Bupati Polman Tinjau Uji Coba Incinerator Ramah Lingkungan di TPST Binuang

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, Polewali Mandar – Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud,meninjau langsung proses uji coba dan operasional incinerator pemusnah sampah ramah lingkungan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Binuang, Desa Paku, Kecamatan Binuang, Senin (10/11/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Nursaid, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Moh. Jumadil Tappawali, Kepala Dinas PUPR Husain Ismail, Kepala Dinas Pendidikan A.A. Rajab, serta Camat Binuang A. Saggaf.

Bupati Samsul Mahmud mengatakan, penerapan teknologi incinerator ramah lingkungan ini merupakan bagian dari transformasi sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Polewali Mandar menuju pola yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan metode penimbunan sampah. Melalui teknologi ini, kita ingin sampah tidak hanya diolah, tapi juga bisa memberi nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujar Bupati Samsul.

TPST Binuang dikelola oleh UPTD TPA Binuang di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Polewali Mandar. Awalnya, TPA Binuang menggunakan sistem lahan urug saniter (sanitary landfill) sesuai dokumen AMDAL awal. Namun, sejak tahun 2025, berdasarkan kebijakan Bupati Samsul Mahmud dan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup RI, metode pengelolaan sampah diubah menjadi teknologi ramah lingkungan.

Metode baru ini meliputi:

Daur ulang sampah anorganik menjadi bahan baru,

Pengomposan sampah organik menjadi pupuk, dan

Konversi sampah menjadi energi melalui incinerator ramah lingkungan.

Untuk mendukung pengelolaan modern, TPST Binuang kini tengah dilengkapi berbagai fasilitas, antara lain:

Mesin pemilah sampah kapasitas 5 ton per jam,

Sarana pembuatan pupuk organik dengan sistem fermentasi,

Fasilitas pengemasan produk daur ulang,

Incinerator berkapasitas 20 ton per hari,

Fasilitas pembuatan batako dan paving block, serta

Unit budidaya maggot untuk pakan ternak.

Seluruh sarana pengolahan akan ditempatkan dalam bangunan hanggar tertutup, sehingga proses pemilahan sampah tidak lagi dilakukan di ruang terbuka. Hal ini diharapkan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, bersih, dan manusiawi bagi para pekerja dan pemulung.

“Selain menekan volume sampah, TPST ini juga akan menjadi pusat industri pengolahan yang menghasilkan produk bernilai ekonomi tinggi,” jelas Kadis DLHK Moh. Jumadil Tappawali.

“Kami memperkirakan omzet pengelolaan bisa mencapai Rp150 juta per bulan, dan akan membuka lapangan kerja baru melalui kerja sama dengan BUMDes dan lembaga lokal lainnya,” tambahnya.

Perubahan sistem pengelolaan dari sanitary landfill ke teknologi pengolahan modern telah melalui kajian lingkungan dan memperoleh persetujuan resmi dari Gubernur Sulawesi Barat melalui Keputusan Nomor: 017/76/PKPLH/PTSP.A/X/2025 tertanggal 27 September 2025.

UPTD TPA Binuang ditargetkan akan beroperasi penuh sebagai TPST dan akan dilaunching bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Polewali Mandar pada 29 Desember 2025.

Dengan kehadiran TPST Binuang, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar berharap dapat mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih modern, produktif, dan ramah lingkungan, sekaligus menjadikan daerah ini sebagai contoh keberhasilan penerapan ekonomi sirkular berbasis lingkungan di Sulawesi Barat.

(Adm)

Berita Terkait

Genjot Kinerja Sekretariat DPRD Sulbar, Ridwan Djafar Dorong Pemanfaatan AI yang Beretika
Sekprov Buka Manakarra Fair, Memberikan Dampak Kepada Sektor Perekonomian
Bupati Mamuju Buka Manakarra Fair 2026, Targetkan Perputaran Ekonomi Lampaui Rp4 Miliar
Sekda Mateng Litha Febriani: SMSI Warna Baru Sebagai Penyebar Informasi Akurat Valid dan Angkuntabel
Suhardi Duka Kenang Perjuangan RS Mitra Manakarra Bangkit dari Gempa, Siapkan Ekspansi pada 2027
Demo di DPRD, Massa Kecewa Pemkab Pasangkayu Kucurkan Rp 367 Juta Beli Perabotan Rumdin-Pakaian Dinas
Ortu Bripda Azril Pastikan Kasus dengan Kapolres Pasangkayu Berakhir Damai
Perselisihan Berakhir Damai, Kapolres Pasangkayu dan Bripda Azril Tempuh Musyawarah Kekeluargaan

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 13:20 WIB

Dukung GAMAS 2026, Kapolsek Karossa lptu.Didik Antar Anak Kesekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 10:36 WIB

Hari Pertama Sekolah, Personel Polres Mamuju Tengah Kompak Antar Anak Lewat Gerakan GAMAS 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 09:35 WIB

Polsek Tobadak Koordinasi Intensif dengan BPBD Tangani Semburan Air dan Lumpur di Polongan

Senin, 13 Juli 2026 - 09:28 WIB

Blue Light Patrol Satlantas Polres Mateng, Hadir Menjaga Keamanan dan Kelancaran Arus Lalu Lintas

Senin, 13 Juli 2026 - 06:19 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Pangale Monitoring Kamtibmas di Desa Kombiling

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:46 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Sanjango Imbau  Warga Cegah Kebakaran Hutan

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:35 WIB

Bhabinkamtibmas Bripka Amirudin  Ajak Warga Manfaatkan Layanan Call Center Polsek Budong Budong

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:03 WIB

Atur Arus Lalu Lintas di Pasar Lotu, Bhabinkamtibmas Desa Tosokko Ajak Warga Waspada Hoaks

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Dukung GAMAS 2026, Kapolsek Karossa lptu.Didik Antar Anak Kesekolah

Senin, 13 Jul 2026 - 13:20 WIB

Berita Terbaru

Bhabinkamtibmas Polsek Pangale Monitoring Kamtibmas di Desa Kombiling

Senin, 13 Jul 2026 - 06:19 WIB

x