi Tak Sesuai Aturan: Informasi Hoaks

Selasa, 14 April 2026 - 21:08 WIB

Dugaan Suap Rp50 Juta Guncang DPRD Sulbar, Legislator Diduga “Main Mata” Demi Percepat Dapur MBG

Rabu, 8 April 2026 - 12:15 WIB

Disparbud Mamuju Lanjutkan Pelatihan Selam, Peserta Jalani Praktik di Kolam Renang Maleo

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Korban Hilang di Hutan Kalittarung Polman Ditemukan Selamat

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:17 WIB

x