Sekda Sulbar Dorong Digitalisasi Data Pangan: Dengan Digitalisasi, Kebijakan Bisa Lebih Cepat

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, Mamuju – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana menghadiri kegiatan Capacity Building Penyusunan Neraca Pangan yang digagas oleh Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Barat di Hotel Matos, Mamuju, Kamis 21 Mei 2026.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Membangun Data Pangan Terintegrasi untuk Memperkuat Ekonomi Daerah” dan diikuti sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dari enam kabupaten di Sulawesi Barat.

Dalam sambutannya, Junda Maulana mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai sangat dibutuhkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mendukung penyusunan kebijakan pangan berbasis data.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, neraca pangan akan menjadi gambaran ketersediaan pangan di setiap daerah sehingga pemerintah dapat mengambil langkah cepat dan tepat dalam menjaga stabilitas pangan.

“Digitalisasi adalah hal yang utama untuk bisa memantau perkembangan pangan di daerah kita. Dengan digitalisasi, kita tidak perlu lagi menguras energi untuk mencari informasi karena data pangan dapat diperoleh dengan cepat kapan saja dan di mana saja, sehingga kebijakan yang dikeluarkan juga bisa lebih cepat,” kata Junda Maulana.

Ia juga meminta seluruh peserta agar serius mengikuti kegiatan tersebut dan mampu menguasai metodologi penyusunan data pangan secara menyeluruh, mulai dari stok awal, produksi, konsumsi langsung, kebutuhan industri, hingga data ekspor dengan mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pertanian.

Mengingatkan pesan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, harmonisasi data sektoral menjadi hal penting agar tidak terjadi perbedaan data antarinstansi yang dapat memengaruhi pengambilan kebijakan pemerintah daerah.

“Data sektoral ini perlu diharmonisasi sehingga tidak terjadi perbedaan data. Jadikan neraca pangan sebagai dasar kebijakan agar pemerintah dapat mengetahui komoditas apa yang harus didorong dan komoditas apa yang sedang bermasalah,” tegas Junda Maulana.

Selain itu, Junda Maulana juga meminta agar proses penyusunan data pangan dilakukan melalui verifikasi lapangan secara langsung, mulai dari tingkat petani hingga konsumen, sehingga data yang dihasilkan benar-benar akurat dan memberikan manfaat bagi seluruh pihak.

Kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antarinstansi dalam membangun sistem data pangan yang terintegrasi guna mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi daerah di Sulawesi Barat.

(Rls)

Berita Terkait

Jumat Bersih di RSUD Sulbar, Tingkatkan Kenyamanan dan Kualitas Pelayanan Pasien
Tingkatkan Kompetensi Perawat, RSUD Sulbar Laksanakan Journal Reading Metode Hidrasi pada Pasien PCI
Gubernur SDK Dukung Hadirnya PT Danantara Sumberdaya Indonesia: Ini Langkah Selamatkan Penerimaan Negara dan Kemandirian Ekonomi
Peringati Harkitnas Ke-118, Gubernur Sulbar Ajak Masyarakat Bangga Jadi Bangsa Indonesia
Rancang Dokumen Akhir RKPD, Pemprov Sulbar Matangkan Integrasi Data Sektoral
Peringati Hari Hipertensi Sedunia 2026, RSUD Sulbar Gelar Edukasi Kesehatan
RSUD Sulbar Perkuat Layanan Spesialistik melalui Kredensialing Orthopedi dan Patologi Anatomi
Kejar Target ‘Sulbar Digital’, Kadis KominfoSS Paparkan Lompatan Transformasi di Hadapan Juri Best HC Awards 2026

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:42 WIB

Ketua DPRD Sulbar Hadiri Rakor Nasional 2026, Perkuat Sinergi Pusat–Daerah

Minggu, 1 Februari 2026 - 15:58 WIB

Penuh Haru, Gubernur Sulbar Suhardi Duka Jadi Inspektur Upacara Persemayaman Salim S Mengga

Selasa, 19 Agustus 2025 - 17:24 WIB

IPMA Sulbar-NTB Resmi Terbentuk, Siap Perkuat Solidaritas dan Datangkan SDK

Sabtu, 5 Juli 2025 - 20:30 WIB

Gubernur SDK Kunjungi Makam Pejuang Sulbar dan Maraqdia Tokape Arajang Balanipa

Senin, 25 November 2024 - 09:02 WIB

Pastikan Harga LPG 3 Kg Sesuai HET, Pertamina Sulawesi Bersama Pemerintah Tinjau Pangkalan LPG

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 17:49 WIB

Stok BBM dan Gas LPG 3 Kg di Sulbar Aman

Kamis, 15 Agustus 2024 - 13:02 WIB

KNPI Sulbar Kecam Aturan Larangan Berjilbab Bagi Paskibraka Nasional

Rabu, 31 Juli 2024 - 17:35 WIB

Registrasi QR Pertalite di Sulawesi Capai 235 Ribu Pendaftar, Pertamina: Agar Subsidi Tepat Sasaran

Berita Terbaru

x