Usman Suhuriah Minta APBDP 2020 Lebih Produktif

- Jurnalis

Minggu, 13 September 2020 - 07:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil ketua DPRD Sulbar, Usman Suhuriah

Wakil ketua DPRD Sulbar, Usman Suhuriah

SULBARPEDIA.COM,- Wakil Ketua DPRD Sulbar Usman Suhuriah meminta Pemprov.Sulbar agar kenaikan belanja di APBD Perubahan 2020 sasarannya lebih kepada  sektor produksif. Hal ini, kata dia bisa menjadi strategi untuk pemulihan ekonomi.

Kebijakan anggaran diharapkan tidak diperuntukannya ke sektor yang tidak prioritas dalam kondisi sekarang. Salah satu sektor tidak prioritas itu adalah menaikkan belanja operasional birokrasi.

“Saat ini DPRD dan pemprov tengah membahas ranperda APBD perubahan. Kami minta agar anggaran di APBD perubahan tidak diarahkan untuk mendukung kenaikan belanja operasional birokrasi benar. Kami yakin ini tidak akan dilakukan, tapi bila sampai dilakukan, maka kami akan mempertimbangkan untuk melakukan koreksi,” kata Usman Suhuriah, Kamis (10/9/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara umum, kata Usman, ada beberapa poin penting yang diharapkan pada APBD-P tahun ini, yaitu pemprov harus betul-betul memperhatikan kondisi saat ini yang masih dalam masa pandemi Covid-19, bahkan belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Bahkan di Sulbar, jumlah orang yang terinfeksi Covid-19 justru semakin banyak.

“Maka berdasarkan kondisi ini, pemerintah daerah melalui kebijakan penganggaran, kami harapkan perhatiannya harus fokus ke isu ini. Pemerintah harus bisa mencadangkan anggaran untuk mengantisipasi perkembangan Covid-19 yang belum kita duga. Jadi kebijakanya adalah kebijakan antisipatif,” jelas politisi Partai Golkar ini.

Selanjutnya, bila harus memilih menaikkan belanja untuk sektor tertentu di tengah kondisi kekurangan pendapatan, maka seharusnya kenaikan belanja dapat dilakukan dengan sasaran ke sektor produksi, sebagai strategi  untuk pemulihan ekonomi.

“Kita harap untuk tidak dilakukan seperti untuk mengarahkan ke sektor infrastruktur yang nir padat karya,” ujarnya.

Yang terakhir, diharapkan atau tidak diinginkan untuk mengambil kebijakan anggaran yang peruntukannya ke sektor yang tidak prioritas dalam kondisi sekarang. Sektor tidak prioritas yang mengarahkan  APBD-P untuk mendukung kenaikan belanja operasional birokrasi.

(Lis/Lal)

Berita Terkait

Serap Aspirasi Warga, Ketua DPRD Sulbar Amalia Aras Gelar Hearing Dialog Tahap II di Mamuju Tengah 
Momentum Hari Kartini 2026, Ketua DPRD Sulbar Ajak Perempuan Berani Ambil Peran Strategis
Perkuat Koordinasi, Pimpinan DPRD Sulbar Kunjungi Polda Sulbar
Ketua DPRD Sulbar Tekankan Sinkronisasi Program Pusat-Daerah di Tengah Tantangan Fiskal
Sekretaris DPRD Sulbar Hadiri Rakor Lintas Sektoral Persiapan Operasi Ketupat 2026
Ketua DPRD Sulbar Terima Kunjungan TVRI Sulbar, Bahas Hak Siar Piala Dunia 2026
DPRD-Dinkes Mamuju Tinjau 3 SPPG, Pastikan Dapur MBG Sesuai Standar
DPRD Sulbar Turun Langsung Temui Korban Kebakaran di Balanipa

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:01 WIB

Pemda Mateng Galar GPM di Kantor Camat Topoyo

Selasa, 12 Mei 2026 - 06:56 WIB

Kadis Sosial Mateng Koordinasi Langsung dengan Wamen Sosial RI Percepat Program Sekolah Rakayat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:56 WIB

Buka Jambore Cabang ll, Arsal Aras Pramuka pembentukan karakter generasi muda

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:46 WIB

368 PPPK Nakes Kab.Mateng Resmi Diperpanjang

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:25 WIB

Sambut HKBN 2026 Tingkat Sulbar, BPBD Mateng Juara Satu Lomba Renkon

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:52 WIB

Wabup Mateng Askary Buka Sosialisasi Pupuk Subsidi Sektor Perikanan

Senin, 4 Mei 2026 - 15:47 WIB

Bupati Maros Kunjungan Ke-Mateng, Wabub Askary: lni Awal yang Baik Membangun Kerjasama

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:59 WIB

Arsal Aras Melepas 229 Calon Jamaah Haji Mamuju Tengah

Berita Terbaru

Mamuju Tengah

Pemda Mateng Galar GPM di Kantor Camat Topoyo

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:01 WIB

x