BNPB Minta Pemda Bentuk Satgas Tanggap Darurat, Validasi Data Korban Gempa

- Jurnalis

Kamis, 9 Juni 2022 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP), Letjen TNI Suharyanto, foto: hms)

(Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP), Letjen TNI Suharyanto, foto: hms)

SULBARPEDIA.COM,-Mamuju, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto melakukan Rapat Koordinasi percepatan penanganan pasca bencana gempa bumi di Kantor Gubernur Sulbar , Kamis (9/6/22)

Melalui rapat itu BNPB menyampaikan situasi pasca gempa 5,8 SR di Mamuju sudah terkendali, sehingga pengungsi sudah dapat kembali ke rumah masing-masing.

“Kami ingin menegaskan, sebelum kesini kami mencari informasi yang valid. Di dunia ini tidak satupun ilmu mendeteksi kapan terjadinya gempa. Tetapi dengan perkembangan semakin tinggi, BMKG sudah memasang sesar, begitu kejadian kemarin, itu kemudian timbul lagi gempa susulan empat kali, tetapi semuanya menurun, sehingga kami pastikan situasi sudah terkendali. Mohon masyarakat tidak panik, segera kembali ke rumahnya masing masing,” ujar Suharyanto

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau mereka takut ke rumah, bikin tenda di rumah masing-masing,” tambahnya.

Meski begitu, BNPB menyarankan agar pemerintah daerah membentuk Satgas Tanggap Darurat. Tujuannya untuk kembali melakukan validasi data dampak gempa 5,8 SR.

“Ditanggap darurat dilakukan penanganan awal, informasi awal 17 orang luka. Jangan sampai masih ada yang tidak tertangani. Cari betul. Seminggu ini cari betul mana yang luka parah, mana gedung yang rusak. BNPB akan membantu, pertama masyarakat dan rumah masyarakat.

“Mohon Bupati cepat saja (pendataan,red). BNPB membantu segera,”ungkapnya.

Dia pun berharap agar edukasi terus berjalan guna meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa Sulbar rawan bencana. “Nanti saya akan kerjasama BMKG, meningkatkan budaya sadar bencana,” ungkapnya.

Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik menyampaikan kehadiran BNPB menjadi kekuatan bagi masyarakat Sulbar dalam menghadapi bencana. Apalagi, kata dia, saat ini masyarakat masih kuatir atas kejadian gempa tahun sebelumnya.

“Peristiwa 2021 sangat menghantui masyarakat kita. Sehingga paska kejadian sejumlah masyarakat langsung mengungsi di tempat kejadian,” ungkapnya.

Hanya saja, kata Akmal, masyarakat belum terkoordinir dalam melakukan pengungsian. Olehnya Akmal berharap terus dilakukan edukasi masyarakat memberikan kesadaran agar bisa hidup ramah dengan bencana.

“Sulbar berada diatas wilayah rawan bencana. Sabar Supermarket nya bencana, ada gempa banjir longsor, jadi membutuhkan perhatian luar biasa. Dan membutuhkan edukasi kepada masyarakat dalam menyikapi bencana,” ungkapnya.

Kunjungan BNPB, sekaligus menyerahkan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) dan bantuan logistik serta peralatan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Adapun bantuan, berupa Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp250 juta untuk pemprov beserta logistik dan peralatan kebencanaan, DSP Rp100 Kuta untuk Polda Sulbar, DSP Rp150 Juta untik Danrem 142/Tatag, dan DSP untuk dua kabupaten, Majene-Mamuju masing masing Rp 250 Juta.

Usai rakor di Rujab Wakil Gubernur Sulbar, rombongan BNPB meninjau lokasi pengungsian di Stadion Manakkarra Mamuju.

 

(rls/hfs)

Berita Terkait

HMI Cabang Manakarra dan BPJS Kesehatan Mamuju Edukasi Generasi Muda soal Kesehatan Reproduksi
Bupati Mateng Serahkan SK Perpanjangan Perjanjian Kerja 361 PPPK Formasi Tahun 2023 dan 2025
4 Bulan Sembunyi di Hutan, DPO Pengeroyokan SPBU Tapalang Berhasil Dibekuk Resmob Polresta Mamuju
Anggaran Terbatas, Paskibraka Kab.Mateng 2026 Formasi Penuh
Berantas Tambang Emas Ilegal, Polresta Mamuju Tahan 4 Tersangka dari Tiga TKP
Bupati Arsal Aras Menyerahkan SK Perangkat Desa Se-Kab.Mamuju Tengah
RSUD Sulbar dan Kemenag Mamuju Teken PKS Tingkatkan Pelayanan Keagamaan
Komite P2KAB PUS Jadwalkan Gotong Royong Jumat Bersih di Mambi

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Perusahaan Sawit Bantah Pencemaran Sungai Budong-Budong

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Komitmen PNM Tuntaskan Kasus Dugaan Pembiayaan Bermasalah di Wonomulyo Polman

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Personil Polres Mateng Patmor Malam, Pastikan Wilayah Topoyo Tetap Aman Dan Kondusif

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:57 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Topoyo, Sambang Desa Tangkou Perkuat Keamanan Masyarakat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Polres Mamuju Tengah Gerak Cepat Hadapi Darurat Kekeringan dengan Perkuat Misi Air Bersih

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Polri Kawal Khidmat Ngebeng Massal, Harmoni Umat Terjaga di Pantai Lamba-Lamba

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Bhabinkamtibmas Benggaulu, Patroli Humanis Jaga Karossa Tetap Kondusif

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:23 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Bojo Menyapa Hingga Pelosok Jaga Kerukunan Warga

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Perusahaan Sawit Bantah Pencemaran Sungai Budong-Budong

Jumat, 14 Agu 2026 - 19:12 WIB

x