Di Antara Anggaran yang Digelontorkan dan Jalan yang Berkubang

- Jurnalis

Rabu, 30 Juli 2025 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Opini : Di Antara Anggaran yang Digelontorkan dan Jalan yang Berkubang

Penulis : Suriani (Demisioner Ketua BEM FKIP Universitas Sulawesi Barat)

SULBARPEDIACOM, – Tahun 2017 semestinya menjadi tonggak penting pembangunan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar). Kala itu, Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), secara langsung memanggil Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh (AAS) dan Rektor Unsulbar,Dr. Ir. Akhsan djalaluddin ke Jakarta untuk membicarakan hal yang sangat strategis, pembangunan kampus baru Unsulbar

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan itu, diberitakan bahwa APBD Provinsi Sulawesi Barat menggelontorkan dana sebesar Rp25 miliar. Ini belum termasuk dana dari APBN serta kontribusi dari Pemda kabupaten yang diharapkan mendukung penuh pembangunan ini. Lebih jauh lagi, JK secara tegas menyerukan agar perusahaan-perusahaan swasta yang beroperasi di Sulbar ikut terlibat dalam pembangunan pendidikan, terutama dalam mendukung sarana kampus Unsulbar yang menjadi pusat pengembangan SDM lokal.

Namun, delapan tahun berlalu, dan sayangnya, pembangunan yang dijanjikan itu seperti berjalan di tempat. Bahkan baru-baru ini, publik dikejutkan oleh peristiwa yang memilukan dan menyayat nurani: seorang dosen muda mengalami keguguran setelah berkali-kali melintasi jalan rusak menuju kampus. Jalan yang dimaksud adalah akses utama sepanjang tiga kilometer di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Majene—akses yang masih berlubang, tergenang, dan berbahaya.

Alih-alih diperhatikan pemerintah, akses itu justru diperbaiki dengan cara gotong royong oleh civitas akademika Unsulbar sendiri. Mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan turun langsung membawa batu dan sekop, memperbaiki jalan dengan dana seadanya. Inikah wajah kampus negeri yang disebut sebagai investasi pendidikan masa depan?

Kami, sebagai bagian dari mahasiswa Unsulbar yang pernah memimpin organisasi kampus, menyayangkan sekaligus mempertanyakan:

1. Di mana transparansi penggunaan anggaran Rp25 miliar dari APBD Provinsi 2017?

2. Apa wujud kontribusi Pemda dan perusahaan-perusahaan swasta yang katanya peduli?

3. Mengapa akses utama kampus masih dibiarkan rusak dan menelan korban?

Padahal, media kampus Karakter Unsulbar pernah secara konsisten mempublikasikan dinamika pembangunan ini. Sayangnya, sorotan itu tidak pernah benar-benar direspons dengan serius oleh para pemegang kebijakan.

Kami tidak anti pembangunan. Tapi kami menolak pembangunan yang dibungkus diam dan ketidakjujuran. Sebab apa artinya ratusan miliar rupiah digelontorkan bila akses ke kampus saja harus diperjuangkan dengan tenaga dan nyawa?

Universitas ini milik rakyat Sulawesi Barat. Maka sudah sepantasnya seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, sampai pihak swasta, diminta pertanggungjawaban moral dan administratifnya.

Jika hari ini kampus masih harus memperbaiki jalan dengan cara gotong royong, maka patut kita bertanya: pembangunan macam apa yang sebenarnya sedang dijalankan?

Sulbar butuh kampus yang dibangun dengan kesungguhan, bukan dengan janji.

(Adm)

Berita Terkait

Sosioteologi Hak dan Kewajiban Suami istri dalam Hukum Islam
“Himpak Anna Himanang” Prinsip Kepemimpinan Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat PUS
Poligami dan Talak di Dunia Islam: Antara Teks Syariah, Negara, dan Keadilan Keluarga
Islah Organisasi Keagamaan Sebagai Resolusi Konflik: Refleksi dan Tamparan dari NU untuk Bulan Bintang Sinar Lima
Pascabencana Sumatra dan Tanggung Jawab Negara atas Pendidikan Generasi
Darurat Bullying Semakin Mengkhawatirkan
HMI: Dari Rumah Peradaban ke Lapak Kepentingan
Hari Anak Perempuan Sedunia, Saatnya Dunia Mendengarkan Mereka

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:42 WIB

Gubernur SDK sidak di Bapenda Sulbar, Pastikan Layanan Publik Tetap Optimal Meski Dihadapkan Keterbatasan Pasca Pemekaran

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:27 WIB

RSUD Sulbar Tingkatkan Layanan lewat Sinergi dengan BPJS Kesehatan

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:05 WIB

Harga TBS Kelapa Sawit Sulbar Periode Januari 2026 Sebesar Rp3.092,15 Per Kilogram

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:29 WIB

DPRD Pasangkayu Dukung Penyusunan Renja 2026 Dinas Kelautan dan Perikanan

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:41 WIB

DPRD Pasangkayu Bedah RKPD 2026, Tekankan Program Prioritas yang Berdampak Langsung ke Masyarakat

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:04 WIB

Dukung Akses Pendidikan Inklusif, Dinsos P3A dan PMD Sulbar Hadiri Groundbreaking Sekolah Rakyat Terintegrasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:58 WIB

Perkuat Manajemen Talenta ASN, Dinas Pangan Sulbar Laksanakan Pendampingan Pemutakhiran Data SIASN dan MyASN

Senin, 12 Januari 2026 - 20:58 WIB

Komisi IV DPRD Sulbar Gelar Rapat bersama Dinas Pendidikan dan kebudayaan

Berita Terbaru

Advertorial

RSUD Sulbar Tingkatkan Layanan lewat Sinergi dengan BPJS Kesehatan

Kamis, 15 Jan 2026 - 16:27 WIB

x