Kasus Pemuda Dikeroyok di THM Mamuju Naik Penyidikan, Oknum Polisi Diduga Terlibat Diburu

- Jurnalis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM,- Mamuju, Penyidik Satreskrim Polresta Mamuju terus menindaklanjuti laporan polisi Nomor 338 atas nama pelapor Aswan Al Farisi (21), terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan yang terjadi di tempat hiburan malam (THM) di Jalan Andi Makkasau, Mamuju.

Kasi Humas Polresta Mamuju Ipda Herman Basir menjelaskan bahwa dari hasil serangkaian pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan bukti awal yang telah dikumpulkan, penyidik kini meningkatkan status penanganan perkara dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

“Peningkatan status ini dilakukan setelah penyidik menemukan adanya bukti permulaan yang cukup atas dugaan tindak pidana sebagaimana dilaporkan oleh pelapor,” kata Herman Basir kepada wartawan, Jumat (10/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Herman melanjutkan saat ini penyidik Satreskrim Polresta Mamuju telah mengirimkan surat panggilan kedua kepada tiga orang terlapor untuk dimintai keterangan lebih lanjut guna kepentingan penyidikan perkara tersebut.

Baca Juga: Oknum Polisi Diduga Terlibat Pengeroyokan di Tempat Hiburan Malam

“Dari 3 orang terlapor, salah satunya adalah oknum anggota Polri berinisial TW yang masih dilakukan pencarian,” terangnya.

Pihaknya mengimbau kepada seluruh pihak yang dipanggil agar bersikap kooperatif dan memenuhi panggilan penyidik sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

“Polresta Mamuju berkomitmen untuk menangani perkara ini secara transparan, profesional, dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pengeroyokan itu terjadi di depan THM Jalan Andi Makkasau, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju pada Selasa (7/10) sekitar pukul 02.09 Wita. Korban yang bekerja sebagai waiters mengaku dikeroyok usai menegur seorang pengunjung mabuk dan membuat gaduh.

Namun teguran itu disebut membuat pengunjung itu marah. Tidak lama, korban dipanggil keluar ruangan hingga terjadi pengeroyokan.

(rls/adm)

Berita Terkait

Berantas Tambang Emas Ilegal, Polresta Mamuju Tahan 4 Tersangka dari Tiga TKP
RSUD Sulbar dan Kemenag Mamuju Teken PKS Tingkatkan Pelayanan Keagamaan
RSUD Sulbar Perkuat Kompetensi Nakes melalui Seminar Sterilitas dan Pengendalian Infeksi
DPRD Sulbar Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Terima KUA-PPAS 2027 dan Bentuk Panitia Pemilihan Calon Wakil Gubernur
HUT Mamuju ke-486, Bupati Sutinah Dorong Pelestarian Bahasa Daerah Mamuju
Genjot Kinerja Sekretariat DPRD Sulbar, Ridwan Djafar Dorong Pemanfaatan AI yang Beretika
Sekprov Buka Manakarra Fair, Memberikan Dampak Kepada Sektor Perekonomian
Bupati Mamuju Buka Manakarra Fair 2026, Targetkan Perputaran Ekonomi Lampaui Rp4 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:39 WIB

Gunakan Armoured Water Cannon, Polres Mateng Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:17 WIB

Unit Sat Reskrim Polres Mateng Amankan Barang Bukti Dugaan Penggelapan di Desa Polo Pangale

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:44 WIB

Berantas Tambang Emas Ilegal, Polresta Mamuju Tahan 4 Tersangka dari Tiga TKP

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:33 WIB

Bhabinkamtibmas Pontanakayang Hadir Jaga Rasa Aman di Tengah Masyarakat

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:13 WIB

Satlantas Polres Mateng, Operasi Hunting untuk Keselamatan Nyawa di Jalan Raya

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:04 WIB

Sinergi Lintas Sektor, Polsek Budong Budong Bergerak Bersama Wujudkan Generasi Sehat di Mamuju Tengah

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:00 WIB

Bhabinkamtibmas Tasokko Pantau Kebakaran Lahan

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:38 WIB

Warga Terbaring Sakit, BKTM Budong Budong Hadir Membawa Kepedulian

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Gunakan Armoured Water Cannon, Polres Mateng Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 - 16:39 WIB

x