Perayaan 23 Tahun KAPAL Perempuan, Komitmen Wujudkan Perubahan Sosial

- Jurnalis

Rabu, 8 Maret 2023 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Misiyah, Direktur Institut KAPAL Perempuan, foto: dok.ist)

(Misiyah, Direktur Institut KAPAL Perempuan, foto: dok.ist)

SULBARPEDIA.COM,- Lingkaran Pendidikan Alternatif Perempuan atau KAPAL perempuan memperingati hari jadi yang ke 23 tahun hari ini. Peringatan ini menjadi kekuatan bagi komunitas tersebut untuk berkomitmen melakukan perubahan sosial melalui kepemimpinan perempuan.

Komunitas yang didirikan pada Maret 2000 lalu ini menjadi wadah untuk mengembangkan pikiran kritis bagi perempuan dan kelompok marjinal yang masih tertinggal dari berbagai aspek.

“Saat ini KAPAL Perempuan telah memasuki usia 23 tahun dan terus berkomitmen untuk “Bergerak dan Mengubah, Menjangkau yang Tak Terjangkau” wilayah-wilayah sulit di Indonesia terutama Indonesia Timur,” jelas Misiyah, Direktur Institut KAPAL Perempuan melalui keterangan tertulisnya, Rabu (8/3/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Misiyah mengatakan pihaknya melakukan kerja sama dengan multi pihak dan memposisikan kepemimpinan perempuan sebagai kelompok inti dari gerakan perempuan dalam melakukan perubahan sosial.

Dia menjelaskan KAPAL Perempuan yang berbadan hukum perkumpulan akan berkontribusi melalui visinya.

“Visi tersebut yaitu terciptanya masyarakat sipil, khususnya gerakan perempuan yang kuat untuk mempercepat terciptanya masyarakat yang memiliki daya pikir kritis, solidaritas, berkeadilan gender, pluralis, transparan dan anti kekerasan” paparnya.

Saat ini kata dia, ada beberapa wilayah yang sudah dijangkau KAPAL Perempuan melalui program-program langsung maupun daerah asal peserta Pendidikan KAPAL Perempuan sejak tahun 2000.

Adapun wilayah yang dimaksud yaitu Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Aceh, Sumatera Barat, Bengkulu, Palembang, Lampung, Papua, Bali, Jawa Timur, DKI Jakarta, Papua, Palu, Maluku, Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Yogyakarta.

“Sampai saat ini, lebih dari 10.000 alumni yang berkembang kesadaran kritis dengan perspektif gender dan pluralism serta menguat kepemimpinanya. Sebagian besar berhasil mentransformasi pemikiran kritis di komunitasnya, melakukan pengorganisasian perempuan, mengadvokasi kebijakan publik dan penganggaran yang responsif gender dan inklusif,” terangnya.

“Berkontribusi dalam mendorong perubahan kebijakan di tingkat kampung, desa, kabupaten, provinsi dan nasional, misalnya dalam bentuk Peraturan desa, Peraturan Bupati, pengarusutamaan gender dalam forum dan dokumen-dokumen perencanaan pembangunan,” sambungnya.

Sementara itu, Koordinator Pendidikan dan advokasi program INKLUSI-GEDSI Watch, Ulfa Kasim menyebut dalam Peringatan 23 Tahun KAPAL Perempuan juga menyelenggarakan Peringatan Hari Perempuan Internasional bersama LPSDM NTB, PEKA-PM NTT, YKPM Sulsel, LBH Perempuan dan Anak Morotai, PBT Padang, KPS2K Jawa Timur, BAKUMDIK Banten dan Bali Sruti Bali.

“Peringatan ini diselenggarakan di 9 (Sembilan) provinsi di Indonesia yaitu Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Sumatera Barat, Jawa Timur, Banten, Bali dan DKI Jakarta, jelas Budhis Utami, Deputy Direktur KAPAL Perempuan,” katanya.

Dia menambahkan Peringatan Hari Perempuan Sedunia 2023 ini berlangsung sejak 1-18 Maret 2023 dengan beragam acara. Diantaranya Parade Budaya dan Orasi, Penandatanganan Komitmen Mendukung Pengesahan RUU PPRT, Parade dan Pawai Musik Panci, Jalan Budaya, Tudang Sipulung (Duduk Bersama), Launching Kelas Inklusif UU TPKS, Talkshow radio dan televisi, Open Mic, Siaran Radio Komunitas, dan beragam aksi lainnya termasuk kampanye melalui platform media sosial.

“Selain itu, bertepatan dengan Peringatan Hari Perempuan Sedunia ini juga akan diluncurkan “Gerakan Kesetaraan Gender 2030”. Gerakan ini merupakan kolaborasi organisasi perempuan dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk mendukung upaya-upaya pembangunan kesetaraan gender menuju pencapaian SDGs di tahun 2030,” pungkasnya.

(rls/adm)

 

 

Berita Terkait

Dalam Sepekan 5 Kecelakaan Terjadi Akibat Lubang Patching di Jalan Trans Sulawesi Desa Tabolang Mateng
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Mamuju Tengah Gelar Bakti Religi di Masjid Nurul Huda
Bhabinkamtibmas Salugatta Sambangi Rumah-Rumah Warga Ciptakan Kondusifitas
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Desa Bambamanurung Monitoring Lahan Jagung Milik Warga
Ketua MA Terima Audiensi SMSI Bahas Budaya Mediasi
BPBD Sulbar Imbau Masyarakat Tetap Tenang Pascagempa M6,7 di Palu
Dinamika Politik Kian Sentral, Ketum SMSI Pusat Firdaus Minta Media Siber Daerah Jaga Independens
Ketua DPRD Sulbar Pimpin Paripurna Penyerahan LHP BPK atas LKPD Tahun Anggaran 2025

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:34 WIB

Jaga Keamanan dan Ketertiban Lalu Lintas, Satlantas Polres Mateng Intensifkan Patroli Rutin

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:07 WIB

Wujud Empati dan Kedekatan dengan Warga, Bhabinkamtibmas Desa Bambamanurung Sambangi Rumah Duka Korban Kecelakaan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:02 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Polongaan Patroli dan Sambang ke Lahan Perkebunan Warga

Senin, 22 Juni 2026 - 10:57 WIB

Cegah Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Desa Topoyo Sambangi Titik Kumpul Remaja di Dusun Lomba Deko

Senin, 22 Juni 2026 - 10:49 WIB

SE2026, Arsal Aras Sebut Keakuratan Data  Menentukan Meberhasilan Pemerintah

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:46 WIB

Polres Mateng Gelar Turnamen Mobile Legend Meriahkan Menyabut HUT Bhayangkara Ke 80 Tahun

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:45 WIB

Personel Polres Mateng Meriahkan Semarak HUT Bhayangkara dengan Lomba Tangkap Bebek dan Tarik Tambang Antar Satfung

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:06 WIB

Polres Mamuju Tengah Gelar Karya Bakti Bersihkan Pantai Babana Jelang HUT Bhayangkara Ke 80

Berita Terbaru

x